Tampilkan postingan dengan label Artikel Peternakan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Peternakan. Tampilkan semua postingan

CARA MEMELIHARA SAPI

Cara pemeliharaan sapi induk
Sapi indukan ini harus benar-benar diperhatika dalam pertumbuhan berat badannya jangan sampai terlalu gemuk maupun terlalu kurus. Apabila sudah mencapai birahi maka sapi induk ini harus segera dikawinkan.

Apabila dalam keadaan bunting 7-8 bulan sebaiknya sapi jangan dipakai untuk bekerja. Berikan makanan tambahan supaya ketika sapi sudah melahirkan dapat menyusui anaknya dengan maksimal.

Sebaiknya sapi yang baru melahirkan jangan dulu dipekerjakan di sawah atau dipekerjakan terlalu berat selama 1 – 2 bulan biarkan tenaganya pulih dulu, dan anak sapi mendapatkan pasokan susunya yang penuh.

Apabila induk sapi sudah memasuki waktu melahirkan sebaiknya kadang diberi alas jerami kering agar lunak. Hal ini penting agar pada waktu melahirkan si anak sapi tidak merasa kedinginan dan merasa nyaman. Disamping itu makanan yaitu rumput dan konsentrat yang diberikan harus baik nilai gizinya.


Ciri induk sapi yang berkualitas
Para peternak sapi biasanya menilai indukan untuk dijdikan bibit biasanya dilihat dari bentuk badan dan kesehatannya, cara lain untuk menyeleksi bibit ini yaitu:
Sifat individu yang baik, seperti bentuk tubuh, pertumbuhan, efisien dalam menggunakan makan.
Melihat kemampuan produksinya. Misalnya berat waktu lahir, berat wakyu disapih, pertambahan bobot badan tiap bulan, dan kualitas daging.
Pemenang dalam suatu kontes atau pameran

Adapun ciri sapi yang kurang baik untuk dipelihara atau cacat, seperti:
  • Sapi induk yang gagal membesarkan keturunan 2 kali berturut-turut
  • Sapi induk, yang gagal bunting walau beberapa kali dikawinkan padahal kualitas mani pejantanya baik.
  • Sapi yang abnormal
  • Pejantan yang jelek
  • Sapi induk yang keturunannya kerdil-kerdil
Cara pemeliharaan anak sapi
Biasanya setelah 30 menit sapi lahir sudah dapat berdiri dan menyusui induknya. Kalaupun belum dapat berdiri maka bisa kita bantu. Anak sapi yang baru lahir harus segera mendapat air susu pertama pada induknya, karena kualitas air susu induknya sangat membantu bagi pertumbuhan anak sapi ini.

Air susu yang bagus itu keluar pada hari ke 1-4, dan air susu ini juga sering disebut susu jolong atau colostrums, kenapa air susu ini sangat berkualitas? Karena ada beberapa zat-zat yang dapat berguna bagi pertahanan tubuh dan perkembangan anak sapi, zat-zat itu diantaranya:

1. Protein dalam jumlah yang lebih banyak dari susu biasa
2. Banyak mengandung vitamin, terutama vitamin A, vitamin B2, dan vitamin C.
3. Mengandung zat antibody
4. Sebagai obat urus-urus atau laxantia

Perlu diketahui bahwa sewaktu sapi belum lahir, pada ususnya terdapat kotoran yang berwarna hitam. Kotoran ini sangat disenangi oleh kuman-kuman penyakit. Oleh sebab itu, setelah lahir perlu segera dikeluarkan dengan cara meminum susu jolong.

Kotoran hitam yang keluar ini disebut dengan tahi gagak. Bila susu jolong dari induk tidak keluar dapat diberi susu jolong buatan yang terbuat dari, setengah liter susu murni, satu sendok the minyak kastrol, satu butir telur, dan seperempat liter air. Pemberiannya dilakukan selama 4 hari pertama.

Cara pemeliharaan sapi muda
Yang dimaksud sapi muda ialah sapi yang sudah sampai menjelang dewasa yaitu umurnya antara 3-15 bulan. Sapi muda di bawah 6 bulan perlu mendapat makanan halus seperti bubur (konsentrat) sebagai pengganti susu.

Cara pemeliharaan sapi jantan
Pemeliharaan sapi jantan tidak jauh berbeda dengan perwatan yang diberikan kepda sapi betina, namun yang membedakannya yaitu porsi makan sapi jantan harus lebih banyak jumalahnya dari sapi betina terutama jenis makanan yang mengandung konsentrat.

CARA MENENTUKAN JENIS KELAMIN ITIK


Mengetahui jenis kelamin itik merupakan hal yang penting dalam memulai usaha peternakan itik. apalagi jika tujuan beternak adalah untuk menghasilkan telur. adalah sangat lucu jika ternyata itik yang dipelihara ternyata lebih banyak ternak jantannya. Menentukan jenis kelamin itik gampang gampang susah. beda jika itik tersebut sudah dewasa, mungkin agak gampang membedakannya. Berikut tips yang dapat anda pilih dalam menentukan jenis kelamin DOD.

Hand Sexing; 
Hand sexing adalah cara menentukan bebek jantan betina dengan memegang dan melihat bagian anus / dubur / kloaka bebek. Pegang bebek dengan tangan kiri dengan punggung ke arah bawah serta tangan kanan membuka dubur. Jika ada tonjolan runcing warna putih seperti akar kecambah maka itu jantan, sedangkan apabila tidak ada maka betina. 

Voice Sexing;
Voice sexing adalah cara menentukan bebek jantan betina dengan mendengar suaranya. Pegang bebek dan tekan bagian pangkal leher di dekat tembolok. Jika suara serak maka jantan dan jika melengking nyaring itu bebek betina.

Bend Sexing; 
Bend sexing adalah cara membedakan kelamin betina dan jantan anak bebek/itik dod (day old duck) dengan melihat gerak-gerik bebek. Yang jantan kepala lebih besar, badan lebih besar, warna bulu gelap, gerakan lebih tenang, bulu kepala kasar panjang, paruh runcing gelap melengkung, sedangkan yang betina kebalikannya.

Cara melihat anatomi anak itik :

  • Peganglah anak itik dengan posisi punggung berada di bawah, bagian ekor terletak di antara ibu jari dan jari telunjuk, sedangkan kepala itik terletak di antara jari kelingking dan kedua jari lainnya. Selanjutnya ibu jari dan jari telunjuk menekan bagian atas dubur atau kloaka. 
  • Buka dubur secara perlahan-lahan dengan ibu jari maka alat kelamin akan terlihat dari kloaka. Pada itik jantan akan tampak tonjolan seperti ujung jarum atau seperti akar berwarna cokelat keabu-abuan, sedangkan pada itik betina tidak tampak adanya tonjolan .
  • Selain itu jenis kelamin itik meri dapat ditentukan dengan melihat warna kloaka atau dubur. Di mana dubur itik jantan berwarna agak kekuningan sedangkan itik betina berwarna agak kemerah-merahan.

BAHAN UNTUK PAKAN ITIK BERMUTU


Jika itik diberikan pakan komersial sepanjang hidupnya, biaya pakan akan sangat tinggi. Untuk mensiasatinya, itik dapat diberikan pakan alternatif yang dapat diperoleh peternak di lokasi budidaya. Di Tegal Jawa Tengah, peternak umunya memakai pakan itik komersial pada periode awal pertumbuhan anak itik, sekitar umur 4-6 minggu. Selanjutnya mereka menggunakan pakan alternatif seperti kepala udang, bekatul, serta jagung giling yang dicampur nasi. Peternak lazim juga memakai bekicot yang dihancurkan untuk pengganti konsentrat. Bila perlu tambahkan vitamin dan mineral. Banyaknya pakan disesuaikan dengan kebutuhan. Beberapa pakan alternatif yang dapat diberikan antara lain :

1. Bekatul
Bekatul merupakan dedak hasil dari proses penggilingan padi. Bobotnya sekitar 10% dari total berat padi. Dedak kaya karbohidrat sebagai sumber energi. Penggunaan bekatul hingga 75% dalam ransum itik petelur tidak mengganggu produksi telur asalkan kandungan nutrisi yang lain mencukupi.

2. Singkong
Singkong mudah ditemukan dan harganya murah. Bagian singkong yang dapat digunakan sebagai pakan itik adalah umbi yang yang dibuat tepung. tepung singkong atau gaplek mempunyai kandungan karbohidrat tinggi, bahkan hampir menyamai jagung, meski pun miskin protein. Kandungan proteinnya sekitar 2 %. Pada umbi singkong, sebagian besar sianida terdapat pada kulitnya. Pengupasan kulit umbi, perendaman dan pengeringan dapat menurunkan kadar sianida. Tepung singkong dapat digunakan dalam pakan itik hingga 30%. Pemberian tepung singkong dalam jumlah banyak dapat menyebabkan itik terserang mencret.

3. Bekicot
Bekicot dapat digunakan sebagai sumber protein itik. Bekicot segar mengandung protein kasar sekitar 15%. Kadar protein itu dapat digunakan dengan membuat tepung bekicot. Caranya, bekicot dipisahkan dari kulitnya, dikeringkan lalu digiling. Tepung bekicot yang dibuat dari bekicot mentah mengandung 52% protein, sedangkan tepung yuang dibuat dari bekicot rebus mengandung 32,7% protein. Penggunaan bekicot mentah dapat dicampurkan 15% dalam ransum itik, sedangkan tepung bekicot dapat dicampurkan hingga 20%.

4. Keong Mas
Keong mas kaya protein dan kalsium. Pemberian dalam bentuk segar dapat menyebabkan pengaruh negatif terhadap itik, yaitu menyebabkan penurunan produksi karena di dalam lendir keong terdapat suatu zat antinutrisi yang dapat menghambat pertumbuhan itik. Untuk itu dianjurkan menggunakan keong mas yang telah direbus. Kandungan zat antinutrisi yang ada akan berkurang atau bahkan hilang setelah proses perebusan selama 15-20 menit. Penggunaan keong dalam ransum itik dapat dicampurkan sebanyak 30%.

5. Cangkang Udang
Cangkang kepala dan kulit udang merupakan limbah yang bayak ditemui di daerah pantai, terutama daerah yang mempunyai pabrik kerupuk udang dan penampungan serta pengolahan udang untuk ekspor. Cangkang udang basah mempunyai kandungan 60-65% kadar air dan apabila dikeringkan mengandung 50% protein kasar, 11 % kalsium, 1,95% fosfor. Pemberin cangkang dan kulit udang dalam ransum itik dapat dicampurkan hingga 30%.

6. Ikan Rucah
Ikan rucah yang banyak terdapat dipelelangan ikan dapat digunakan sebagai sumber protein. Pemberian ikan rucah akan melengkapi kebutuhan protein jika diberikan bersama-sama dengan cangkang udang. Ikan rucah dapat digunakan dalam ransum itik dengan campuran sebanyak 40%.

7. Nasi Kering
Di Tegal Jawa Tengah, nasi kering dijadikan opakan tambahan untuk itik. Nasi kering dapat dijadikan sumber energi dengan penggunaan dalam campuran pakan sebanyak 30%.

8. Pakan Hijauan
Pakan hijauan merupakan salah satu komponen pakan yang memasok kebutuhan serat bagi itik. Wujudnya berupa daun-daunan hijau segar yang diberikan langsung kepada itik setelah dicacah. Pakan hijauan untuk itik antara lain kangkung, bayam, daun eceng gondok, sawi, kubis, dan genjer serta daun pepaya. Selain membantu melancarkan pencernaan itik, pakan hijauan juga memasok kebutuhan vitamin dan mineral. Biasanya 100 ekor itik dewasa diberi pakan hijauan sebanyak 4 Kg perhari. Penggunaan dalam ransum itik dapat dicampurkan sebanyak 5%.

Pada saat musim hujan, itik lebih mudah sakit. Produksi itik petelur bisa trun 30-40%, terutama bila kandang tidak cukup hangat menahan dinginnya cuaca. Sebagai langkah awal, kondisi kandang harus dibuat hangat, di bagian bawah lantai kandang perlu tersedia jerami sebagai alas tidur. Buat penutup di sekeliling kandang agar angin kencang tidak menerpa dan mengganggu istirahat. Langkah selanjutnya, perlu dilakukan perubahan komposisi pakan. Agar tubuh itik menjadi hangat, jumlah karbohidrat perlu ditambah dan mengurangi jenis-jenis bahan pakan yang berasal dari pakan basah seperti ikan rucah. Sedangkan pakan kering berupa loyang perlu ditambah. Bekatul tetap diberikan dalam jumlah sama untuk menjaga pakan itik tidak terlalu basah. Komposisi tersebut dapat diaplikasikan pada itik petelur maupun itik pedaging.

MEMBUDIDAYAKAN AYAM KALKUN


Pemilihan bibit unggul merupakan langkah awal untuk mendapatkan hasil yang berkualitas. Tentu saja bibit yang harus anda dapatkan yaitu jenis yang sehat dan bermutu tinggi. Pada saat membeli anda harus lebih teliti dalammelihat kondisi kesehatan ayam kalkun tersebut, anda bisa menanyakan kepada penjual tentang segala hal sebelum ayam ini di jual karena mungkin ada beberapa alasan kenapa ayam tersebut dijual. Apakah karena ayam tersebut sakit atau memang ayam tersebut di khususkan untuk dijual termasuk jenis makanan yang diberikan kepada ayam tersebut. Tanyakan juga umur ayam tersebut karena bisa jadi anda membeli ayam yang pertumbuhannya lambat. Untuk menjamin mutu bibit ayam yang akan anda beli sebaiknya anda membeli kepada peternak yang memang sudah berpengalaman.

Pemilihan lokasi.
Lokasi merupakan salah satu faktor yang juga berpengaruh dalam kelangsungan pertumbuhan dan bisnis ayam kalkun anda. Anda harus melakukan survei terlebih dahulu tentang keamanan, kenyamanan dan distribusinya agar usaha anda dapa berjalan dengan baik. Anda harus memastikan peternakan anda jauh dari ganguan tangan manusia, binatang maupun kemungkinan bencana alam akibat tanah longsor, banjir, angin dan berbagai ancaman yang dapat menghancurkan usaha anda dan juga bisnis anda. Ada baiknya anda memilih tempat yang mudah bagi and auntuk mendapatkan makanan tambahan dan juga mudah bagi anda dalam melakukan bisnis anda.

Jika anda bisa bekerja sama dengan pemilik perusahaan chatering atau rumah makan, anda dapat memanfaatkan untuk kemajuan bisnis anda. Tentu saja dengan mengambi sisa makanan yang biasanya menjadi sampah untuk and aolah menjadi pakan ayam kalkun dan anda juga bisa tawarkan untuk menyediakan menu ayam kalkun sehingga usaha anda akan menjadi lebih mudah dan hasil panen anda pun sudah anda yang akan menampungnya.


Sistem perkandangan.
Kandang merupakan rumah atautempat untuk berteduh dan melindungi diri dari berbagai ancaman yang datang dari luar. Jika anda ingin agar peliharaan anda merasa nyaman di kandangnya, maka buatlah kandang yang ideal untuk binatag peliharaan anda. Ukuran kandang harus sesuai dengan pola hidup dan mereka, jika memungkinkan buatlah kandang dengan latar hidup mereka agar populasi dapat tumbuh dengan sempurna yang nantinya akan menguntungkan anda. Sebaiknya arah posisi kandang ke timur agar matahari pagi bisa masuk ke dalam kandang. Anda juga bisa menggunakan kulit padi sebagai alasnya agar selalu kering dan memberikan kenyaman kepada ayam-ayam kalkun yang anda pelihara.
Kandang yang anda buat harus mudah dibersihkan dari kotoran yang akan mendatangkan penyakit. Layout sistem perkandangan anda harus nyaman mulai dari pintu ke pintu, ventilasi dan jalan antara satu kandang ke kandang lainnya. Pisahkan kalkun sesuai umur agar tidak terjadi kriminalitas di antara mereka sehingga dapat merugikan bisnis anda. Kemudian pastikan tempat bertelur dan tempat mengeram aman dari gangguan ayam yang lain dan atur posisi tempat bertelur agar memudahkan anda dalam memeriksa perkembangan telur tampa menganggu ayam lainnya yang sedang mengeram.


Pemberian Makan
Anda bisa memberikan mereka makan sesuai kondisi dan umur ayam kalkun. Pertumbuhan biasanya membutuhkan gizi dan nutrisi yang lebih tinggi dan biasanya di toko-toko peternakan ayam telah disediakan pakan ayam sesuai umur dengan kode BR1, BR2 dan lainnya.
Atur juga jadwal makan dan sediakan pakan sesuai kebutuhan agar tidak ada sisa makanan yangbercecer dan nantinya akan menjadi penyakit jika anda malas atau tidak punya waktu untuk membersihkannya. Dan anda juga perlu mengatur letak air dan makanan berjauhan sehingga kandang akan tampak selalu bersih.


Perawatan Kesehatan
Kesehatan adalah satu hal yang mahal harganya, seandainya ternak anda sakit kemudian anda jual maka harganya pun akan turun drastis dibandingkan dengan ternak yang sehat. Ternak yang sehat akan menghasilkan produksi yang baik, bibit yng sehat dan juga sesuai tujuan usaha anda yaitu menghasilkan dompet yang sehat pula dengan hasil yang melimpah dari kesehatan ternak anda. Semenjak kecil hingga dewasa selal pantau perkembangan kesehatan mereka, beri vaksinasi bila perlu dan juga berikan suplemen agar terhindar dari penyakit sehingga ternak anda akan selalu sehat.

Ayam Hutan Hijau Yang Mempesona


Ayam hutan hijau, terutama yang jantan, bagai gadis cantik yang “sok jual mahal”. Begitu indah dipandang mata, namun sulit untuk didekati karena sifatnya yang liar.

Kepopuleran ayam hutan hijau meningkat akhir-akhir ini. Sebab dia banyak digunakan sebagai pejantan untuk menghasilkan ayam bekisar. Selain itu orang juga tertarik untuk memelihara karena sosoknya, terutama warna bulunya.

Mempesona Namun Liar

Bila diamati sosok yang jantan, maka dari jengger sampai ke ekor penuh dengan warna-warna yang beragam dan indah. Jenggernya yang tidak bergerigi berwarna unik, campuran ungu, merah, dan biru muda. Warna bulunya sendiri dominan hijau terang dengan bintik-bintik kuning di bagian sayapnya. Bila terkena cahaya, timbul warna-warni seperti pelangi.

Sayang, sosok si betina tidak semenarik yang jantan. Warna bulunya biasa saja, cokelat dengan bintik-bintik kuning pada bagian kepala sampai leher. Walau demikian, ayam hutan betina ini juga dibutuhkan untuk kelanjutan generasinya.

Ukuran badannya termasuk kecil bila dibandingkan dengan ayam kampung, yang jantan sekitar 30 cm dan yang betina 25 cm. Menurut Ir. Buyung Taurin, ketua jurusan Reproduksi dan Kebidanan Fakultas Kedokteran Hewan IPB, sifat ayam ini merupakan peralihan dari sifat burung ke ayam, yakni mencari makan dan bertelur di “bawah” namun tidurnya di pohon-pohon. Selain itu sifatnya liar sekali dan sulit dijinakkan. Meskipun sudah lama ditangkarkan, bila dipindahkan ke kandang baru dengan lingkungan yang baru pula ia akan kembali liar. “Kalau diganggu bisa stres dan akhirnya mati”, ujar Ali Thamin, SH, penangkar ayam hutan hijau di Jakarta.

Suara ayam ini juga mempesona. Frekuensi suaranya rapat dan beramplitudo tinggi. Karena suara uniknya ini pula ayam hutan hijau jantan banyak dicari untuk dikawinkan dengan ayam kampung betina, agar diperoleh ayam bekisar yang bersuara bagus.

Perawatan Ayam Hutan Hijau

Ayam hutan senang pada udara yang tidak terlalu lembap, dengan temperatur sekitar 27oC. malah musim bertelurnya hanya pada saat musim kering, 2 – 3 kali setahun. Pakan sebaiknya berbentuk butiran, seperti bentuk makanan di habitat aslinya, berupa jagung, kacang hijau, ketan hitam, dan gabah ditambah campuran pakan ayam ras dan ayam kampung dengan komposisi 1 : 1.

Ali Thamin memberi ayam ayam-ayam hutannya beras merah, jagung, kacang-kacangan, dan hijauan seperti rumput, kangkung, daun jambu, atau daun pepaya. Sebagai selingan bisa juga diberi udang, cacing, atau jangkrik.

Inilah gambar ayam hutan hijau yang membuat ia diburu orang karena bulunya yang berwarna-warni

Penyakit yang sering menyerangnya berak kapur dan cacingan. Penyakit ini bisa diobati dengan obat cacing yang diberikan pada minumannya, atau tetracol yang dicampurkan pada makanan dan minumannya. Untuk mencegah tetelo, minimal 6 bulan sekali divaksin.

Yang paling penting, harus diusahakan agar ayam tidak stress. Caranya dengan mengusahakan lingkungan yang tenang dan tidak banyak orang lalu-lalang. “Bahkan warna baju perawat kandang yang berbeda dengan yang biasa dipakai sehari-hari juga dapat membuat ayam ini menjadi stress. Kalau sudah mulai stress ayam ini bisa mati dalam waktu singkat,” tutur H. Ali Thamin.

Penyebaran di Indonesia

Ayam hutan hijau banyak terdapat di Jawa Barat bagian Timur, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Lombok, Sumbawa, dan NTT bagian Barat. Ayam ini asli Indonesia dan menjadi penghuni hutan-hutan di sekitar perkampungan.

Saat ini populasi di hutan mulai menipis, karena banyak ditangkap orang, terutama yang jantan, sebagai pejantan untuk mendapatkan ayam bekisar, atau untuk hobi dan tidak dikembangbiakkan. Alangkah baiknya mulai saat ini lebih dipikirkan penangkaran ayam hutan ini. Jangan sampai keindahan ayam hutan hijau hanya tinggal kenangan suatu saat nanti.