TIPS PENANGGULAN PENYAKIT PADA MANGGA

Penyakit merupakan hal yang tak asing lagi menyerang seluruh tanaman yang ada di bumi ini. Tidak hanya tanaman mangga, manusia dan hewan pun sering terkena penyakit. Tak terkecuali tanaman mangga. Tanaman mangga termasuk tanaman yang sering diserang penyakit.


Penyakit yang menyerang tanaman mangga bukan karena tidak ada penyebabnya. Pasti ada penyebab dari serangan penyakit terhadap tanaman mangga. Pada umumnya, penyebab dari serangan penyakit pada mangga adalah karena adanya hewan pengganggu seperti virus, bakteri, dan lain sebagainya.

Hewan penggangg tersebut datang disebabkan oleh genangan air dan lingkungan sekitar yang kurang diperhatikan. Lingkungan yang kurang bersih memang akan membuat hewan pengganggu sering datang dan menyerang tanaman mangga.

Untuk mencegah datangnya penyakit, sebaiknya jaga kebersihan dan usahakan tidak ada genangan air yang akan menyebabkan hewan pengganggu datang lalu menyerang tanaman mangga.


Penyakit Mangga diplodia

Penyakit diplodia merupakan salah satu jenis penyakit yang sering menyerang tanaman mangga. Penyakit diplodia ini ddisebabkan oleh cendawan. Penyakit dengan nama latin Botrypodiaplodia theobromae ini sering menyerang tanaman mangga pada bagian batang dan juga ranting.

Penyakit diplodia ini merupakan penyakit yang dapat menyerang melalui ranting atau batang yang terluka akibat benda tajam. Gejala yang akan ditimbulkan dari serangan penyakit diplodia adalah kulit ranting atau kulit batang pecah-pecah. Kadang-kadang juga akan megeluarkan cairan pada batang yang berwarna cokelat bercampur hitam.

Jika terdapat gejala seperti itu, berarti tanaman mangga telah terserang penyakit diplodia. Jika telah timbul gejala seperti ini, sebaiknya langsung dilakukan pengendalian dengan cara mengupas kulit batang atau ranting yang terserang penyakit tersebut lalu dioles dengan fungisida benlate setiap seminggu sekali.


Cara kedua yang dapat dipakai untuk mengendalikan penyakit diplodia adalah dengan memotong lalu membakar ranting atau batang yang telah terserang penyakit diplodia. Jika tanaman mangga telah terserang penyakit diplodia, usahakan langsung dikendalikan supaya tidak terserang tanaman mangga lainnya.

Penyakit Mangga antraknose


Penyebab dari penyakit antraknose adalah jamur. Penyakit antraknosa menyerang hampir seluruh bagian dari tanaman mangga. Seperti bagian ranting, daun, buah, dan bunga. Penyakit antraknosa inilah yang paling ditakutkan oleh pembudidaya mangga karena sangat berisiko menyebabkan kematian pada tanaman mangga.

Peyakit dengan nama latin Colletorichum gloeosporodes ini mengeluarkan gejala jika menyerang tanaman mangga. Gejala yang ditimbulkan dari serangan penyakit antraknose aalah timbulnya bercak berwarna cokelat seperti berkarat pada daun yang diserang penyakit ini.

Sedangkan jika yang diserang penyakit antraknose adalah bagian buah mangga, gejala yang ditimbulkan adalah timbulnya bercak berwarna cokelat. Lama kelamaan, bercak ini berubah menjadi membusuk dan membentuk bulatan yang besar.
Advertisements

Untuk mengendalikan penyakit antraknose caranya adalah dengan menyemprotkan cairan fungsida berbentuk Delsene dengan dosis yang telah ditentukan.

Penyakit Mangga cendawan jelaga

Penyakit cendawan jelaga merupakan salah satu jenis penyakit yang sering menyerang tanaman mangga. Penyakit cendawan jelaga disebabkan oleh virus yang bernama virus Meliola mangifera. Gejala yang ditimbulkan dari serangan penyakit cendawan jelaga adalah daun tanaman mangga yang awalnya berwarna hijau berubah warna menjadi berwarna hitam.

Penyakit cendawan jelaga datang menyerang tanaman mangga disebabkan oleh serangga yang menghasilkan cairan yang manis. Cendawan penyebab penyakit ini sangat menyukai cairan manis yang dihasilkan oleh serangga.


Untuk mengatasi penyakit cendawan jelaga caranya adalah dengan menghilangkan terlebih dahulu serangga yang menghasilkan cairan yang manis penyebab dari timbulnya penyakit cendawan jelaga. Untuk memusnahkan serangga ini caranya adalah dengan menggunakan tepung belerang.

Penyakit Mangga bercak karat merah

Penyakit bercak karat merah ini hampir menyerang seluruh bagian tanaman mangga. Penyakit ayng disebabkan oleh jamur Colletotrichum gloeosporiodes ini menyerang bagian tanaman mangga seperti tunas, ranting, ddan bunga. Pada saat tanaman mangga ingin berbunga, bunganya tersebut akan habis diserang oleh penyakit bercak karat merah.

Akibatnya, buah yang akan dihasilkan pada saat panen akan berkurang. Bahkan, penyakit bercak karat merah juga akan mengakibatkan kegagalan panen pada tanaman mangga. Untuk mengatasi penyakit bercak karat merah caranya adalah dengan memotong daun yang diserang penyakit bercak karat merah.

Namun, jika penyerang penyakit bercak karat merah telah parah, hal yang dapat dilakukan adalah dengan menyemprotkan cairan fungisida sesuai dengan dosis yang telah ditentukan.
Penyakit kudis pada buah mangga

Penyakit kudis ini menyerang bagian buah, bunga, batang, dan ranting tanaman mangga. Gejala yang ditimbulkan dari serangan penyakit kudia ini adalah timbulnya bercak berwarna kuning pada bagian tanaman mangga yang telah diserang dengan penyakit kudis ini.

Untuk mengatasi penyakit kudis adalah dengan pemangkasan pada bagian tanaman mangga yang terserang penyakit kudis ini. Jika tidak dapat dikendalikan dengan cara seperti itu, cara lainnya juga dapat dipakai. Caranya adalah dengan menyemprotkan cairan fungsida sesuai dengan dosis yang telah ditentukan.


Gulma Mangga

Gulma juga termasuk salah satu jenis penyakit yang sering menyerang tanaman mangga. Gulma ini sangat berbahaya bagi tanaman mangga karena gulma dapat menyerap sari-sari makanan yang harusnya diberikan pada tanaman mangga tetapi dihisap oleh gulma. Akibatnya, tanaman mangga tidak bisa mendapatkan sari-sari makanan yang penuh karena telah dibagi dengan gulma.

Untuk mengatasi gulma ini, caranya adalah dengan memotong ranting dari gulma tersebut kemudian membakarnya. Karena sifat dari gulma ini berpindah-pindah. Jadi pembudidaya mangga harus setiap harinya memeriksa apakah tanaman mangganya ada gulma atau tidak.

TANAMAN BERACUN ASLI INDONESIA : GYMPIE GYMPIE



 tanaman beracun sangat mematikan



Tanaman Paling Mematikan di Dunia, Asli Dari Indonesia Mungkin nama tanaman yang satu ini jarang terdengar oleh kita semua, Gympie-Gympie. Tanaman ini terlihat seperti tanaman biasa pada umumnya, akan tetapi tahukah kamu jika tanaman tersebut salah satu tanaman asli Indonesia yang sangat mematikan di dunia dan hanya dalam satu sentuhan saja.

Gympie-Gympie Tanaman Paling Mematikan di Dunia memang itulah kenyataanya. Sekali kamu bersentuhan dengan tanaman ini, kamu akan merasakan panas seperti tersengat, selanjutnya racun akan mentebar dan akhirnya jika tak bisa tertolong akan meningal dunia. Korban selamat dari daun ini sempat menceritakan bagaimana ganasnya tanaman asli Indonesia dan Australia ini. Ketika tangan kamu sentuh daun maupun pohon Gympie, maka seperti tersengat aliran listrik, lalu tulang seakan kaku, dan jika sudah kronis maka dipastikan akan tewas.




Pertama kali, tanaman mematikan ini ditemukan ditengah hutan rimba di daerah Maluku. Ciri khas tanaman ini, mempunyai daun, batang, dan buah berwarna ungu tetapi ditutupi adanya rambut kecil seperti jarum suntik, kecuali pada bagian akarnya yang memang aman. Jika seseorang menyentuh rambut kecilnya, maka dengan repleks rambut kecil tersebut akan mengeluarkan racun dan melepaskan toksin yang sangat menyakitkan yang dikenal dengan Racun moroidin.


Uniknya lagi, walaupun kamu hanya berdiri di daerah tanaman mematikan ini, kamu akan langsung merasakan gatal, panas, ruam, bersin, sampai hidung berdarah. Sungguh tanaman berbahaya sekali. Menurut ahli virus, Dr Mike Leahy mengungkapkan, paling pertama yang akan dirasakan adalah mereka merasa adanya sebuah sensasi terbakar yang sangat intens juga sangat menyakitkan, selanjutnya bengkak di ketiak, paling kronis adalah kematian.




Pada tahun 1996, salah seorang yang menjadi bukti korban keganasan tanaman Gympie-Gympie adalah A. C Macmillan, jika daun tersebut telah membunuh kuda kesayangannya usai kakinya bergesekan dengan daun dari tanaman tersebut. Sampai sekarang, pohon asli Indonesia ini ditakuti oleh para pemburu hewan di dalam hutan, malahan, jika ada pohon ini maka kementrian kehutanan akan langsung memberikan warning supaya menjauhi tanaman pembunuh ini.

===
Walaupun kurang populer disebut sebagai tanaman hias, namun tanaman ini seringkali juga tumbuh liar hutan bahkan dipekarangan bersama bunga lain. Bahayanya, ia memiliki racun yang sangat mematikan. Ciri ciri tanaman ini adalah memiliki daun seperti bentuk hati dan biasanya tumbuh di hutan hujan di Timur Laut Australia dan Maluku Indonesia. Bahkan, racun tanaman ini mampu membunuh anjing, kuda, apalagi manusia. Hanya orang yang beruntunglah bisa bertahan hidup dari racun tanaman ini, karena saking kuatnya jenis racun yang terkaandung. Jika anda sedang pergi kehutan sebaiknya berhati-hati jika melihat tanaman jenis ini karena sakit yang ditimbulkan bisa berbulan bulan hingga bertahun tahun.

Bahkan, meskipun tanaman ini sudah mengering selama beratus-ratus tahun, namun racunnya terkandung masih tetap ada dan sama ampuh dan menyakitkan dengan ketika masih segar. Gympie Gympie memiliki daun berbentuk hati dengan buah berwarna ungu, daun batang dan buah tanaman ini biasanya ditumbuhi bulu halus. bulu halus inilah yang mampu menembus kulit korbannya dan melepaskan jenis racun moroidin. Terkadang hanya berdiri di dekat tanaman ini anda bisa merasakan gatal, bahkan hingga bisa mimisan jika menghirup rontokan bulu dari tanaman ini.



Kadang-kadang, hanya berdiri di dekat Gympie-Gympie dan terkena bulu yang rontok di udara bisa menyebabkan gatal, ruam, bersin hingga mimisan parah.

"Hal pertama yang dirasakan saat terkena Gympie-Gympie adalah rasa panas yang sangat dan bisa berlangsung selama setengah jam hingga akhirnya sangat sakit," kata Mike Leahy, seorang ahli virus.


BUNGA-BUNGA INDAH YANG TERNYATA BERACUN (II)

Trichosanthe
Ini adalah salah satu yang memiliki keindahan dan manfaat. Dalam akarnya mengandung berbagai protein, enzim, dan asam amino, banyak yang memiliki efek anti-inflamasi. Ini membantu meningkatkan produksi cairan dalam tubuh, dan sangat membantu dalam mengobati kondisi yang diakibatkan oleh radang. Plus, bunganya tampak benar-benar keren.

Bunga Nuri
Impatiens psittacina, dikenal juga sebagai "bunga burung nuri" atau "parrot balsam" adalah spesies balsam dari Asia Tenggara yang digambarkan oleh ahli botani Joseph Dalton Hooker dan terkenal karena bunganya yang menyerupai "nuri yang sedang terbang". Tanaman ini diketahui tumbuh di Thailand, Burma dan bagian dari India. 


Pohon Racun Laut
Meski tanaman ini beracun, tetapi tidak berbahaya bagi manusia. Sebaliknya, benih dan bagian lain dari tanaman sering ditumbuk atau diparut untuk melepaskan racunnya dan digunakan untuk meracun ikan di sungai air tawar. Kata "Laut" berasal dari fakta bahwa tanaman ini menyebar dengan mengambangkan buahnya di laut di mana ia bisa bertahan sampai dua tahun.


Autumn Crocus
Autumn Crocus sangat mematikan karena kandungan colchicine mereka, dan gejala keracunan mirip dengan arsenik. Meskipun tidak ada obat penawar diketahui, namun tanaman berbunga ini digunakan pada tahap awal pengembangan obat untuk pengobatan beberapa jenis kanker.

Candy Cane Sorrel
Ya, bunga-bunga ini sangat mirip dengan permen stick

Snapdragon Skulls

Meskipun Snapdragons (sering disebut bunga naga) indah ketika mekar (inset), namun saat mereka mati mereka meninggalkan tanduk biji, yang menyerupai tengkorak yang menyeramkan ...


Anggrek Pokemon (Ophrys apifera)
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/bunga-bunga-indah-yang-ternyata-beracun_2.htmlOphrys apifera yang dikenal dengan nama anggrek lebah ini adalah satu-satunya spesies dari genus Ophrys yang melakukan penyerbukan sendiri. Namun penyerbukan oleh lebah soliter Eucera terjadi di daerah Mediterania. Dalam hal ini tanaman menarik serangga dengan memproduksi aroma yang meniru aroma lebah perempuan. Selain itu, bibir bunga bertindak sebagai umpan yang membuat lebah jantan mengira itu betinanya. Transfer Pollen terjadi selama perkawinan semu terjadi ...

Sacred Datura
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/bunga-bunga-indah-yang-ternyata-beracun_2.htmlAda sembilan spesies bunga Datura; distribusi alami mereka tidak diketahui. Sebagian besar dari mereka dapat ditemukan di Amerika Serikat dan Meksiko. Kesembilan spesies Datura mengandung alkaloid yang cukup mematikan. Bahkan, mereka telah digunakan selama ratusan tahun sebagai halusinogen dan racun. Ada tempat-tempat di Eropa dan India mana Datura telah digunakan untuk melakukan pembunuhan dan bunuh diri. Di beberapa bagian dunia saat ini, pembelian, penjualan, dan pembudidayaan tanaman Datura dianggap ilegal.

Swaddled Babies (Anguloa Uniflora)
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/bunga-bunga-indah-yang-ternyata-beracun_2.html

Ya, bunga-bunga ini memang mirip bayi-bayi yang terbungkus. Bunga besar, berwarna krem-putih ini biasanya mekar di musim semi dan musim panas, dan sangat harum - tidak seperti bau bayi yang sedang pipis ^_^

Juga dikenal sebagai "lily kodok" yang jauh lebih mudah untuk diucapkan daripada "alien tricyrtis hirta," ia memiliki kumis seperti tentakel tumbuh dari bunga, sehingga terlihat seperti sesuatu yang datang dari planet lain

http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/bunga-bunga-indah-yang-ternyata-beracun_2.htmlDatura inoxia, atau bunga bulan mekar malam, memiliki banyak racun alkaloid dan racun saraf yang digunakan oleh bangsa Aztec dan bangsa-bangsa asli amerika lainnya sebagai obat untuk menyembuhkan luka dan menghilangkan nyeri. Jika terlalu banyak, "obat" ini dapat menyebabkan igau, perilaku aneh dan amnesia. Namun, tetap saja bunga ini merupakan bunga hias di banyak kebun sampai sekarang!


Happy Alien Calceolaria Uniflora
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/bunga-bunga-indah-yang-ternyata-beracun_2.html
Bukankah ini terlihat seperti orang yang sedang gembira dengan sarung telinga hijau dan sebuah nampan kecil yang duduk di sana menunggu untuk diserbuki? Juga dikenal sebagai "Virgin’s Slipper", ini ditemukan oleh Charles Darwin selama penjelajahannya di seluruh Amerika Selatan. 


Aristolochia Salvador Platensis
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/bunga-bunga-indah-yang-ternyata-beracun_2.html
Pernah nonton film Star Wars? Jika pernah tentu anda tahu mirip karakter star wars yang mana bunga Aristolochia salvador platensis ini .... 

Paphiopedilum micranthum
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/bunga-bunga-indah-yang-ternyata-beracun_2.htmlPaphiopedilum micranthum atau anggrek sandal menyerupai wajah kera karena pengambilan sudut yang tepat dari foto. Anggrek ini menghuni hutan basah berlumut di pegunungan kapur yang sangat terkikis di Cina dan Vietnam. Meskipun habitat yang terpencil, P. micranthum telah muncul dalam jumlah besar dalam budidaya sejak tahun 1984 namun menurun di alam liar.

BUNGA-BUNGA INDAH YANG TERNYATA BERACUN



Tidak peduli seberapa keras manusia mencoba, mereka tidak akan pernah bisa menyamai keindahan, misteri, dan kemegahan yang diciptakan Tuhan. Manusia dapat menanam bibit, menyiraminya namun manusia tak dapat membuat bibit itu tumbuh dan tak dapat membuat bunga mekar. 

http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/bunga-bunga-indah-yang-ternyata-beracun.htmlStrelitzia adalah genus dari lima spesies tanaman perenial, dalam famili Strelitziaceae, asli Afrika Selatan. Genus ini dinamai dengan nama kadipaten dari Mecklenburg-Strelitz, kelahiran Ratu Charlotte dari Inggris. Sebuah nama umum dari genus ini adalah bunga/tanaman burung surga, karena kemiripan bunga dengan burung surga. Di Afrika Selatan bunga ini umumnya dikenal sebagai bunga crane dan ditampilkan di balik koin 50 sen. Ini adalah Bunga Resmi Kota Los Angeles dan dua spesies, Strelitzia nicolai dan Strelitzia reginae sering ditanam sebagai tanaman rumah.

http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/bunga-bunga-indah-yang-ternyata-beracun.htmlCaleana major, Anggrek Bebek Terbang, adalah anggrek kecil yang ditemukan di Australia timur dan selatan. Tanaman ini memiliki bunga yang luar biasa, menyerupai bebek yang sedang terbang. Bunga merupakan atraktan serangga, seperti sawflies jantan yang menyerbuki bunga dalam proses yang dikenal sebagai pseudocopulation. Pada tahun 1986 anggrek ini adalah fitur pada prangko Australia.

http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/bunga-bunga-indah-yang-ternyata-beracun.htmlNama terdengar cukup suci, tetapi semua bagian dari tanaman ini beracun jika tertelan. Apa yang bisa terjadi? Kelumpuhan, kebingungan, diare, migrain, halusinasi dan kematian. Dengan kata lain, tidak begitu begitu suci. 

http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/bunga-bunga-indah-yang-ternyata-beracun.htmlBunga nasional Zimbabwe, tanaman berbunga yang tidak biasa ini adalah asli daerah tropis Asia dan Afrika dan milik keluarga Colchicaceae. Lily Api biasanya tumbuh sebagai tanaman pemanjat tuberous dan menghasilkan bunga berwarna merah atau kuning yang tidak biasa dengan tepi bergelombang. Dan Alicia Keys pun mungkin berkata, "This flower’s on fire…!"

http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/bunga-bunga-indah-yang-ternyata-beracun.htmlDinamakan demikian karena bunga berwarna pink, berbentuk hati ini punya ujug menjuntai kecil yang mirip dengan tetesan darah, tanaman ini tumbuh di berbagai belahan dunia untuk tujuan hias. Tapi awas! Mereka beracun jika ditelan dan dapat menyebabkan iritasi kulit, sehingga jangan main-main dengan bunga ini.



Atau Physalis alkekengi ini adalah tanaman hias populer, meskipun dapat menjadi invasif dengan sistem akar lebarnya menyebar mengirimkan tunas baru sampai agak jauh dari tempat awalnya ditanam. Tanaman ini juga digunakan sebagai makanan dan pengobatan. Buah kering dari P. alkekengi disebut sebagai bunga emas dalam sistem pengobatan yunani, dan digunakan sebagai diuretik, antiseptik, korektif hati, dan obat penenang 


Amorphophallus titanum
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/bunga-bunga-indah-yang-ternyata-beracun.htmlBunga bangkai raksasa ini merupakan tumbuhan dari suku talas-talasan (Araceae) endemik dari Sumatera, Indonesia, yang dikenal sebagai tumbuhan dengan bunga (majemuk) terbesar di dunia, meskipun catatan menyebutkan bahwa kerabatnya, A. gigas (juga endemik dari Sumatera) dapat menghasilkan bunga setinggi 5m. Namanya berasal dari bunganya yang mengeluarkan bau seperti bangkai yang membusuk, yang dimaksudkan sebenarnya untuk mengundang kumbang dan lalat untuk menyerbuki bunganya. 

Bunga bangkai raksasa sering dipertukarkan dengan patma raksasa Rafflesia arnoldii. Mungkin karena kedua jenis tumbuhan ini sama-sama memiliki bunga yang berukuran raksasa, dan keduanya sama-sama mengeluarkan bau yang tak enak. Bunga bangkai sekarang telah tersebar di berbagai tempat di penjuru dunia, terutama dimiliki oleh kebun botani atau penangkar-penangkar spesialis. Di Amerika, bunga yang muncul seringkali diberi julukan atau nama tertentu dan selalu menarik perhatian banyak pengunjung. Uniknya banyak pengunjung datang untuk "menikmati bau"nya.

Ballerina Orchid
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/bunga-bunga-indah-yang-ternyata-beracun.htmlAnggrek Ballerina (Caladenia melanema) adalah Anggrek kecil yang mencolok, yang ditemukan terutama di Australia. Sayangnya, itu anggrek ini semakin jarang akibat hewan-hewan perumput seperti kelinci dan kanguru, namun upaya penelitian telah dilakukan untuk menyebarkan populasinya. Serombongan 'penari kecil!'

Psychotria Elata
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/bunga-bunga-indah-yang-ternyata-beracun.htmlJuga dikenal sebagai "Bibir PSK" tanaman ini tampaknya telah berevolusi menjadi bentuknya saat ini untuk menarik penyerbuk, termasuk Kolibri, kupu-kupu, dan mungkin juga laki-laki jomblo yang kesepian ... :)


Aconitum
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/bunga-bunga-indah-yang-ternyata-beracun.htmlJangan tertipu oleh warna-warna cantik! Bunga ini - juga dikenal sebagai "Helm Setan" atau "Ratu dari Semua Racun" - adalah, seperti yang Anda duga, begitu berbahaya.. Dalam kondisi apapun, jangan sampai memakannya karena "dalam dosis besar maka akan berakibat kematian seketika."

Tacca Chantrieri
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/bunga-bunga-indah-yang-ternyata-beracun.htmlBukan, ini bukan kelelawar, tapi kelihatannya cukup keren, bukan? Tacca Chantrieri sebenarnya adalah spesies bunga dalam famili ubi jalar (yam) yang memiliki bunga hitam dan "kumis" panjang yang dapat tumbuh hingga 28 inci.

Torch Ginger
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/bunga-bunga-indah-yang-ternyata-beracun.htmlSeperti namanya, Anda bisa makan yang satu ini, meskipun memakannya langsung dari tanah tidak dianjurkan. Dikenal sebagai "bunga kantan" di wilayah asalnya Malyasia, tunas sering diiris atau diparut, dan merupakan bahan yang sangat diperlukan dalam masakan Malaysia di mana ia digunakan sebagai bumbu (tentu setelah dibersihkan).


Anggrek Monyet
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/bunga-bunga-indah-yang-ternyata-beracun.htmlNama ilmiahnya adalah Dracula simia, kata terakhir menunjuk pada fakta bahwa anggrek luar biasa ini memiliki kemiripan dengan wajah monyet. Dracula (genus) bagian depan dari namanya mengacu pada karakteristik yang aneh dari dua taji sepal yang panjang, mengingatkan pada taring seorang bangsawan Transylvania dari film fiksi yang terkenal. 


Huernia oculata
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/bunga-bunga-indah-yang-ternyata-beracun.htmlTerlepas dari kenyataan bahwa bunga ini menarik lalat (untuk penyerbukan) dengan memancarkan bau seperti bangkai, beberapa penduduk di Ethiopia selatan memakannya dengan segumpal sorgum, dan rasanya relatif enak dan tidak memiliki efek samping yang tidak menyenangkan bila direbus dan dikonsumsi. 


TANAMAN LANGKA YANG SUDAH SANGAT JARANG TERLIHAT

TANAMAN LANGKA YANG SUDAH SANGAT JARANG TERLIHAT


1. Bleeding Tooth Fungus (Jamur Gigi Berdarah)


http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/tanaman-langka-yang-sudah-sangat-jarang.html
Tumbuhan ini juga disebut stroberi dan krim, jus gigi merah, dan gigi iblis. Terlihat seperti keringat darah kan? Tumbuhan ini bisa dimakan

2. Chinese Black Batflowers (Bunga Kelelawar Hitam China)


http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/tanaman-langka-yang-sudah-sangat-jarang.html
Buah tanaman ini menggantung sehingga terlihat seperti kelelawar tidur terbalik, seperti yang gambar diatas.


3. Doll's Eye (Mata Boneka)

Disebut juga "white baneberry."



4. Sea Anemone Mushroom / Octopus Stinkhorn



Berasal dari australia Begitu tanaman ini dewasa, mereka "meletus" kan tentakel merahnya yang mengerikan dan mengeluarkan bau untuk menarik lalat, yang kemudian menelan korbannya kedalam "gleba" dan mencernanya.


5. Devil's Claw (Cakar setan)


Adalah jenis tumbuhan perangkap yang bisa melekat ke pakaian Anda ketika Anda berjalan melaluinya, meskipun kecil tetap terlihat mengganggu, karen terlihat lebih seperti beberapa binatang laba-laba.


Tanaman ini dari Arizona, di mana mereka digunakan oleh penduduk pribumi untuk menenun keranjang. Tanaman jenis ini dirancang untuk mengait pada kaki hewan yang lewat, yang kemudian akan menghisap binatang yang terjebak kedalam tanah dan menghancurkannya sebelum tanaman ini memproduksi biji-bijian lalu melepaskanya dipermukaan


6. Porcupine Tomato (Tomat Landak)


Tanaman ini berasal dari Madagaskar, julukannya Little Australia. Selain duri yang tajam dan beracun, tomat landak adalah spesies yang berpotensi invasif, karena sulit untuk mati, bahkan dalam kekeringan.


Tanaman ini menyebar cepat, dan dapat mencapai tinggi 8 meter, dalam jumlah yang relatif singkat.


7.Cedar-Apple Rust Fungus (Cedar-Apel Jamur Karat)


CARF adalah infeksi jamur yang menyerang cedar dan pohon apel. Ia dapat menghasilkan bola jamur globular di mana saja dari 1/4 inci sampai 2 inci dengan diameter dan kantung "tanduk spora" ketika cuaca basah, mengubahnya menjadi seperti bola Koosh dari neraka.


8. Buddha's Hand (Tangan Buddha)


Tangan Buddha adalah buah jeruk yang populer di Cina dan Jepang dengan aroma yang kuat.

Penanggulangan Hama Penggerek Buah Kopi

http://tipspetani.blogspot.com/

Cara pengendalian hama penggerek buah kopi? Hama penggerek buah kopi (PBKo) merupakan hama yang serius bagi tanaman kopi. Hama ini berupa Hypothenemus hampei (Coleoptera, Scolytidae), yakni serangga berukuran 1,3-2 mm yang menyerang buah kopi sehingga mutunya menurun.

Hypothenemus hampei adalah serangga berupa kumbang kecil berukuran 1,3-2 mm yang termasuk dalam ordo Coleoptera dengan famili Scotylidae. Sekali bertelur, serangga ini mampu mengeluarkan sebanyak 50-60 butir. Telur tersebut akan berkembang menjadi larva setelah 5 hingga 9 hari. Berikutnya larva akan hidup selama 10 sampai 26 hari sebelum berkembang menjadi pupa. Masa prapupa serangga ini sekitar 2 hari dengan waktu pupa selama 4-9 hari.

Jadi total waktu yang dibutuhkan oleh Hypothenemus hampei untuk berubah dari telur menjadi kumbang ialah 25-35 hari. Sedangkan usia hidup maksimum serangga ini yaitu 103 hari untuk pejantan dan 156 hari untuk betinanya. Yang menarik, kumbang jantan sama sekali tidak bisa terbang, sementara kumbang betina akan keluar terbang dengan kemampuan 350 meter pada sore hari.

Gejala Penyerangan

Hama penggerek buah kopi menyerang tanaman dengan membuat lubang pada sekitar diskus. Buah kopi yang masih muda dan terkena serangan ini akan berguguran. Sedangkan buah kopi tua yang terserang menyebabkan timbulnya cacat sehingga kualitasnya menurun.

Berlainan dengan nematoda parasit Serangan ini juga bisa mengakibatkan buah kopi yang terserang tidak dapat berkembang sehingga busuk dan gugur yang mencapai 7-14 persen. Sementara kerusakan pada buah kopi tua mencapai hingga 30-80 persen. Serangan ini umumnya dilakukan oleh kumbang betina yang meletakkan telur-telur di dalam buah kopi.

Metode Pengendalian

Untuk mengendalikan hama penggerek buah kopi bisa dilakukan dengan berbagai metode yang jitu. Di antaranya adalah :

1. Pengendalian dengan Kultur Teknis

Pengendalian hama penggerek melalui kultur teknis dapat dilakukan dengan metode petik bubuk, lelesan, dan racutan. Petik bubuk adalah pemetikan awal buah kopi yang terserang maupun normal yang dilakukan pada 15-30 hari sebelum panen raya. Pemetikan ini juga dimaksudkan untuk menghilangkan hama sehingga perlu wadah tertutup agar serangga yang terbawa tidak terbang keluar lagi. Dikenal pula lelesan yaitu pengambilan buah kopi yang jatuh ke tanah agar tidak menjadi sarang hama. Lelesan dikerjakan setelah putaran petik panen rampung. Sedangkan racutan atau rempesan yakni pemetikan massal yang dilakukan pada buah kopi yang berukuran 5 mm atau lebih, dan masih tertinggal di pohon sehabis panen.

2. Pengendalian dengan Mengatur Naungan

Serangga penggerek buah kopi senang hidup di tempat yang memiliki kelembaban tinggi. Maka dari itu diperlukan upaya untuk mengatur naungan supaya kondisi di sekitar tanaman kopi tidak terlalu lembab dan gelap. Pengaturan ini dilakukan dengan memangkas sejumlah bagian atas kopi secukupnya. Pengaturan naungan dilakukan setelah masa panen dan sebelum pemupukan lanjutan.

3. Pengendalian melalui Upaya Fisik

Pengendalian hama melalui fisik dilakukan untuk memusnahkan serangga agar tidak dapat berkembang biak. Prosedurnya yaitu merendam buah kopi yang terkumpul ke dalam air panas. Selanjutnya buah kopi dikupas untuk diambil bijinya. Biji kopi tersebut lantas dijemur selama waktu tertentu untuk mengeringkannya. Sebelum dijual, pastikan kadar air di dalam kopi sekitar 12,5 persen sehingga hama benar-benar tidak mampu hidup.

4. Pemakaian Varietas Unggulan

Kopi dari varietas unggulan memungkinkan buahnya bisa masak secara bersamaan. Dengan kata lain, tidak ada kesempatan bagi hama untuk tumbuh dan berkembang di lahan kopi. Contoh-contoh varietas unggulan kopi arabika yaitu USDA 230731 dan USDA 230762. Sedangkan contoh varietas kopi robusta unggulan antara lain BP42, BP288 dan BP234 untuk dataran rendah, serta BP42, BP358, dan BP409 untuk dataran tinggi. Disarankan pula untuk mengkombinasikan metode ini dengan sanitasi kebun kopi.

5. Pengendalian secara Hayati

Pengendalian hama penggerek buah kopi secara hayati dapat dilakukan dengan memanfaatkan parasitoid Cephalonomi stephanoderis dan jamur patogen (Beauveria bassiana). Dianjurkan juga mengaplikasikan Beauveria bassiana 2,5 kg dalam 3 kali aplikasi di setiap satu periode panen. Sedangkan tidak direkomendasikan mengendalikan hama PBKo secara kimiawi, karena serangga ini bersembunyi di dalam buah, sehingga metode kimia tidak efisien.