TAHAPAN PENANAMAN TANAMAN PADI SETELAH PEMBIBITAN

http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/tahapan-penanaman-tanaman-padi-setelah.html

Pemilihan Bibit Untuk Penanaman Padi

Pekerjaan penanaman didahului dengan pekerjaan pencabutan bibit di pesemaian. Bibit yang akan dicabut adalah bibit yang sudah berumur 25-40 hari (tergantung jenisnya), berdaun 5-7 helai. Sebelum pesemaian 2 atau 3 hari tanah digenangi air agar tanah menjadi lunak dan memudahkan pencabutan.

Caranya, 5 sampai 10 batang bibit kita pegang menjadi satu kemudian ditarik ke arah badan kita, usahakan batangnya jangan sampai putus. Ciri-ciri bibit yang baik antara lain:

• Umurnya tidak lebih dari 40 hari
• Tingginya kurang lebih dari 40 hari
• Tingginya kurang lebih 25 cm
• Berdaun 5-7 helai
• Batangnya besar dan kuat
• Bebas dari hama dan penyakit

Bibit yang telah dicabut lalu diikat dalam satu ikatan besar untuk memudahkan pengangkutan. Bibit yang sudah dicabut harus segera ditanam, jangan sampai bermalam. 


untuk melengkapi artikel tentang CARA BUDIDAYA TANAMAN PADI, baca juga artikel lainnya seputar budidaya pertanian tanaman padi sbb :

Penanaman padi yang baik harus menggunakan larikan ke kanan dan ke kiri dengan jarak 20 x 20 cm, hal ini untuk memudahkan pemeliharaan, baik penyiangan atau pemupukan dan memungkinkan setiap tanaman memperoleh sinar matahari yang cukup dan zat-zat makanan secara merata.

Dengan berjalan mundur tangan kiri memegang bibit, tangan kanan menanam, tiap lubang 2 atau 3 batang bibit, dalamnya kira-kira3 atau 4 cm. usahakan penanaman tegak lurus jangan sampai miring.Usahakan penanaman bibit tidak terlalu dalam ataupun terlalu dangkal. Bibit yang ditanam terlalu dalam akan menghambat pertumbuhan akar dan anakannya sedikit. Bibit yang ditanam terlalu dangkal akan menyebabkan mudah reba atau hanyut oleh aliran air. 

Dengan demiikian jelas bahwa penanaman bibit yang terlalu dalam maupun terlalu dangkal akan berpengaruh pada hasil produksi.

12 Jenis Tanaman Hias Buah Paling Laris yang Wajib Ada di Rumahmu

Beragam jenis tanaman hias buah membuat kamu sering bimbang memilihnya. Kesembilan rekomendasi ini bisa jadi jawabannya.
tanaman hias buah jeruk dolar
Tanaman hias buah paling laris via rimanews.com
Menanam tanaman hias nggak melulu harus berhiaskan bunga mekar. Atau, semerbak wangi yang seharian tak kelar-kelar. Buatmu yang ingin beda, bisa mencoba tanaman hias buah. Karena selain indah dipandang, buahnya juga bisa dimakan. Dobel, manfaatnya!

Buah yang sehat dan higienis, nggak datang begitu saja. Kamu, juga wajib merawat dengan sebaik-baiknya. Untukmu yang belum paham bagaimana cara merawat tanaman, bisa menyimak artikel kami bertuliskan "Budidaya Tanaman Hias". Pahami, lalu terapkan.

Nah, buat kamu yang sudah siap bercocok tanam, yuk mari kita simak tanaman hias buah mana yang sudah Gohias rangkum dari beragam sumber. Kira-kira, apa aja ya, daftar buah-buahan yang paling laris di pasaran? Cek yuk!

1. Durian Musang King

tanaman hias buah durian musang king
Tanaman hias buah durian musang king via squarespace.com
Salah satu varietas paling populer asal Malaysia, punya harga jual tinggi di Indonesia. Kalau kamu ingin berbisnis tanaman hias dengan omzet besar, Durian Musang King adalah pilihan yang tepat.

Ukurannya yang besar, daging buahnya yang tebal, serta teksturnya yang lembut. Menjadi keunggulan dari varietas durian ini. Durian Musang King sangat cocok dibudidayakan di daerah yang tak terlalu tinggi, juga tak terlalu rendah.

2. Abiu

tanaman hias buah abiu sawo australia
Tanaman hias buah abiu via rfcarchives.org.au
Kerap juga dijuluki Sawo-nya Australia. Namun tenang saja, karena sawo abiu sudah lama beradaptasi dengan iklim Indonesia. Sama seperti Durian Musang King, Abiu punya daging yang tebal. Saat gigitan menyentuh tekstur buah, rasanya kenyal seperti jeli.

Sedangkan untuk rasa, tak perlu diragukan lagi. Buah Abiu punya rasa yang sedikit unik. Rasanya menyerupai kelapa muda yang ditambah karamel di tengahnya. Buat kamu yang nggak sabaran, buah ini wajib jadi pilihan. Sebab, berbuahnya tak perlu waktu lama.

3. Jeruk Keprok Madura

tanaman hias buah jeruk keprok madura
Tanaman hias buah jeruk keprok madura via pertanian.go.id
Buah jeruk yang asalnya dari Madura ini dikenal punya kandungan air melimpah. Nggak heran kalau banyak orang memanfaatkan untuk olahan jus segar. Karena selain kaya air, rasanya nggak akan masam alias 100% manis. Kulit jeruk ini juga mudah dikupas. Jeruk Keprok Madura juga sering dipakai untuk olahan parfum dan lotion anti serangga.

4. Buah Tin

tanaman hias buah tin
Tanaman hias buah tin via ummi-online.com
Jumlah buah tin saat masa panen, terbilang cukup banyak. Kamu bisa memetik buahnya hingga 5 kg, cukup dari 1 pohon saja. Tekstur buahnya yang lembut dan rasanya yang manis membuat buah ini kerap dimanfaatkan untuk membuat olahan jus segar. Buah yang sudah terbiasa dengan iklim Indonesia ini juga bisa dipakai sebagai koleksi ekslusif atau parcel tanaman buah.

5. Jeruk Limo

tanaman hias buah jeruk limo
Tanaman hias buah jeruk limo via food.detik.com
Jeruk ini punya ukuran paling kecil dibanding varian jeruk lainnya. Buah ini juga mengandung zat yang sangat bermanfaat untuk tubuh kamu. Masyarakat Asia kerap mengolah jeruk ini sebagai penyedap masakan. Nggak cuma itu, jeruk limo juga bisa kamu pakai buat menghilangkan kerut di wajah.

6. Jeruk Keprok Bali Tejakula

tanaman hias buah jeruk keprok bali tejakula
Tanaman hias buah jeruk keprok bali tejakula via pertanianku.com
Jeruk ini dikenal sebagai jeruk masa depan. Bulirnya paling banyak di antara varian jeruk lainnya. Makanya, nggak heran kalau banyak orang menyebutnya jeruk rasa jeli kenyal.

7. Jeruk Dolar

tanaman hias buah jeruk dolar
Tanaman hias buah jeruk dolar via rimanews.com
Jeruk yang punya harga fantastis ini memiliki buah yang segar. Masyarakat Indonesia juga sudah familiar dengan varian ini. Selain bermanfaat buat tubuh, jeruk ini dipercaya mampu mendatangkan rejeki.

8. Mulberry

tanaman hias buah mulberry
Tanaman hias buah mulberry via stylecraze.com
Buah ini berbuah sepanjang tahun. Warnanya merah segar, namun berubah menjadi hitam pekat saat dipetik. Rasanya manis dan segar, cocok dikonsumsi saat cuaca lagi panas-panasnya. Buah ini juga dipercaya sebagai anti oksidan alami.

9. Strawberry

tanaman hias buah strawberry california
Tanaman hias buah strawberry via happeningmag.com
Buah ini pertama kali dibudidayakan di Birttany, salah satu kota di Perancis. Masyarakat Perancis terbiasa mengolah buah ini untuk dekorasi kue tart. Strawberry diletakkan dengan manis di atas roti yang dilapisi krim.

Ada dua varian strawberry yang dikenal sebagai strawberry paling enak di dunia. Yakni Strawberry California dan Strawberry Giant. Strawberry California biasa diolah untuk campuran salad atau es buah. Sedangkan Strawberry Giant punya ukuran lebih besar, cocok untuk jus atau milkshake.

10. Strawberry Earlybrite

tanaman hias buah strawberry earlybrite
Tanaman hias buah strawberry earlybrite via rahdrianto.xyz
Varian strawberry yang satu ini dikenal lebih tahan terhadap serangan hama penyakit. Buat kamu yang ingin menikmati enaknya buah ini, nggak perlu khawatir. Sebab, buah ini selalu panen tiap minggunya.

Di negara asalnya, Swedia, banyak yang memanfaatkan buah ini buat pie strawberry earlybrite yang dibalut krim. Yakni makanan penutup khas Swedia.

11. Alpukat Miki

tanaman hias buah alpukat miki
Tanaman hias buah alpukat miki via taniorganik.com
Salah satu buah yang dikembangkan oleh masyarakat Indonesia. Masa berbuahnya sangatlah cepat. Buah ini rasanya seratus persen manis, tanpa pahit. Buah ini cocok ditanam di daerah dengan kontur dataran yang rendah. Kamu perlu tau, kalau buah ini adalah satu-satunya buah yang dibenci oleh hama penyakit.

12. Jeruk Lemon Import

tanaman hias buah jeruk lemon import
Tanaman hias buah jeruk lemon import via taniorganik.com
Banyak orang memanfaatkan buah ini sebagai infused water. Karena kandungan vitamin C yang tinggi. Soal wangi, aromanya lebih wangi ketimbang varian jeruk lemon lokal. Buahnya lebih besar serta kulitnya lebih tebal. Buah ini sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Wah, ternyata banyak juga varian tanaman hias buah yang bisa kamu pilih sesuka hati. Nampaknya, varian jeruk mendominasi. Karena memang, iklim Indonesia sudah jadi rumahnya. Nah, sekarang bagaimana dengan kamu? Semoga bisa menambah inspirasi, ya~

INFORMASI TENTANG KOPI LUWAK

Inilah kopi legendaris di seluruh dunia. Merupakan kopi yang berasal dari biji kopi arabika dan robusta yang dimakan oleh luwak. Luwak akan memakan buah kopi dan buah kopi tersebut akan diproses dengan enzim di perutnya, kemudian biiji dari buah kopi itu akan keluar bersama kotorannya. Karena fermentasi di dalam perut Luwak inilah yang membuat biji kopi luwak menjadi istimewa. Kopi luwak ini menjadi lebih istimewa karena luwak mencari buah kopi yang 90 persen matang sempurna sehingga sangat berpengaruh pada rasa kopi nantinya.

Kopi luwak tercatat sebagai kopi paling enak di dunia. Penggemar kopi luwak sudah menjamah dunia, dari Amerika, Jepang hingga ke Eropa. Di Amerika, segelas kopi luwak bisa dihargai sebesar US$ 100 atau rp 1 juta. Wow!!! Di Indonesia, untuk menikmati kopi luwak tidak lah semahal di luar negeri.

Kopi Luwak adalah kopi yang dihasilkan dari buah kopi yang dimakan luwak. Karena tidak dicerna secara sempurna, kotoran luwak yang dikeluarkan masih berbentuk biji utuh. Pada proses pencernaan luwak, enzim proteolytic menyerap ke biji, membelah protein-protein kopi, sehingga terjadi banyak asam amino bebas. Alhasil, citarasa dan aroma untuk kopi luwak semakin kaya dibandingkan kopi biasa. Fermentasi yang terjadi saat pencernaan juga mengurangi rasa pahit pada kopi luwak.

Menurut Wikipedia dan pengalaman sendiri, Kopi luwak terbaik disangrai di kisaran cinnamon ke medium, sehingga profil citarasa dan aromanya yang smooth bisa dipertahankan dengan baik.

INFORMASI TANAMAN KOPI LIBERIKA


Kopi liberika dimasukkan ke indonesia tahun 1875, sebagai usaha untuk menangani penyakit karat daun yang pada saat itu sudah menghancurkan perkebunan kopi di sri langka. type ini datang dari dataran rendah monrovia di tempat liberika. Kopi liberika penyebarannya amat cepat pada saat kopi arabika terserang Hemileia Vastatrix, karena type ini diperkirakan tahan pada Hemileia Vastatrix, walau demikian nyatanya tidak mencukupi harapan hingga kopi liberika diganti dengan type kopi robusta.


Ciri-ciri kopi liberika:

  • Ukuran lebih besar dibandingkan kopi Arabika dan Robusta.
  • Cabang primer bertahan lebih lama, dalam satu buku keluar bunga & buah lebih dari satu kali.
  • Agak peka terhadap penyakit HV (Hemelia vastatrix) yang menyerang daun.
  • Kualitas buah relatif rendah.
  • Produksi sedang,
  • Berbuah sepanjang tahun.
  • Ukuran buah tidak merata/tidak seragam
  • Tumbuh baik di dataran rendah.

CARA PEMBIBITAN TANAMAN KOPI YANG BAIK DAN BENAR



Tanaman kopi bisa diperbanyak melewati dua langkah, yakni perbanyakan langkah generatif serta perbanyakan langkah vegetatif.


Yaitu pembanyakan tanaman guna-kan semaian ( seedling ), yakni tanaman yang datang dari biji. perbanyakan tanaman kopi dengan generatif yaitu perbanyakan sangat simpel, sedikit membutuhkan skill, serta biayanya murah.

Tanaman kopi yang datang dari bibit semaian kerap tidak seragam, baik pertumbuhannya ataupun produktivitasnya. untuk menangani problem tersebut diatas dipergunakan benih propelegitim yang terpilih. benih illegitim sebaiknya tidak digunakan.

Benih propelegitim yaitu benih yang datang dari kebun benih biklonal ( terdiri dari 2 klon ), yang terpisah dengan baik dari pertanaman kopi yang lain. hingga pohon induk serta jantan dari benih tersebut dikenal serta dipilih dari klon-klon unggul. namun benih illegitim yaitu benih yang datang dari per-tanaman poliklonal hingga benih tersebut cuma dikenal pohon induknya saja.

Bibit yang dapat ditanam mesti datang dari klon unggul yang disarankan. adapun tanda-tanda klon unggul yakni : ( a ) bisa berproduksi tinggi serta kontinu, ( b ) tahan pada serangan hama/penyakit spesifik layaknya penyakit karat daun, serta ( c ) membuahkan kopi bermutu tinggi.

Sebagian klon kopi arabika yang sekarang ini disarankan oleh pusat penelitian kopi serta kakao indonesia diantaranya andungsari-1, s 795, usda 762, serta sigarar utang. namun klon kopi robusta yang disarankan antar lain bp 308, bp 42, bp 358, bp 409, sa 436, bp 939, bp 234, bp 288, bp 534, bp 936, serta bp sa

Benih kopi dibutuhkan sebagai bibit atau batang bawah. buah kopi untuk benih dipilih dari buah yang baik serta masak dipohon, dan datang dari klon-klon unggul saran.

Lendir yang menempel pada kulit tanduk dibuang dengan langkah digosok-gosok dengan abu dapur hingga bersih, lantas dicuci dengan air bersih. setelah itu benih diangin-anginkan sepanjang 2 – 3 hari hingga kering angin. setelah itu benih tersebut bisa dideder di pesemaian. bila benih tersebut belum dipergunakan, benih tersebut bisa disimpan.

Penyimpanan benih mempunyai tujuan untuk menjaga daya tumbuh benih. penurunan daya tumbuh bisa dikarenakan oleh tidak seimbangnya kandungan air didalam benih dengan kandungan air di hawa.

Penyimpanan benih ditujukan untuk menjaga kandungan air benih supaya tidak cepat alami penurunan ( tidak bisa lebih rendah dari 28% ). benih yang dapat dikirim ke area jauh serta memerlukan waktu lama. benih dimasukkan ke didalam karung, lantas karung tersebut dimasukkan ke kotak kayu untuk meng-hindari benih dari benturan serta gesekan.

Jumlah benih yang dapat disemai diperkirakan 1, 5 – 2 kali dari jumlah bibit yang dapat ditanam di kebun. tahap-tahap aktivitas penyemaian benih kopi yaitu seperti berikut : ( a ) mencangkul tanah sedalam 30 cm, lantas bikin bedengan dengan lebar 120 cm serta panjang maksimum 10 m ; ( b ) diatas bedengan diberi naungan ; ( c ) diatas tanah bedengan ditaburi pasir setebal 5 cm ; serta ( d ) tiap-tiap hari bedengan disiram secukupnya namun tidak tergenang air.

Sesudah benih di pesemaian 5 – 6 minggu, benih kopi sudah tumbuh meraih satu stadium yang diberi nama “stadium serdadu”, yakni stadium di mana hypocotyl sudah tegak lurus ( panjang lebih kurang 8 cm ) dengan cotyledon ( daun instansi ) tetap terbungkus sisa endosperm serta endocarp ( kulit tanduk ) yang telah retak. pada stadium serdadu selalu jadi tambah panjang namun sebaliknya tinggi hypocotyl tidak beralih. kurang lebih 4 – 6 minggu lantas, cotyledon terbuka serta stadium ini diberi nama “stadium kepelan”. stadium kepelan segera dipindahkan ke pembibitan. pembibitan bisa dikerjakan didalam bedengan atau polibag. sesudah 6 bln. di pembibitan, bibit siap ditanam di lapang.

Pemeliharaan pembibitan meliputi penyiraman, penyiangan, pemupukan, serta pengaturan penaung. penyiraman dikerjakan setiap hari bergantung kelembapan tanah. penyiangan gulma tidak bisa menggunakan cangkul jika gulma yang tumbuh di lebih kurang parit. gulma yang tumbuh di lebih kurang bibit dicabut dengan tangan supaya tidak mengganggu perkembangan akar.


Yaitu perbanyakan tanaman menggunakan sisi tanaman tak hanya benih. pada kopi robusta, perbanyakan dengan vegetatif makin banyak digunakan. perbanyakan vegetatif pada tanaman kopi bisa dikerjakan dengan langkah sambungan ( grafting ) serta setek ( cutting ).

Bibit sambungan didapatkan dengan langkah menyambung batang dari dua klon kopi jadi satu tanaman. didalam penyambungan bibit kopi, dibutuhkan batang bawah yang berbentuk bibit semai serta entres ( calon batang atas ).

Entres yang dipakai sebagai batang atas bisa didapatkan dari penangkar bibit atau dari kebun sendiri. dikenal 2 jenis entres, yakni entres pucuk serta entres cabang. entres pucuk biasanya dipakai untuk penanaman kopi baru. namun entres cabang biasanya dipakai untuk kepentingan rehabilitasi pertanaman.

Waktu penyambungan diatur hingga pada bln. november/desember sambungan berusia 4 – 10 bln. serta bibit sambungan tersebut bisa ditanam di lahan/kebun.

Penyambungan batang kopi dapat dikerjakan melewati tiga langkah, yakni sambung celah ( spleet-ent ), sambung tempel ( plak-ent ), serta sambung miring ( sambung langkah kina ).

Pada sambung celah batang bawah dipotong rata mendatar dengan gunting setek, lantas dibikin celah selama 3 – 4 cm dengan pisau okulasi. entres dipotong setiap ruas selama 7 cm, daun serta cabang dipotong, lantas diruncingkan selama 3 – 4 cm. entres dimasukkan ke didalam celah pada batang bawah, lantas diikat dengan tali ( goni atau plastik ).

Pada sambung tempel, batang bawah serta entres dipotong miring, lantas ditempelkan satu dengan yang lain, serta lantas diikat. pada penyambungan langkah kina, batang bawah diiris pelan-pelan namun diupayakan batang bawah jangan sempat putus/patah. setelah itu entres dipotong miring, lantas ditempelkan satu dengan yang lain, serta lantas diikat.

Membuat bibit setek relatif lebih cepat dibanding membuat bibit sam-bungan, tetapi memerlukan tenaga kerja lebih banyak. Jenis kopi Arabika dan Robusta dapat diperbanyak menggunakan setek.

Bahan setek menggunakan tunas air (wiwilan) yang berasal dari kebun entres. Setek dari wiwilan yang diperoleh dari kebun produksi pada umumnya kurang baik. Ruas wiwilan yang baik untuk dijadikan setek adalah ruas 1 – 3 dari ujung tunas. Semakin tua umur setek semakin kecil daya perakarannya. Setek dibuat satu ruas yang dipotong runcing sepanjang 7 – 10 cm dengan sepasang daun yang dikupir hingga 4 cm.

Setek dapat diperakarkan dalam bak setek atau bedengan setek. Perakaran setek dalam bak setek kondisi pertumbuhan dapat diatur lebih mudah daripada di bedengan setek. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan setek yang perlu diatur adalah kelembaban udara, temperatur, dan intensitas cahaya.

Perakaran setek dalam bak setek kelembaban udara dapat diatur dengan pipa air yang berlubang-lubang sehingga air dapat menetes perlahan-lahan. Kelembaban dijaga berkisar antara 85 – 90%. Temperatur dan intensitas cahaya diatur menggunakan naungan buatan.

Setek sudah berakar dalam waktu 10 – 12 minggu. Setek tersebut perlu dipelihara dulu di pembibitan sebelum ditanam di lapang. Waktu yang baik untuk membuat setek adalah awal musim hujan.

baca juga ARTIKEL PELENGKAP TANAMAN KOPI
:

GENERATIF DAN VEGETATIF TANAMAN

INFORMASI TENTANG TANAMAN KOPI EKSELSA


Kopi Ekselsa ditemukan pertamakali oleh A. Chevalier pada tahun 1905 di Afrika Barat, di sekitar Sungai Char, dekat Danau Chad. Kopi Ekselsa sangat mirip dengan Kopi Liberica. Kopi Ekselsa tidak terlalu peka terhadap penyakit HV seperti halnya Kopi Arabika. Kopi Jenis ini sangat cocok dibudidayakan di dataran rendah yang basah karena memang daya tahan hidup kopi ini sangat kuat.

Kopi Ekselsa memiliki daun bulat dengan pinggiran agak halus, daun yang masih muda akan berwarna ungu agak merah terbakar sebelum akhirnya beralih ke warna hijau setelah usia tua, meski demikian beberapa daun masih menampakkan aksen ungu. Kopi ini berbatang kekar dan mampu mencapai 9 meter dengan cabang primer yang bisa bertahan lama dan berbunga pada batang yang tua. Kopi jenis Ekselsa memang tidak terlalu populer dunia, namun sangat populer di Filipina. Kopi ini memiliki karakter rasa yang pahit.

Kopi Ekselsa memiliki daun bulat dengan pinggiran agak halus, daun yang masih muda akan berwarna ungu agak merah terbakar sebelum akhirnya beralih ke warna hijau setelah usia tua, meski demikian beberapa daun masih menampakkan aksen ungu. Kopi ini berbatang kekar dan mampu mencapai 9 meter dengan cabang primer yang bisa bertahan lama dan berbunga pada batang yang tua. 

Jenis kopi excelsa sangat mirip dengan kopi liberika. Kopi yang berasal dari Afrika Barat ini ditemukan oleh A. Chevalier pada tahun 1905. Pertama kali dijumpai di sekitar Sungai Char, dekat Danau Chad.


Kopi Ekselsa memiliki daun bulat dengan pinggiran agak halus, daun yang masih muda akan berwarna ungu agak merah terbakar sebelum akhirnya beralih ke warna hijau setelah usia tua, meski demikian beberapa daun masih menampakkan aksen ungu. Kopi ini berbatang kekar dan mampu mencapai 9 meter dengan cabang primer yang bisa bertahan lama dan berbunga pada batang yang tua. Kopi jenis Excelsa memang tidak terlalu populer dunia, namun sangat populer di Filipina.

Kopi Jenis ini sangat cocok dibudidayakan di dataran rendah yang basah karena memang daya tahan hidup kopi ini sangat kuat. Kopi ini merupakan jenis kopi yang relatif mudah dalam pembudidayaannya, karena tidak rentan terhadap serang penyakit dan kopi ini dapat juga ditanam di atas lahan gambut. Cukup dalam kurun waktu 3,5 tahun, tanaman kopi ini sudah mampu memproduksi butir kopi sekitar 800-1200 kg per Hektar.

Di Indonesia kopi jenis Ekselsa (Excelsa coffee) sangat jarang dibudidayakan oleh masyarakat. Namun tidak sama halnya dengan masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat – JAMBI, para petani disana telah membudidayakannya sejak 50 tahun yang lalu. Dalam segi harga memang kopi ini jauh dibawah harga kopi arabika, meskipun demikian adakalanya harga kopi ekselsa lebih mahal dari harga kopi Robusta.


Kopi excelsa mempunyai cita rasa dan aroma yang dikategorikan kuat dan dominan pahit. Beberapa peneliti luar negeri juga mulai tertarik kopi excelsa indonesia. Beberapa keunggulan kopi excelsa antara lain : mempunyai fisik yang lebih besar dari kopi arabika maupun robusta dan cenderung berbuah sepanjang tahun, mudah dibudidayakan, dan relatif tahan terhadap hama dan penyakit.

TAHAPAN PEMBIBITAN TANAMAN PADI


http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/tahapan-pembibitan-tanaman-padi.html

Ada beberapa tahapan untuk menanam padi maupun budidaya padi, langkah-langkah tersebut perlu kita lakukan untuk mendapat hasil yang maksimal. Sebelum ditanam, tanaman padi harus disemaikan lebih dahulu. Pesemaian itu harus disiapkan dan dikerjakan dengan baik, maksudnya agar diperoleh bibit yang baik, sehingga pertumbuhannya akan baik pula. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan persemaian sebagai berikut:

A. Memilih Tempat Pesemaian

Tempat untuk membuat pesemaian merupakan syarat yang harus diperhatikan agar diperoleh bibit yang baik.
Tanah harus yang subur, banyak mengandung humus, dan gembur.
Tanah itu harus tanah yang terbuka, tidak terlindung oleh pepohonan, sehingga sinar matahari dapat diterima dan dipergunakan sepenuhnya.
Dekat dengan sumber air terutama untuk pesemaian basah, sebab pesemaian banyak membutuhkan air. Sedangkan pesemaian kering dimaksudkan mudah mendapatkan air untuk menyirami apabila persemaian itu mengalami kekeringan.

Apabila areal yang akan ditanami cukup luas sebaiknya tempat pembuatan pesemaian tidak berkumpul menjadi satu tempat tetapi dibuat memencar. Hal itu untuk menghemat biaya atau tenaga pengangkutannya.

B. Mengerjakan Tanah Untuk Pesemaian

Tanah pesemaian harus mulai dikerjakan kurang lebih 50 hari sebelum penanaman. Karena adanya dua jenis padi, yaitu padi basah dan padi kering, maka tanah pesemaian juga dapat dibedakan atas pesemaian basah dan pesemaian kering.

• Pesemaian Basah

Dalam membuat pesemaian padi basah harus dipilih tanah sawah yang betul-betul subur. Rumput-rumput dan jerami yang masih tertinggal harus dibeersihkan lebih dulu. Kemudian sawah digenangi air, maksud digenagi air ini agar tanah menjadi lunak, rumput-rumputan yang akan tumbuh menjadi mati, dan bermacam-macam serangga yang dapat merusak bibit mati pula. Selanjutnya, apabila tanah sudah cukup lunak lalau dibajak/digaru dua kali atau tanah menjadi halus. Pada saat itu juga sekaligus dibuat petakan-petakan dan memperbaiki pematang. Sebagai ukuran dasar luas pesemaian yang harus dibuat kurang lebih 1/20 dari araeal sawah yang akan ditanamai. Jadi apabila sawah yang akan ditanami seluas 1Ha, maka luas pesemaian yang harus dibuat adalah 1/20 x 10.000 m² = 500 m². Adapun biji yang dibutuhkan adalah kurang lebih 75 gram biji setiap 1 m², atau sebanyak kurang lebih 40 kg.

• Pesemaian Kering

Prinsip pembuatan pesemaian padi kering sama dengan pesemaian basah. Rumput-rumput dan sisa-sisa jerami yang ada harus dibersihkan terlebih dahulu. Tanah dibolak-balik dengan bajak dan digaru, atau bisa dan halus. juga memakai cangkul yang terpenting tanah menjadi gembur. Setelah tanaha menjadi halus, diratakan dan dibuat bedenganbedengan. Adapun ukuran bedengan sebagai berikut : Tinggi 20 cm, lebar 120 cm, panjang 500-600 cm.

Antara bedengan yang satu dengan yang lain diberi jarak 30 cm sebagai selokan yang dapat digunakan untuk memudahkan : Penaburan biji, pengairan, pemupukan, penyemprotan hama, penyiangan, dan pencabutan bibit.

C. Penaburan Biji 

Untuk memilih biji-biji yang bernas dan tidak, biji harus direndam dalam air. Biji-biji yang bernas akan tenggelam sedangkan yang biji-biji yang hampa akan terapung. Dan biji-biji yang terapaung bisa dibuang. Maksud perendaman selain memilih biji yang bernas, biji juga agar cepat berkecambah. Lama perendaman cukup 24 jam, kemudian bijhi diambil dari rendaman lalu di peram dibungkus memakai daun pisang dan karung. Pemeraman dibiarkan selama 8 jam.

Apabila biji sudah berkecambah dengan panjang 1 mm, maka biji disebar ditempat pesemaian. Diusahakan agar penyebaran biji merata, tidak terlalu rapat dan tidak terlalu jarang. Apabila penyebarannya terlalu rapat akan mengakibatkan benih yang tumbuh kecil-kecil dan lemah, tetapi penyebaran yang terlalu jarang biasanya menyebabkan tumbuh benih tidak merata.

untuk melengkapi artikel tentang TAHAPAN PEMBIBITAN TANAMAN PADI, baca juga artikel lainnya seputar budidaya pertanian tanaman padi sbb :


D. Pemeliharaan Pesemaian

• Pengairan

Pada pesemaian basah, begitu biji ditaburkan terus digenangi air selama 24 jam, baru dikeringkan. Genangan air dimaksudkan agar biji yang disebar tidak berkelompok-kelompok sehingga dapat merata. Adapun pengeringan setelah penggenangan selama 24 jam itu dimaksudkan agar biji tidak membusuk dan mempercepat pertumbuhaan.

Pada pesemaian kering, pengairan dilakukan dengan air rembesan. Air dimasukan dalam selokan antara bedengan-bedengan, sehingga bedengan akan terus-menerus mendapatkan air dan benih akan tumbuh tanpa mengalami kekeringan. Apabila benih sudah cukup besar, penggenangan dilakukan dengan melihat keadaan. Pada bedengan pesemaian bila banyak ditumbuhi rumput, perlu digenagi aiar. Apabila pada pesemaian tidak ditumbuhi rumput, maka penggenangan air hanya kalau memerlukan saja.

• Pengobatan

Untuk menjaga kemungkinan serangan penyakit, pesemaian perlu disemprot dengan Insektisida 2 kali, yaitu 10 hari setelah penaburan dan sesudah pesemaian berumur 17 hari.

• Pemupukan