Cara Bercocok Tanam Bibit Anggrek Dalam Botol

Bercocok Tanam Bibit Anggrek Dalam Botol  - Bunga anggrek memang termasuk salah satu jenis bunga yang banyak pecinta dan peminatnya. Salah satu alasan mengapa banyak orang tertarik dengan bunga anggrek karena pesona elok yang dimilikinya. Atau mungkin Anda juga termasuk salah satu yang tertarik dengan bunga anggrek dan menyukainya?

Cara Bercocok Tanam Bibit Anggrek Dalam Botol

Disini kami akan berikan untuk Anda informasinya mengenai bagaimana cara bercocok tanam bibit anggrek khususnya cara bercocok tanam di dalam botol. Yuk langsung saja simak informasi berikut ini! Check it out dan mari bersama – sama belajar.

Cara Bercocok Tanam Bibit Anggrek Dalam Pot Botol

Cara bercocok tanam yang satu ini memang berbeda dengan cara biasa. Bagi Anda yang ingin menanam bibit anggrek didalam botol, yang harus Anda lakukan yaitu :

Langkah pertama, biji anggrek Anda pilih terlebih dahulu yang baik dengan menggunakan mikroskop. Jika isinya kosong maka warnanya akan putih. Jika berisi warnanya adalah cokelat. Lalu Anda siapkan botol yang ukurannya lebar dan bersih. Pilih juga yang tidak berwarna supaya cahaya matahari nantinya bisa masuk ke dalam botol dan supaya dapat terlihat dengan jelas pertumbuhan dari biji anggreknya.

Selanjutnya Anda tutup botol tempat pertumbuhan biji dengan kapas yang digulung sampai keras. Dan Anda ikat dengan tali pada bagian ujungnya supaya tidak lepas. Tutup botolnya rapat – rapat dan simpan di lemari kaca.

Selanjutnya pindahkan bibit dari botol ini ke dalam pot penyemaian jika bibit anggrek didalam botol sudah berkembang. Sebelum Anda pindahkan ke pot, pastikan dulu pot sudah dilubangi dan berikan pecahan genting didasarnya dan juga potongan akar pakis berwarna cokelat dengan ukuran 5 sampai 30 mm. Media tanamnya sebaiknya Anda cuci sebelum dipakai dan airnya sampai hilang. Setelah dicuci, akar pakisnya direndam didalam campuran media selama 24 jam. Campuran media tersebut diantaranya urea sebanyak 0,50 gram, TS< DS atau ES, kalium sulfat dan 1000 cc air.

Selengkapnya mengenai bududaya tanaman bunga anggrek bisa dilihat:

Sangat mudah bukan untuk bercocok tanam bibit anggrek didalam botol? Semoga informasi yang kami berikan kali ini mengenai Cara Bercocok Tanam Bibit Anggrek Dalam Botol bermanfaat.

Teknik Bercocok Tanam Agar Durian Montong Berbuah Lebat

Teknik Bercocok Tanam Agar Durian Montong Berbuah Lebat - Siapa sih yang tidak suka buah durian montong? Bisa dibilang hampir sebagian besar orang suka dengan buah durian montong. Benar saja, karena memang buah durian montong ini memiliki cita rasa istimewa dengan kelembutan yang begitu dahsyat dan sensasi memukau ketika di lidah.

Teknik Bercocok Tanam Agar Durian Montong Berbuah Lebat

Bagi Anda yang suka buah durian montong, alangkah lebih baiknya jika Anda membudidayakan tanaman buah durian montong sendiri di rumah. Cara menanamnya tidak terlalu sulit kok. Asalkan Anda harus merawatnya dengan baik. Dengan bercocok tanam durian montong sendiri tentu Anda bisa mendapatkan semua keuntungannya mulai dari keuntungan dari segi buah dan bisa juga Anda jual buah durian montong ini. Dengan begitu dua keuntungan sekaligus bisa Anda dapatkan. Tertarik??

Cara Bercocok Tanam Buah Durian Montong

Dalam hal bercocok tanam buah durian montong, ada caranya sendiri. Cara untuk bercocok tanam buah durian montong yang perlu Anda tahu diantaranya :

Langkah pertama, anda harus memilih bibit terbaik. Pilih juga bibit yang bentuknya bagus dan lihat juga kondisi daun dari bibit. Jika memang daunnya masih segar maka bibit tersebut akan mudah untuk hidup, jika sebaliknya maka jangan Anda pilih bibit semacam ini.

Setelah pemilihan bibit yang baik maka cara menanam durian montong yang baik dilanjutkan dengan persiapan lahan yang akan digunakan untuk menanam. Pilihlah lahan yang punya unsurhara tinggi. Dengan menggunakan lahan yang memiliki unsur hara tinggi ini maka tanaman Anda akan mudah tumbuh.

Kemudian Anda siapkan lubang untuk tanaman durian sebelum Anda tanam durian ini. Ukuran lubang yang baik adalah sekitar 50 cm. Anda juga perlu memberikan nutrisi pada lubang yang akan digunakan untuk menanam buah durian tersebut supaya bisa tumbuh optimal. Memberikan tanaman pendamping juga bisa Anda lakukan.

Demikian sedikit informasi yang bisa kami berikan mengenai Cara Bercocok Tanam Buah Durian Montong. Selamat bercocok tanam dan semoga berhasil bercocok tanam durian dengan cara ini.

Cara Bercocok Tanam Tomat Cherry Di Dalam Pot

Cara Bercocok Tanam Tomat Cherry Di Dalam Pot  - Tanaman tomat termasuk salah satu jenis tanaman sayur yang paling populer di Indonesia. Kehadirannya sangat dibutuhkan untuk melezatkan dan membuat masakan jadi lebih istimewa. Termasuk juga dengan tomat cherry.

Cara Bercocok Tanam Tomat Cherry di dalam Pot

Namun dalam bercocok tanam tomat cherry biasanya dilakukan di pekarangan. Lantas, bagaimana dengan yang tidak punya pekarangan luas? Eits, ternyata bercocok tanam tomat cherry tidak harus lho dilakukan di pekarangan seperti bercocok tanam tomat cherry yang selama ini banyak dilakukan orang. Dalam bercocok tanam tomat cherry juga bisa dilakukan di pot. Mau tahu seperti apa caranya? Langsung saja simak informasi berikut ini!

Cara Bercocok Tanam Tomat Cherry

Bagi Anda yang ingin bercocok tanam di tomat cherry namun tidak punya pekarangan luas, maka salah satu solusinya adalah bercocok tanam tomat cherry di pot. Caranya yang harus Anda lakukan diantaranya :

Tanam Cherry Di Pot

Upayakan Anda letakkan cherry didalam pot. Letakkan pot tanaman tomat cherry di lokasi yang terkena cahaya matahari namun terlindung dari angin kencang karena angin kencang ini dapat merusak tanaman dan membuat daun menjadi rontok. Upayakan Anda menumbuhkan tomat cherry pada suhu 21,1 sampai dengan 26,6 derajat celcius.

Beri Kandang Tomat

Anda berikan kandang tomat di sekitar tanaman tomat yang masih muda. Kandang tomat ini bisa dibuat dari kawat dan harus memiliki ruang yang cukup antar kawat untuk tangan Anda. Tumbuhkan tomat cherry ini pada pot yang diberi kandang karena dengan ini memungkinkan tomat tumbuh alami tanpa pemangkasan.

Siram Dengan Baik

Dalam hal merawat tanaman tomat cherry, Anda bisa menyiram tanaman tomat cherry setiap kali tanah terlihat mulai mengering. Tuangkan juga diatas tanah hingga mengalir keluar dari bagian di bawah pot. Cara bercocok tanam ini hampir sama dengan menanam buah tomat dalam pot pada umumnya.

Demikian sedikit informasi yang kali ini bisa kami berikan mengenai Cara Bercocok Tanam Tomat Cherry. Semoga informasi yang kami berikan diatas bermanfaat dan selamat mencoba bercocok tanam tomat cherry.

Beberapa Tanaman hias Bunga yang Mudah Perawatannya

Budidaya Tanaman Hias merupakan aktifitas yang gampang gampang susah. Gampang karena ya memang gampang, apalagi jika Anda memilih tanaman hias bunga yang mudah perawatannya. Sedangkan susahnya biasanya karena kurang bisa telaten (kontinyu). Bisa karena kesibukan atau karena hal hal lainnya. Pada kesempatan kali ini kita akan pilihkan jenis tanaman hias khususnya bunga yang mudah cara perawatannya.

Beberapa Tanaman hias Bunga yang Mudah Perawatannya

Secara umum sebenarnya semua tanaman hias bunga tidak sulit dalam menaman ataupun merawatnya. Namun seringkali bagi Anda yang baru menekuni hobi ini masih bingung. Nah bagi Anda yang masih pemula sebaiknya mencobanya dengan daftar beberapa bunga dengan perawatan mudah berikut ini.

1. Anggrek

Merawat bunga anggrek sebenarnya cukup mudah. Tanaman hias yang satu ini tidak membutuhkan tritmen khusus. Yang perlu diperhatikan sejak awal adalah jenis anggrek yang akan ditanam. Silahkan baca kembali faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman anggrek untuk mengetahui habitat tumbuh tanaman ini. Atau bila Anda mau lebih serius bisa kembali membaca artikel tentang panduan budidaya anggrek.

2. Melati

Bunga melati juga masuk dalam daftar tanaman hias bunga dengan perawatan mudah. Satu lagi keunggulan tanaman ini adalah tahan terhadap hama. Melati termasuk jenis tanaman perdu yang tidak memerlukan perawatan khusus. Hanya yang perlu diperhatikan adalah tanaman ini membutuhkan cahaya matahari yang cukup. Jadi pastikan untuk menanamnya pada tempat yang terkena sinar matahari. Perawatan lain yang diperlukan adalah ketika tanaman ini sudah besar. Diperlukan pemangkasan agar tidak menjalar kemana mana, sehingga terlihat rapi dan cantik.

3. Amarilis

Amarilis juga merupakan salah satu bunga yang mudah cara merawatnya. Tanaman ini memiliki varian warna bunga yang bermacam-macam warna. Amarilis akan tumbuh dengan baik pada tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung. Media terbaik untuk menanam bunga Amarilis adalah di dalam pot. Karena bunga ini juga memiliki khasiat untuk mengusir nyamuk, sehingga denga menanamnya di dalam pot Anda bisa memindah mindah tanaman ini.

Ketiga tanaman diatas bisa Anda dapatkan secara online. Kini hadir toko online khusus tanaman yang menyediakan berbagai jenis bibit/tanaman jadi. Dan tidak perlu khawatir karena Anda akan mendapatkan panduan cara menanam yang baik dan benar. Satu lagi, semua tanaman mendapat garansi hidup 14 hari semenjak tanaman diterima. jadi Anda tidak perlu takut tanaman akan mati karena kalau itu terjadi bisa ditukar. Tentu saja hal ini menjadikan aktifitas bertanam semakin mudah. Silahkan kunjungi : BibitBunga.id

Itu tadi daftar 3 tanaman hias bunga dengan perawatan mudah. Seperti saya katakan di awal, sebenarnya semua tanaman hias itu mudah dalam perawatannya. Jadi tunggu apalagi, silahkan mencoba menghias taman atau halaman rumah Anda dengan berbagai tanaman hias. Karena selain sebagai fungsi keindahan juga terdapat banyak manfaat yang bisa didapat dari menanam tanaman disekitar rumah kita.

Panduan Menanam Tanaman Buah Tomat Di Dalam Pot

Meskipun buah tomat bisa dengan mudah didapatkan, namun tidak ada salahnya untuk menanamnya sendiri di dalam pot. Menanam tomat di dalam pot bisa menjadi hobi yang cukup mengasyikan sekaligus bermanfaat. Tanaman buah ini tidak hanya diambil buahnya saja tapi bisa juga dijadikan tanaman penghias halaman rumah.

Menanam Tanaman Buah Tomat Di Dalam Pot

Tanaman tomat sendiri bisa tumbuh dengan maksimal bila ditanam di daerah dataran tinggi yang memilki hawa sejuk. Namun bila untuk sekedar hobi, tanaman ini bisa ditanam di hampir seluruh daerah di Indonesia meskipun hasilnya akan berbeda-beda.  Yang terpenting adalah bagaimana perawatan tanaman ini.

Pembibitan

Menanam tomat dimulai dari pembibitan, bibit bisa didapatkan dari biji buah tomat yang bisa dibeli di pasar. Pilihlah buah tomat yang bagus sehingga nantinya tanaman yang didapatkan juga akan bagus. Selanjutnya siapkan tanah dan campur dengan pupuk kompos atau pupuk kandang, masukkan tanah tadi ke dalam polybag ukuran kecil. Biji-biji yang tadi sudah disiapkan, bisa langsung disebar ke dalam polybag.  Setelah biji-biji tersebut tumbuh dan berumur sekitar dua minggu maka tanaman tomat siap untuk dipindahkan ke dalam pot yang lebih besar. Jangan lupa untuk melakukan penyiraman secara rutin.

Selanjutnya siapkan tanah dan campur dengan pupuk kompos atau pupuk kandang, biarkan selama satu minggu. Lalu siapkan pot yang akan digunakan untuk menanam tomat, masukkan tanah yang telah didiamkan selama satu minggu tersebut ke dalamnya. Pindahkan tomat dari polybag ke pot yang tadi sudah disiapkan, setelah itu beri tongkat dari bambu untuk tempat menempel tanaman tomat.

Perawatan

Tanaman tomat cukup disiram satu kali sehari saja dan berikan pupuk organik cair atau pupuk kompos dua minggu sekali dengan takaran yang tidak terlalu banyak. Perbanyak tongkat-tongkat untuk tempat menempel tanaman tomat bila diperlukan dan rajin-rajinlah menyiangi gulma yang tumbuh disekitar tanaman. Gunakan pestisida organik dalam menghalau penyakit yang datang.

Panen

Tanaman tomat merupakan tanaman yang cukup pendek masa panennya. Tomat bisa dipanen setelah kurang lebih tiga bulan masa penananam. Hasil penan tergantung perawatan tanaman tomat itu sendiri.

Silahkan untuk mempercantik halaman anda dengan menanam tomat di dalam pot. Perlu diketahui bahwa batang dan daun tomat mengandung racun yang berbahaya bagi manusia, cucilah tangan anda sehabis merawat tanaman ini.

Menanam Bunga Melati Di Pekarangan Rumah

Menanam bunga melati memang belum terlalu memasyarakat di Indonesia. Tanaman ini masih kalah populer bila dibandingkan dengan tanaman hias lainnya, seperti mawar dan kamboja jepang. Padahal tanaman hias bunga ini tidak kalah indah bila dijadikan tanaman penghias rumah apalagi baunya yang sangat wangi bisa dijadikan alternatif pewangi ruangan alami.

Menanam Bunga Melati Di Pekarangan Rumah

Bunga melati sendiri memiliki berbagai manfaat, seperti campuran teh atau bahan baku dalam pembuatan parfum. Pada intinya bunga ini sangat bermanfaat dan yang terpenting bunga melati sangat mudah untuk ditanam. Para ibu rumah tangga yang hobi berkebun bisa mencoba untuk menanam tanaman yang satu ini.

Mulai menanam

Melati bisa ditanam dengan cara stek, carilah tanaman melati yang sudah tua kemudian potong batangnya sekitar 12 cm. Selanjutnya siapkan polybag ukuran sedang yang sudah diisi dengan tanah, tancapkan batang tadi ke dalam polybag yang tadi sudah disiapkan. Letakkan polybag tersebut di tempat yang terkena sinar matahari dan lakukan penyiraman secara teratur pada pagi dan sore hari.

Setelah batang stek tadi berumur sekitar dua bulan, pindahkan ke lahan yang lebih luas. Perlu diingat bahwa tanaman bunga melati merupakan jenis tanaman yang merambat sehingga membutuhkan lahan yang cukup luas. Lakukan penyiraman secara teratur sehari sekali dan lakukan pemupukan dengan pupuk kompos atau pupuk kandang sebulan sekali. Lalu lakukan penyiangan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman melati agar zat-zat yang diperlukan tanaman ini tidak diserap oleh gulma.

Mulai muncul bunga

Bila tanaman melati dirawat dengan baik maka saat tanaman berumur sekitar 8 bulan sudah mulai mengeluarkan bunga. Namun, bila melati dirawat dengan asal-asalan tanaman ini baru akan mengeluarkan bunga pada umur sekitar satu tahunan. Bunga melati bisa dipetik saat masih kuncup atau saat sudah mekar, wangi melati akan lebih maksimal bila bunga sudah mekar. Tanaman melati akan terus-terusan berbunga hingga sekitar 3 bulan lamanya meski jumlahnya akan semakin menurun.

Silahkan untuk mencoba menanam melati di sekitar lingkungan rumah, siapa tahu bisa dikembangkan menjadi sebuah industri yang menguntungkan karena saat ini kebutuhan melati sangat besar dan para petani belum dapat mencukupinya.

Cara Menanam Tanaman Cabe Di Dalam Pot Secara Organik

Menanam cabe di dalam pot sebenarnya sangatlah mudah dan bisa dilakukan siapa saja bahkan oleh para ibu rumah tangga. Dengan menanamnya  sendiri di rumah, para ibu bisa menghemat pengeluaran belanja mereka terutama saat harga cabe melambung tinggi di pasaran. Apalagi cabe yang akan mereka tanam adalah cabe organik yang bebas dari pestisida pabrikan, tentunya lebih sehat dan terjamin kualitasnya.

Cara Menanam Tanaman Cabe Di Dalam Pot Secara Organik

Kenapa harus di dalam pot? Karena ini adalah skala rumah tangga yang ditanam di sekitar rumah atau taman minimalis.  Sehingga orang-orang yang tidak memiliki lahan yang luas pun dapat ikut menanam. Apalagi bila para ibu rumah tangga yang akan menanamnya, pot akan memudahkan mereka melakukannya.

Tanaman cabe sendiri biasanya ditanam di daerah dataran rendah yang memiliki suhu dan kelembab sedang, namun karena ini hanya skala rumah tangga bukan skala industri maka semua daerah bisa ikut menanamnya. Meskipun hasil panen mungkin saja berbeda, baik dari kualitas maupun kuantitas. Namun sekali lagi karena ini hanya skala rumah tangga maka hal tersebut tidak menjadi masalah yang terpenting cabe tetap bisa dikonsumsi.

Tahap persiapan

Menanam cabe di dalam pot dimulai dengan menyiapkan benih cabe itu sendiri, benih bisa didapatkan dari buah cabe yang berkualitas baik lalu ambil bijinya. Selanjutnya siapkan pot yang telah diisi oleh tanah dan siram sedikit air agar basah. Taburkan seluruh biji cabe tadi ke dalam pot dan tunggu sampai tanaman cabe muncul. Selama proses penyemaian, jaga agar kondisi tanah tetap lembab dengan menyemprotkan sedikit air.

Menanam cabe di dalam pot
Penyemaian dilakukan dalam pot kecil (polybag).
Setelah cabai besar bisa dipindah ke pot lebih besar.

Setelah kurang lebih 15 hari, tanaman cabe yang telah memiliki 4 helai daun siap untuk dipindahkan ke dalam pot lainnya. Siapkan pot yang akan digunakan, masukkan tanah yang telah dicampur dengan pupuk organik cair, kemudian pindahkan tanaman cabe ke pot tersebut.

Tahap perawatan

Merawat tanaman cabe sangatlah mudah, cukup dengan melakukan penyiraman dan pemupukan. Lakukan penyiraman pada sore hari dengan sedikit air saja dan lakukan pemupukan setiap satu minggu dengan pupuk kompos atau pupuk organik cair.

Tahap panen

Panen bisa dilakukan setelah kira-kira tiga bulan setelah cabe dipindahkan ke dalam pot yang lebih besar. Untuk selanjutnya panen bisa dilakukan satu minggu sekali atau tergantung dari perawatan tanaman itu sendiri.

Mudah bukan? Ayo menanam cabe di dalam pot secara organik untuk lingkungan yang lebih baik. Let's Go Green!