TANAMAN OBAT DARI KUNIR PUTIH

http://tipspetani.blogspot.com/2014/06/tanaman-obat-dari-kunir-putih.html

  • Nama ilmiah : Curcuma alba L.
  • Nama daerah : temu putih (Melayu), kunir putih (Jawa), kunir putih (Yogyakarta), berbeda dengan kunyit putih Kaemferia rotunda L. yang biasa disebut temu gombyok.
  • Nama asing : -

Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis 
Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam rimpang dan daun kunir putih di antaranya saponin dan polifenol. Efek farmakologis yang dimiliki oleh kunir putih di antaranya menghentikan pendarahan, anti-inflamasi, menambah nafsu makan, dan antineoplastik (merusak pembentukan ribosom pada sel kanker).

Perbanyakan dan Perawatan Tumbuhan
Perbanyakan kunir putih dapat dilakukan dengan rimpang. Kunir putih dirawat dengan disiram air yang cukup, dijaga kelembapan tanahnya, dan dipupuk dengan pupuk organik. Tumbuhan ini memerlukan tempat yang teduh.

Bagian Tumbuhan yang Digunakan dan Pemanfaatannya
Rimpang dan daun kunir putih dapat dimanfaatkan untuk mengobati beberapa penyakit sebagai berikut.

1. Menambah nafsu makan
Cud bersih 25 g rimpang kunir putih, kupas kulitnya, lalu blender bersama 2 gelas air. Saring airnya lalu minum 2 kali sehari masing-masing 1 gelas.

Cuci bersih 100 g rimpang kunir putih segar, kupas kulitnya, parut, lalu peras. Saring hasil perasan lalu minum sekaligus satu kali sehari

3. Menghambat pertumbuhan sel kanker
Minum 1/2 sendok teh serbuk kunir putih 3 kali sehari dengan air.

4. Sakit maag, nyeri lambung
Seduh 1 1/2 sendok teh serbuk kunir putih dengan 1 cangkir air panas. Minum seduhan kunir putih 3 kali sehari sebelum makan.

TANAMAN KENANGA UNTUK TANAMAN OBAT

  • Nama ilmiah : Cananga odoratcz
  • Nama daerah : kananga (Sunda), kenanqa (Jawa), sandat (Bali), kupa apale (Sumatera barat), selanga (Gayo), lalingiran (Sulawesi Utara), kananga (Bugis).
  • Nama asing : siang sui su (Cina).

Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis 
Bahan kimia yang terkandung pada tumbuhan kenanga di antaranya
minyak asiri. Efek farmakologis yang dimiliki oleh kenanga adalah anti-malaria.

Perbanyakan dan Perawatan Tumbuhan
Perbanyakan kenanga dapat dilakukan dengan biji atau cangkok. Kenanga dirawat dengan disiram air yang cukup, dijaga kelembapan tanahnya, dan dipupuk dengan pupuk organik.

Bagian Tumbuhan yang Digunakan dan Pemanfaatannya
Bunga kenanga dapat dimanfaatkan untuk rnengobati beberapa penyakit sebagai berikut. 

Rebus 2 kuntum bunga kenanga dengan 1 gelas air sampai tersisa 1/2 gelas. Saring air hasil rebusan, lalu minum secara rutin, pagi dan sore hari.

2. Kudis (scabies)
Tumbuk 30 g kulit batang kenanga atau 50 g bunga kenanga, lalu tambahkan minyak VCO atau minyak zaitun. Setelah dingin, oleskan hasil tumbukan pada bagian kulit yang sakit.

Seduh 3 kuntum bunga kenanga kering dalam 1 gelas air panas, lalu tutup rapat. Saring air hasil seduhan, lalu minum secara teratur.

Rebus 1/2 genggam bunga kenanga dan 1 ½ sendok gula putih dalam 1 gelas air sampai tersisa 1/2 gelas. Saring air hasil rebusan, lalu minum secara rutin pada pagi dan sore hari.

TANAMAN OBAT KAPULAGA

cara menanam kapulaga dan manfaatnya

Info Tanaman Kapulaga
  • Nama ilmiah : Amomum cardamomuin Willd. = A. cornpactum Solad. ex.Maton.
  • Nama daerah kapolagha (Bali), kapulaga (Jawa), kapulaga (Madura), palago (Sunda), polago puwar (Minangkabau), gandimong (Bugis), kapulaqa (Makasar).
  • Nama asing : ronde kardemon (Inggris).
Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis

Buah kapuiaga memiliki rasa agak pahit dan bersifat hangat. Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam kapulaga di antaranya minyak terbang sineol, terpineol dan alftiborneol, b-kamper, protein, gula, lemak, serta silikat.

Efek farmakologis yang dimiliki oleh kapulaga di antaranya untuk obat batuk, obat pent kembung, penurun panas, antitusif, peluruh dahak, dan antimuntah.

Perbanyakan dan Perawatan Tumbuhan

Perbanyakan kapulaga dapat dilakukan dengan rimpang. Kapulaga dirawat dengan disiram air yang cukup, dipupuk dengan pupuk organik, dan dilakukan pemeliharaan untuk pencegahan penyakit.

Bagian Tumbuhan yang Digunakan dan Pemanfaatannya

Seluruh bagian tumbuhan, terutama akar dan buah kapulaga dapat digunakan untuk pengobatan penyakit serta bahan campuran obat.

1. Batuk

Cuci 6 g buah kapulaga sampai bersih, lalu rebus dengan 200 ml air selama 15 menit. Dinginkan, lalu minum sekaligus. Ulangi pengobatan sampai sembuh.

2. Bau badan

Rebus 5 g buah kapulaga, 100 g akar alang-alang, serta 1—2 batang benalu teh (Loranthus sp.) dengan 2 gelas air. Tunggu sampai tersisa 1 gelas, lalu dinginkan. Saring air rebusan, lalu minum dua kali sehari masing-masing setengah gelas.

3. Demam dan panas

Cuci 10 g kapulaga, 25 g pulosari, 10 g bawang putih, 25 g merica, dan 25 g kunyit sampai bersih, lalu campur menjadi satu. Tumbuk halus bahan-bahan tersebut, lalu tambahkan air panas secukupnya sehingga membentuk larutan. Tambahkan satu sendok makan madu murni dan dua butir kuning telur ayam kampung. Aduk sampai rata. Minum larutan 2—3 jam setelah makan malam setiap hari selama 1 bulan.

4. Kejang perut, rematik

Seduh 6 g buah kapulaga yang sudah dikeringkan dengan 1 gelas air mendidih, lalu dinginkan. Minum sekaligus satu gelas sehari.

5. Pencegah mual

Cud 5 g buah kapulaga, 100 g akar alang-alang, serta 1—2 batang benalu teh (Loranthus sp.) sampai bersih, lalu tambahkan 2 gelas air. Rebus semua bahan sampai air rebusan tersisa 1 gelas, lalu dinginkan. Saring air rebusan lalu minum dua kali sehari masing-masing 1/2 gelas.

6. Radang amandel, gangguan haid, kejang perut, obat kumur, influenza, radang lambung, sesak napas, badan lemah (sebagai tonikum)

Cuci 5 g buah kapulaga, 100 g akar alang-alang, serta 1—2 batang benalu teh (Loranthus sp.) sampai bersih, Rebus semua bahan dengan 2 gelas sampai tersisa 1 gelas, lalu dinginkan. Saring air rebusannya lalu minum dua kali sehari masing-masing setengah gelas.

PENGOBATAN PENYAKIT DARI BAWANG MERAH


Banyak khasiat bawang merah yang bisa digunakan untuk pengobatan sejumlah penyakit antara lain :

  • Sifat minyak yang terkandung dalam air bawang merah bisa digunakan untuk membunuh sejumlah mikroba staphylococci, juga mikroba streptococci yg merupakan jenis mikroba penyebab penyakit radang pada torak dan kerongkongan. Dapat membunuh mikroba diphtreria, amuba disentri, dan mikroba TBC.Cara penggunaannya yaitu dengan menghirup aroma atau memakannya
  • Dapat meminimalisir pembekuan darah, caranya dengan memakan umbi bawang merah mentah yang di campur dengan keju.
  • Menjadikanya sebagai bahan kompres untuk menyembuhkan penyakit dari luar. Caranya yaitu dengan memotong-motong bawang merah menjadi beberapa bagian kecil selanjutnya dipanaskan. Cara penggunaaan kompresan yaitu dengan meletakannya pada bagian-bagian tubuh yg akan diobati lalu mengikatnya. Kompresan ini diganti setiap 12 jam. Beberapa penyakit yang bisa disembuhkan dengan cara ini antara lain : Batuk rejan dan radang paru. Letakkan kompresan di bagian dada. Melancarkan buang air kecil, letakkan kompresan diatas ginjal / kantong kemih. Gangguan pada fungsi pengaturan darah, letakkan kompresan pada bagian atas telapak kaki. Mengeluarkan darah kotor dan nanah, letakkan kompresan di bagian atas luka.
  • Menghilangkan rasa perih pada bagian-bagian tubuh yang luka dengan memanfaatkan air perasan bawang merah.
  • Menghilangkan pecah-pecah pada bagian puting. Caranya bawang merah dihaluskan dan mencampurnya dengan minyak zaitun, lalu di oleskan kebagian kulit yang pecah-pecah.
  • Menyembuhkan penyakit cacingan pada anak-anak. Caranya beri si anak minuman hasil seduhan dari potongan-potongan bawang merah yang telah disimpan selama satu malam. Sebelum diminumkan, tambahkan dahulu sedikit madu kedalam seduhan tersebut.
  • Menghilangkan rasa pusing dan menyadarkan orang pingsan. Caranya dengan mendekatkan bawang merah mentah ke bagian hidung penderita.
  • Membantu menghilangkan kalu dan mata ikan pada bagian kaki.
  • Pengunaan bawang merah lainnya yaitu dapat digunakan untuk menurunkan kadar gula darah. Juga bisa digunakan untuk menyembuhkan penyakit flu.

PANDUAN MEMANGKAS TANAMAN KOPI

Tanaman kopi itu seperti angin, begitulah kami menganggapnya. Kopi membutuhkan aliran udara yang cukup bebas disekitar batang dan cabangnya. Bila aliran udara disekitar batang dan cabang optimal, maka produksi buah pun meningkat. Pertanyaannya bagaimana cara melakukannya dan apa tolak ukur pasti yang bisa kita gunakan sebagai pedoman dan perbandingan dilapangan. Untuk tolak ukur sampai saat ini kami belum menemukan, bagi rekan-rekan yang lain harap masukannya....:). Namun sebagai pembanding kita bisa melihat tanaman umur tiga tahun.

Ada dua sistem penanaman kopi arabika berdasarkan model pangkasan yang diterapkan. Ada yang mengatakan kopi arabika harus ditanam dengan sistem batang tunggal, namun ada juga yang berpendapat kopi arabika sebaiknya di tanam dengan sistem batang ganda.Dalam tulisan ini kita membahas sistem batang tunggal. Pemangkasan sangat diperlukan untuk :

Menyediakan batang dan percabangan yang baik untuk buah kopi fase berikutnya.
  • Menjaga keseimbangan antara total luas daun dan tanaman.
  • Mencegah kelebihan cabang dan kematian tunas.
  • Mengurangi bantalan bunga berlebihan (terutama bantalan bunga yang telah berusia 2-3 kali panen) pada cabang.
  • Mempertahankan bentuk pohon yang ideal.

Ada tiga tipe pemangkasan, yaitu pemangkasan bentuk, pemangkasan produksi dan pemangkasan rejuvinasi.

Pemangkasan Bentuk 
Pemangkasan bentuk bertujuan untuk menciptakan bentuk pohon yang ideal. Pemangkasan dilakukan pada tanaman berumur 1-3 tahun. Prinsip dasar pemangkasan bentuk :

  • Agar pohon tidak terlalu tinggi.
  • Agar pertumbuhan cabang-cabang samping lebih kuat dan panjang untuk mendukung pembuahan
  • Tinggi ideal pohon pangkasan 1,5 - 1,8 m.
  • Cabang primer teratas harus dipotong tinggi satu ruas.
  • Cabang sekunder yang tumbuh pada posisi 20 cm harus dipangkas bersih.
  • Pilih 2-3 cabang sekunder yang kuat dan letaknya menyebar pada setiap cabang primer untuk dipelihara, dan sisanya dipangkas.
  • Pemangkasan dilakukan pada akhir kemarau agar pertumbuhan cabang lebih baik dan kuat.

Untuk lebih jelasnya coba perhatikan ilustrasi berikut,





Pemangkasan Produksi 
Pemangkasan produksi dilakukan untuk menjaga keseimbangan jumlah daun dengan tanaman. Menciptakan aerasi yang ideal sehingga kelembaban iklim mikro sekitar cabang terjaga (menghindarkan penyakit). Prinsip dasar Pemangkasan produksi :

  • Pembuangan tuanas air (wiwilan) yang tumbuh keatas.
  • Pembuangan cabang cacing dan cabang balik.
  • Pembuangan cabang-cabang yang terserang hama dan penyakit.
  • Pemangkasan dilakukan 3-4 kali dalam setahun dan dilakukan pada awal musim hujan.


Keterangan Gambar :

A= wiwilan
B= Cabang balik
D= Cabang tua
E= Cabang sekunder

Bila masih bingung silahkan perhatikan gambar berikut :





Keterangan gambar:

a= tunas air (wiwilan)
b= tunas balik
c= tunas menggantung
e= tunas/cabang yang mati
f= tunas/cabang yang terserang penyakit

Pemangkasan pada cabang tua/tidak produktif lagi (2 atau 3 kali panen) :




Pangkasan Rejuvinasi (Peremajaan)

Peremajaan sangat perlu dilakukan untuk mengembalikan potensi produksi tanaman kopi yang telah tua atau terserang penyakit. Terdapat dua metode dalam rejuvinasi, yaitu Metode Side Pruning dan metode Full Stumping.

Metode Side Pruning
Dilakukan dengan memangkas habis seluruh cabang disatu sisi dan membiarkan sisi berlawanan normal. Pemangkasan satu sisi nantinya akan mendorong tumbuhnaya tunas pada sisi yang telah dipangkas tadi. Seleksi satu tunas yang baik dengan kriteria; berada 30-45 cm dari permungkaan tanah, sehat dan kokoh.


Contoh penerapan dilapangan:



Metode Full Stumping
Metode ini sebenarnya tidak direkomendasikan pada tanaman kopi karena dapat menghentikan produksi sampai 2 tahun. Namun metode ini wajib dilakukan bila tanaman terserang OPT (organisme pengganggu tumbuhan) dan membuat bagian tanaman atas harus di botong habis.


Bila rekan-rekan menemukan metode lain yang lebih efektif mohon diinformasikan juga. Semoga postingan ini bermanfaat dan menyumbang bagi pengembangan kopi Nasional.

Daftar Pustaka
Winston. E, dkk. Arabica coffee manuao for Lao-PDR. http://www.fao.org
Amarta. Buku panduan petani Budidaya tanaman kopi arabika di Sumatera Utara.www.amarta.net.2010

MASA MASA MABUNG PADA BURUNG


Mabung adalah kondisi normal yang merupakan siklus tahunan yang terjadi pada unggas-unggasan dan burung. Mabung adalah waktu dimana proses pergantian bulu lama ke bulu baru sedang berlangsung, dan pada waktu mabung tersebut burung kadang sering terlihat diam tidak segacor biasanya dan lebih banyak makan atau minum dari biasanya. wajar saja karena pada kondisi mabung tersebut burung memerlukan asupan energi yang lebih untk membantu proses pertumbuhan bulunya. Perawatan selama masa mabung inilah yang harus benar - benar kita perhatikan. dan sebelum kita membahasa lebih jauh lagi mengenai bagaimana perawatan burung mabung sebaiknya kita memahami dahulu apa itu mabung atau moulting, mabung atau moulting adalah proses rontok bulu tua pada unggas atau burung secara periodik, secara normal biasanya berlangsung sekali dalam satu tahun dan pada beberapa jenis burung tertentu bisa berlangsung dua hingga tiga kali dalam satu tahun. 


Ngurak adalah istilah atau sebutan untuk bulu burung yang sudah tidak beraturan dan ditandai dengan rontoknya bulu-bulu kecil atau halus.

Ambrol adalah sebutan untuk bulu burung yang rontok semua atau burung mengalami 75% hingga 95% kerontokan bulu

Nyulam adalah kondisi dimana tumbuhnya bulu baru menggantikan bulu yang rontok, tetapi secara keseluruhan bulu burung dalam kondisi bagus dalam arti tidak sedang berada pada proses ngurak
Pada beberapa burung tertentu seperti dari jenis cucak-cucakan sangat jarang ditemui burung yang mengalami proses mabung seperti ngurak, ambrol dan mabung, biasanya burung - burung tersebut hanya mengalami masa NYULAM dalam artian rontok bulu tidak secara keseluruhan tetapi langsung digantikan dengan tumbuhnya bulu baru.

  • penanganan pada kondisi dimana burung mengalami masa ngurak: 
  • Burung di beri kerodong (full kerodong) dan hanya dibuka pada saat mengganti makanan dan minumannya.
  • Mengganti merek voer yang digunakan.
  • Memberikan EF kroto, untuk burung seperti Murai Batu, Kacer, Anis Merah, Anis Kembang dan burung besar lainnya kroto bisa diberikan minimal satu sendok makan sehari, sementara untuk burung kenari dan burung burung kecil lainnya bisa diberikan setengah sendok teh sedang untuk branjangan diberikan dua sendok teh.
  • Selama masa ngurak burung jangan dulu dijemur apalagi dimandikan.
  • Selama di kerodong itu kerodong bisa disemprot dengan semprotan kecil hanya untuk melembabkan suasana didalam sangkar agar proses moulting berlangsung sempurna dan bulu-bulu bisa rontok dengan cepat dan dengan demikian proses pertumbuhan bulupun akan lebih cepat. Selain dari Full kerodong tersebut ada juga cara lain untuk merontokan bulu yaitu dengan mencampurkan susu bubuk putih (merek apa saja) secukupnya kedalam voer atau kroto pada burung yang akan diambrolkan bulunya selama 2 hingga 3 hari sampai bulu-bulu burung tersebut terlihat berjatuhan setiap harinya. dalam waktu satu minggu biasanya burung sudah ambrol dan proses pemberian susu bubuk ini bisa dihentikan.

Mengatasi burung yang mabung tidak tuntas
Pada tahapan ini burung sudah mengalami pergantian bulu tetapi masih ada bulu bulu kecil yang tertutup lapisan tanduk. maka tindakan yang dilakukan adalah:
Rutin memandikan dan menjemur burung secara bertahap, untuk mandi minimal sehari sekali dan untuk proses penjemuran jangan lebih dari 30 menit pada tahap-tahap awalnya dan lama penjemuran bisa dinaikan pada hari-hari berikutnya. 

CARA PEMANGKASAN TANAMAN KOPI

Tanaman kopi merupakan tanaman yang mudah sekali tumbuhnya di areal yang cukup naungan, misalnya di bawah kebun kelapa; sehingga terciptalah sistim tanaman campuran yang memungkinkan si pemilik kebun memperoleh hasil panen yang cukup besar. Namun pemeliharaan bagi tanaman kopi merupakan satu hal yang patut diperhatikan agar hasil panen kelak tidak mengecewakan.

Pemeliharaan itu meliputi: Pemupukan,Pemangkasan dan Pemberantasan hama / penyakit.
Dalam postingan ini akan dibicarakan soal Pemupukan dan Pemangkasan saja

Pemupukan.

Pemupukan dilakukan mulai tanaman berumur tahun sampai 6 tahun (pada kebun masih muda). Sedangkan pada kebun yang telah menghasilkan dipupuk dua kali setahun, yakni :
Pertama : 3-4 minggu setelah masa pembuahan.
Kedua : Segera setelah panen selesai. Dipupuk dengan 200 gr Urea, 100 gr DS dan 100 gr ZK


Pemangkasan.

Pemangkasan bertujuan untuk
- Memperoleh cabang baru dalam jumlah yang dlkehendaki
- Memudahkan memperoleh sinar matahari guna merangsang pembentukan bunga
- Membuang cabang tua yang tidak produktif
- Memperbaiki peredaran udara guna merangsang penyerbukan bunga
- Membuang cabang yang terserang hama/penyakit.

Pemangkasan Berbatang Ganda.

Untuk mengusahakan tumbuh lebih dari satu batang utama, terdiri dari
1. Pemangkasan bentuk. Bermaksud untuk membentuk suatu tunggul penyangga yang menumbuhkan beberapa batang diatasnya. Terdiri atas dua metoda, yaitu


2. Pemangkasan Produksi.

Pemangkasan ini ditujukan poda peremajaan batang, kalau dipandang perlu. Meliputi
- Pembuangan cabang-cabang balik yang tidak diperlukan yang tumbuh pada cabang primer.
- Pemangkasan cabang tua yang tidak diperlukan.
- Pemangkasan tunas-tunas dilakukan waktu masih kecil, dalam jangka waktu 2 - 4 minggu.
- Pemangkasan cabang yang terserang hama / penyakit.

3. Pemangkasan Rejuvinasi.

Pemangkasan ini bertujuan mempermuda batang. Cara pemangkasan :