Tampilkan postingan dengan label Tanaman Buah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanaman Buah. Tampilkan semua postingan

CARA PEMBUDIDAYAAN BUAH MELON YANG BAIK

http://tipspetani.blogspot.com/2017/09/cara-pembudidayaan-buah-melon-yang-baik.html
CARA PEMBUDIDAYAAN BUAH MELON YANG BAIK
Salah satu jenis buah yang biasa dilihat dan disukai secara umum oleh masyarakat yang mempunyai rasa yang manis dan dapat menyegarkan dan banyak di idolakan banyak orang, apalagi pada waktu musim kemarau atau udara terasa panas sekali, buah apakah itu !!! yah inilah buah melon. Buah ini sangat memiliki aroma yang khas yang wangi mambuat buah ini semakin nikmat dan lezat saat dimakannya. 

baca juga artikel lainya di blog tipspetani seperti:
1. CARA MENANAM TANAMAN BUAH CERI YANG BAIK
2. CARA BERCOCOK TANAMAN CENGKEH DENGAN MUDAH
3. CARA PEMBUDIDAYAAN TANAMAN  BAMBU
4. PANDUAN BUDIDAYA LIDAH BUAYA DI POT ATAU POLYBAG

Bagi yang suka atau yang hobi bercocok tanam apa salahnya untuk mencoba menanam buah melon diantara tanaman yang anda miliki dihalaman rumah maupun kebun dibelakang rumah anda. Apalagi untuk Negara Indonesia memiliki tanah yang secara umum tingkat kesuburan yang sudah cukup bagu menumbuhkan pohon melon tersebut.

Untuk penanaman buah melon ini cukup terbilang sederhana, hanya tinggal ambil beberapa biji dari bagian tengah buah melon dan meletakkannya ditanah yang telah digemburkan dan diberi air terlebih dahulu. Kemudian tinggal di biarkan saja biji-biji tersebut tumbuh menjadi pohon melon lalu tinggal merawatnya dengan memberikan air secara rutin hingga pohon melon tersebut tumbuh semakin besar dan berbuah.

Dan sementara itu juga dengan budidaya melon bisa menjadi sebuah peluang usaha yang bisa mendatangkan keuntungan yang besar mengingat melon adalah buah yang sangat digemari. Namun untuk cara budidaya melon tentu tidak sama dengan cara menanam pohon melon yang hanya dijadikan sekedar hobi saja. Untuk dengan tingkat keberhasilan kita dituntut untuk memfokuskan diri dalam budidaya tersebut dan juga mengetahui tekniknya yang benar dalam menanam melon.

Untuk memulai budidaya melon ada baiknya kita pelajari langkah dahulu beberapa tips yang bisa digunakan untuk menjalankan usaha ini dengan baik dan lancar. Tips yang pertama yakni bahwa kita harus terlebih dahulu memiliki keinginan atau kecintaan untuk membudidayakan buah melon ini sehingga saat bekerja nanti dengan sepenuh hati dan tidak dengan sekedarnya saja.

Berikutnya kita hasrus menyiapkan lahan yang bagus yaitu yang memiliki tanah yang subur dan cukup luas untuk usaha membudidayakan buah melon ini yang akan kita lakukan selanjutnya sebaiknya telah mencari beberapa hal dasar menjalankan usaha membudidayakan ini seperti dimana mendapatkan bibit untuk ditanam, dimana bisa mendapatkan pupuk yang pas untuk tanaman melon dan juga bagaimana memasarkan hasil dari budidaya tersebut nantinya. Nah berikut dibawah yang perlu diperhatikan bagaimana cara menanam buah melon tersebut yakni :

http://tipspetani.blogspot.com/2017/09/cara-pembudidayaan-buah-melon-yang-baik.html


Untuk mendapatkan hasil yang sempurna, maka perlu memperhatikan beberapa hal yang sangat penting yang salah satunya yaitu pemilihan lahan yang baik untuk menumbuhkan tanaman melon yaitu lahan yang terletak diketinggian antara 300 hingga 1000 mdpl.
Dan untuk air atau curah hujan yang diperlukan idealnya adalah sekitar 2000 hingga 3000 mm per tahun. Tanaman melon sangat memerlukan sinar matahari yang cukup lama yaitu sekitar 10 sampai 12 jam per hari. Lalu untuk kelembaban udara akan sangat baik jika lahan yang dipakai memiliki kelembaban udara sekitar 75%.

Untuk pembibitan buah melon ini bisa menggunakan plastic polibag yang disusun sedemikian rupa, kemudian jika telah ada biji-biji yang mulai tumbuh maka pindahkan ke dalam kantong-kantong plastic polybag. Lalu sebelum ditanam dilahan yang telah dipersiapkan sebelumnya bibit melon terlebih dahulu akan ditumbuhkan didalam polybag hingga beberapa hari. Biasanya tanaman melon siap dipindahkan untuk ditanam diatas lahan yang mencapai usia kurang dari 10 hari.

Teknik menanam buah melon diatas lahan dengan baik dan benar, penanaman tidak bisa dilakukan secara sembarangan, terlebih dahulu membuat pola garis yang rapi sehingga usaha ini lebih mudah dan lancar. Untuk bibit melon yang masuk berusia sekitar 10 hari bisa dipindahkan ke atas lahan yang telah diatur, untuk waktu penanaman saat yang paling tepat untuk menanam buah melon yaitu pada waktu musim kemarau. Untuk mengatur tanam yang baik yakni sekitar 70 x 60 cm.

untuk menanam buat dulu lubang-lubang dilahan tersebut dengan memiliki kedalaman sekitar 8 cm, lalu tanam pohon-pohon melon yang telah siap tanam didalamnya. Berikutnya tanaman melon harus terus dirawat dengan cara memberikan pupuk dan mengairi lahan ketika pohon melon telah berbuah, dan kita juga harus menseleksi buah yang tumbuh dan menyisakan 2 atau 3 buah saja agar buah yang dihasilkan memiliki kualitas yang maksimal. Biasnya pada umur sekitar 3 bulan setelah masa tanam melon sudah bisa dipanen.

CARA MENANAM TANAMAN BUAH CERI YANG BAIK

http://tipspetani.blogspot.com/2017/09/cara-menanam-tanaman-buah-ceri-yang-baik.html

Buah Ceri (cherry) merupakan jenis buah yang banyak digunakan sebagai penghias kue, asal tanaman buah cherry ini adalah australia dan saat ini sudah banyak dibudidayakan di Indonesia. Buah ini juga memiliki banyak varian, ada yang memiliki rasa manis (prunus Avium), rasa asam (prunus cerasus), dan bahkan ada yang pahit (prunus emarginata). Tanaman buah ini menyukai iklim yang dingin, sehingga paling cocok dibudidayakan di daerah pegunungan seperti jawa barat dan daerah lain yang beriklim dingin, namun sekarang sudah banyak jenis cherry yang dapat dibudidayakan di daerah beriklim panas seperti Cherry Beach. Dikutip dari wikipedia, bahwa buah ceri memiliki banyak manfaat bagi kesehatan jika dikonsumsi. 

Beberapa manfaat buah cherry bagi kesehatan diantaranya Buah ceri mengandung antosianin, yaitu pigmen warna merah yang baik untuk kesehatan karena merupakan antioksidan. Selain itu, rutin mengkonsumsi buah ceri setiap hari dapat menurunkan jumlah kadar asam urat dalam tubuh, mencegah penyakit jantung, dan bahkan dapat menyembuhkan pirai.

baca juga artikel lainya di blog tipspetani seperti:

1. CARA BERCOCOK TANAMAN CENGKEH DENGAN MUDAH
2. PANDUAN BUDIDAYA LIDAH BUAYA DI POT ATAU POLYBAG
3. CARA PEMBIBITAN TANAMAN KENTANG AGAR HASIL MELIMPAH
4. CARA PEMBUDIDAYAAN BUAH MELON YANG BAIK

Cara menanam buah cherry dapat dilakukan secara vegetatif (cangkok, stek) dan juga generatif (biji). Jika anda menginginkan pohon cherry yang cepat berbuah, maka cara budidaya yang dilakukan adalah dengan vegetatif yaitu dengan mencangkok ataupun stek batang. Berikut beberapa langkah cara menanam buah cerry yang benar :

http://tipspetani.blogspot.com/2017/09/cara-menanam-tanaman-buah-ceri-yang-baik.html

Menyiapkan Bibit Buah Cherry

Untuk menyiapkan bibit buah cherry dari biji dapat dilakukan dengan mengambil biji dari buah cherry yang benar-benar tua, bahkan ambil dari buah yang sangat matang di pohon atau yang jatuh. Bersihkan daging buahnya, dan pisahkan bijinya. Jemur biji diterik matahari selama 1 hari untuk mengurangi kelembaban bijinya. angkat dan letakkan di tempat teduh.

Sebelum melakukan penyemaian, buah cherry harus didinginkan di lemari pendingin. Letakkan buah cherry di lipatan kertas tissue agar tertutup. kemudian masukkan di lemari pendingin (jangan di frezzer). Biarkan sampai 1 minggu, cara ini untuk mempercepat biji cherry bertunas.

Siapkan media semai dengan menggunakan pot atau polybag yang diisi campuran tanah, sekam padi yang dibakar, dan pupuk kandang. Setelah biji dikeluarkan dari lemari pendingin, biarkan selama 1 jam sebelum ditanam. Setelah itu semai biji tersebut ke media semai yang disiapkan. Letakkan semaian cherry di area yang teduh. Lakukan penyiraman untuk tetap menjaga kelembaban media semai, cukup menggunakan sistem penyiraman spray saja.

Jika anda tidak ingin menunggu lama, maka anda bisa mendapatkan bibit buah cherry di kios-kios yang menjual bibit tanaman. Biasanya bibit tanaman ini hasil cangkok atau okulasi. Untuk memastikan hal tersebut, periksa batang bibit yang akan anda beli, jika hasil okulasi maka ada bekas sayatan di pohonnya.

Namun hal yang paling penting adalah memilih bibit tanaman yang memiliki bentuk yang bagus dan kesuburan bibit yang terlihat dari daun dan batangnya.

Menyiapkan Lahan Tanam

Untuk menanam buah ceri (cherry) dapat dilakukan di tanah secara langsung dan juga bida ditanam di dalam pot. Untuk menghasilkan pohon cherry yang mampu berbuah banyak, maka tanamlah bibit cherry langsung ke tanah. Hal ini disebabkan nutrisi yang didapat jika ditanam di tanah secara langsung akan lebih banyak dibanding di dalam pot.

Buatlah lubang tanam dengan menggunakan cangkul dengan ukuran 50cm x 50cm dengan kedalaman sekitar 50cm. Isi lubang dengan menggunakan pupuk kandang sampai 2/3 bagian terisi. Biarkan lubang tanam selama 3 minggu sebelum ditanami.

Jika anda ingin membudidayakan pohon buah cherry di dalam pot, maka ukuran pot harus besar atau bisa memanfaatkan potongan drum bekas. Isi pot dengan campuran tanah dan pupuk kandang. Dan biarkan terlebih dahulu sebelum ditanami agar pupuk benar-benar menyatu dengan tanah.

Menanam Bibit Cherry

Setelah bibit hasil semaian atau hasil cangkokan telah siap ditanam, maka lakukan penanaman pada media tanam yang telah disiapkan. Buka atau lepaskan bibit dari wadah semaian, lakukan secara perlahan agar tanah semaian tidak pecah. Masukkan ke lubang tanam dan lakukan penutupan. Lakukan penyiraman setelah bibit buah cherry selesai ditanam.

Melakukan Perawatan Tanaman

Perawatan yang dilakukan pada tanaman buah cherry terbilang cukup mudah, cukup dengan membersihkan tumbuhan atau rumput yang ada disekitar tanaman. Lakukan pemupukan secara berkala dengan menggunakan pupuk kandang. Atau jika anda lebih kreatif, pupuk kandang dapat dirubah ke pupuk cair dengan merendam pupuk kandang ke air selama beberapa hari, Kemudian air rendaman dapat disiramkan ke bagian akar tanaman.

Pemangkasan juga diperlukan untuk mempercepat pohon cherry berbunga dan berbuah, namun perlu memperhatikan pola tumbuh tanaman agar tidak menghambat pertumbuhan pohon cherry.

Masa Panen Buah cherry

Pohon cherry terbilang pohon yang unik, tanaman ini tidak menentu dalam berbuah. Pohon ini tidak bisa dipastikan dapat berbuah setiap setahun sekali. Pohon cherry dapat menghasilkan buah pada umur tanaman sekitar 3-4 tahun, namun ada juga yang dapat berbuah pada umur 1,5 tahun jika perawatannya baik dan ditanam dari bibit hasil cangkok atau okulasi.

Sumber : www.bijibersemi.com

CARA YANG BENAR BUDIDAYA NANGKA MADU

http://tipspetani.blogspot.com/2017/08/cara-yang-benar-budidaya-nangka-madu.html


1. Pemilihan Benih Nangka Madu
Benih yang digunakan untuk budidaya Nangka Madu ini haruslah yang sehat dan juga subur. Dengan membuat lubang yang berukuran 60 x 60 x 60 cm dan lubang tersebut dibiarkan dalam jangka waktu 1 hingga 2 hari lamanya. Untuk melakukan tahapan penanaman benih, dilakukan dengan membuat lubang yang ukurannya sebesar polybag yang terdapat dipertengahan lubang penanaman. Lepaskan polybag dan tanamkanlah benih didalam lubang yang telah disediakan. Setelah itu padatkan tanah yang ada dikeliling pangkal dengan keras dan sempurna, kemudia siram benih yang telah ditanam tersebut dengan air secukupnya agar tidak terlalu kering. Benih yang baru ditanam harus diikat dengan menggunakan kayu yang panjang dalam mendapatkan pertumbuhan pokok yang tegak lurus. Benih dari Nangka Madu ini juga perlu dilindungi dengan menggunakan dau kelapa guna mengurangkan kesan tegasan yang ada di ladang. Buat kondisi kelembapan tanah yang maksimal dengan cara melindungi bagian pangkal benih.

http://tipspetani.blogspot.com/2017/08/cara-yang-benar-budidaya-nangka-madu.html
2. Pengairan Nangka Madu
Pengairan menjadikan sistem yang sangat diperlukan disaat pokok nangka yang telah matang, apalagi telah mencapai kondisi berbunga dan juga berbuah. Sistem pengairan yang biasa digunakan untuk budidaya Nangka Madu ini ialah pengairan titis karena proses pengairannya yang sangatlah baik namun memerlukan cost pembangunan, operasi dan juga penyelenggaraan yang sangat rendah. Di sistem pengairan titis ini, air yang ditapis dibekalkan terus untuk setiap pokok nangka dengan cara perlahan dan juga bisa menggunakan penyebaran yang telah dipasang disatu rangkaian pipa yang ada dilokasi yang telah ditentukan.

baca juga artikel tentang tanaman buah lainnya :
CARA BUDIDAYA TANAMAN BENGKUANG
CARA BENAR BUDIDAYA TANAMAN BUAH TIN


http://tipspetani.blogspot.com/2017/08/cara-yang-benar-budidaya-nangka-madu.html
3. Panen Nangka Madu
Ciri buah Nangka Madu yang telah matang biasanya ditandai dengan tangka yang terlihat menciut dan juga dibagian tangkal buahnya membengkak. Jika diketok - ketok, buah Nangka Madu ini mengeluarkan bunyi kosong atau tidak padat. Nangka Madu ini biasanya akan cepat proses pematangan jika buahnya dibungkus. Pembungkusann sendiri dilakukan supaya terhindari dari hama seperti lalat buah. Buah Nangka Madu yang dibungkus ketika ukurannya mencapai 8-10 cm dan boleh dipetik ketika 14 minggu setelah pembungkusan.

PANDUAN BUDIDAYA TANAMAN BUAH DUKU YANG BENAR

 http://tipspetani.blogspot.com/2017/08/panduan-budidaya-tanaman-buah-duku-yang.html

http://tipspetani.blogspot.com/2017/08/panduan-budidaya-tanaman-buah-duku-yang.html



Duku merupakan salah satu jenis buah-buahan yang merupakan anggota dari suku Meliaceae. Tanaman duku berasal dari Asia Tenggara sebelah barat. Buah duku hampir sama dengan buah langsat, celoring, dan lainnya dengan berbagai variasi. Duku merupakan tumbuhan identitas provinsi Sumatera Selatan.

Pohon duku dapat mencapai ketinggian sekitar 30 meter. Batang pohon ini biasanya beralur dengan banir pipih muncul ke permukaan tanah. Kulit kayunya berwarna kelabu dengn bintik gelap dan jingga serta mengandung getah kental. Buah duku merupakan buah buni berbentuk jorong, bulat atau bulat memanjang dengan kulit buah berukuran sekitar 6 mm. Biji berwarna hijau terbungkus salut biji berwarna putih bening dan tebal, berair dan memiliki rasa masam hingga manis.



1. Syarat Tumbuh Tanaman Duku
Tanaman duku dapat tumbuh dengan baik pada daerah yang memiliki ketinggian tidak lebih dari 650 mdpl dengan curah hujan sekitar 15 mm – 2500 mm per tahun dan suhu sekitar 19°C. Tanah yang baik digunakan untuk budidaya yaitu tanah yang subur, kaya akan bahan organik, dan memiliki aerasi yang baik dengan derajat keasaman atau pH sekitar 6-7.

2. Persiapan Bibit Tanaman Duku
Benih yang akan dijadikan bibit di semai terlebih dahulu, media semai berupa campuran tanah dan pupuk organik dengan perbandingan sekitar 1 : 1. Persemaian tersebut dapat dilakukan di bedengan, keranjang ataupun polybag. Bibit semai disiram sebanyak 1-2 kali sehari secukupnya jangan berlebih. Setelah berumur sekitar 2 hingga 3 bulan dan bibit telah memiliki tinggi sekitar 30-40 cm dapat di pindah tanamkan ke lahan tanam.
http://tipspetani.blogspot.com/2017/08/panduan-budidaya-tanaman-buah-duku-yang.html

3. Persiapan Lahan Tanaman Duku
Lahan yang akan dijadikan lahan tanam duku di bersihkan terlebih dahulu dari gulma atau tanaman pengganggu lainnya, selanjutnya tanah digemburkan. Apabila lahan memiliki pH kurang dari pH yang ditentukan maka lakukan pengapuran. 1 hingga 2 bulan sebelum tanam, buatlah lubang tanam berukuran sekitar 0,6 m x 0,6 m x 0,6 m dengan jarak tanam sekitar 8 m x 8 m.

4. Penanaman Tanaman Duku
Setelah semua sudah siap, lakukan penanaman. Tanamkan bibit dalam lubang tanam yang telah dibuat selanjutnya timbun dan lakukan penyiraman setelahnya.

5. Pemeliharan Tanaman Duku
Penyiangan
Lakukan penyiangan terhadap gulma atau tanaman pengganggu lainnya yang ada disekitar tanaman duku agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan tidak berebut nutrisi dengan gulma tersebut.
Pemupukan Tanaman Duku
Pemupukan dilakukan dengan menggunakan pupuk organik , urea , TSP dan ZA dengan dosis sesuai dengan kondisi dan ukuran pada tanaman duku.
Penyiraman
Lakukan penyiraman yang cukup apabila pada musim kemarau, namun apabila tanaman telah tumbuh dengan kokoh maka penyiraman dapat dilakukan seperlunya saja.

6. Pemanenan Duku
http://tipspetani.blogspot.com/2017/08/panduan-budidaya-tanaman-buah-duku-yang.html
Tanaman duku berbunga sekaligus berbuah setelah berumur sekitar 12 tahun bahkan lebih. Namun apabila di tanaman dari bibit hasil cangkok atau sambung akan mulai berbuah setelah berumur sekitar 8 tahun.

Pemanenan dilakukan dengan cara memanjat pohon dan memotong tandan buah yang matang dengan menggunakan pisau atau gunting pangkas. Pemotongan tandan tersebut harus dilakukan dengan hati-hati agar batang tidak terluka karena bunga berikutnya akan muncul di sekitar tandan yang dipotong.

PANDUAN MEMBUAT KOPI BUBUK TRADISIONAL

http://tipspetani.blogspot.com/2017/06/panduan-membuat-kopi-bubuk-tradisional.html


Membuat Bubuk Kopi Hitam yang nikmat dengan cara tradisional dinilai lebih nikmat dan memberikan citarasa serta aroma yang lebih enak, hal ini dikarenakan dengan menggunakan cara tradisional dalam menggiling kopi bubuk, karakter asli dari kopi tetap terjaga karena itu lah banyak penggemar kopi yang masih lebih memilih pembuatan kopi bubuk secara tradisional.

secara prinsipnya, membuat kopi bubuk dengan cara tradisional memiliki serangkaian langkah yang saling berkaitan mulai dari pemetikan penyortiran, penggorengan sampai pengupasan kulit kopi, silahkan mengikuti panduan dibawah ini untuklebih jelasnya.

1. Pemetikan Buah Kopi

Pemetikan dilakukan pada buah kopi yang sudah benar-benar matang. Ciri-cirinya yatu buah tersebut berwarna merah sempurna, teksturnya cukup empuk, dan beraroma semerbak. Biasanya tanaman kopi akan menghasilkan buah pada akhir musim kemarau sekitar bulan September sampai Oktober. Buah-buah kopi yang telah dipetik lantas dikumpulkan di wadah khusus untuk disortir menurut ukuran dan tingkat kematangannya.

2. Penyortiran Buah Kopi

Penyortiran kopi dilakukan berdasarkan ukuran penampang dan tingkat kematangannya. Hal ini berguna untuk menjaga kualitas kopi terutama untuk buah yang bermutu bagus. Selain itu, penyortiran ini juga berguna supaya pada saat penggorengan biji kopi, maka semuanya akan matang secara merata karena ukurannya yang sama. Buah kopi mentah yang ikut terbawa sebaiknya dipisahkan tersendiri karena dapat merusak citarasa dan aroma kopi.

3. Pengupasan Kulit Kopi

Secara tradisional, buah kopi dikupas kulitnya dengan cara ditumbuk menggunakan alu di dalam lesung. Hati-hati saat memukulkan alu ke buah kopi jangan sampai menghancurakn buahnya. Setelah beberapa kali penumbukan biasanya lapisan kulit ari, daging buah, dan cangkang kopi akan terkelupas dengan sendirinya.

4. Penjemuran Biji Kopi

Biji-biji kopi yang sudah bersih selanjutnya dijemur di bawah sinar matahari langsung. Proses ini dilakukan selama 5-7 hari sampai kadar air yang terkandung di dalam biji kopi tersisa sekitar 30-35%. Biji-biji yang telah mengering sempuran ini kemudian dipindahkan ke penggorengan untuk dimasak/disangrai.

5. Penggorengan Biji Kopi

Wadah yang paling baik dipakai untuk menggoreng biji kopi adalah wajan besi yang cukup tebal sehinggga panasnya bisa merata dan stabil. Disarankan untuk memakai tungku kayu ketimbang kompor gas karena mampu menambah mampu menambah kenikmatan tersendiri pada kopi yang dihasilkan. Selama proses penggorengan, biji-biji kopi harus dibolak-balik secara rutin agar tidak gosong. Biji kopi digoreng sampai permukannya berubah warna menjadi cokelat kelam, aroma khasnya semakin keluar, dan mudah dihancurkan. Sebagai gambaran, proses penggorengan 2 kg biji kopi umumnya memakan waktu selama 2 jam.

6. Penggilingan Bubuk Kopi

Biji kopi yang telah disangrai hingga matang sempurna kemudian dipindahkan ke lesung untuk ditumbuk sampai halus. Lakukan penumbukan secara berulang-ulang menggunakan tenaga yang cukup agar bubuk kopi yang dihasilkan mempunyai tekstur yang halus. Setelah itu, bubuk kopi ini diayak untuk memisahkan partikel yang masih berukuran cukup besar. Sebaiknya serbuk kopi hasil proses pengolahan ini disimpan di dalam wadah yang bersih, kering, dan tertutup rapat sehingga kenikmatannya tetap terjaga.
sumber https://www.kopiindonesia.web.id