Tampilkan postingan dengan label Buah dan Sayuran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buah dan Sayuran. Tampilkan semua postingan

CARA MUDAH BUDIDAYA SAWI PUTIH

http://tipspetani.blogspot.com/2017/08/cara-mudah-budidaya-sawi-putih.html

Petsai atau sawi putih adalah jenis tanaman sayur daun yang berasal dari familiki Cruferae atau kubis-kubisan. Tanaman sawi putih ini konon berasal dari Tiongkok dan Asia Timur dan telah dibudidayakan sejak 2500 tahun yang lalu. Sawi putih banyak digemari masyarakat karena memiliki rasa yang enak dan juga kaya akan vitamin A, vitamin B dan vitamin C. 
http://tipspetani.blogspot.com/2017/08/cara-mudah-budidaya-sawi-putih.html


Cara Budidaya Sawi Putih
Syarat Tumbuh

Sawi atau Petsai akan tumbuh dengan baik pada daerah dengan ketinggian sekitar 1000 mdpl, yang memiliki suhu sekitar 19-21 derajat celcius, memiliki kelembaban udara sekitar 80%-90% serta memiliki curah hujan sekitar 100 sampai 1500 mm/tahun. Apabila syarat tersebut tidak terpenuhi, sawi putih akan tetap tumbuh namun kurang subur.

Persiapan Bibit Sawi Putih

Untuk setiap hektar lahan dibutuhkan sekitar 200 hingga 250 gram benih. Jika benih sudah disiapkan, selanjutnya semaikan benih ke media semai yang telah disiapkan sebelumnya. Media semai tersebut dibuat dengan mencampurkan tanam dengan pupuk kandang yang telah matang dengan perbandingan 3:1 atau 2:1. Media semai yang telah dicampur selanjutnya disaring dengan menggunakan ayakan pasir lalu dimasukkan ke dalam bumbungan semai yaitu semacam polybag yang terbuat dari daun pisang. Setiap hektar lahan dibutuhkan sebanyak 34.000 hingga 35.00 bumbungan semai.


Selanjutnya, buatlah bedengan dengan ukuran lebar 100 cm dan tinggi sekitar 15-20 cm untuk menyemaikan benih. Bagian sisi-sisi bedengan diberi pembatas dengan menggunakan bilah bambu atau kayu.

Sehari sebelum penyebaran benih, media semai disiram hingga bagian dasar bumbungan agar lembab. Benih ditanam satu per satu secara berurutan pada bagian tengah media. Setelah benih ditanam, timbun kembali permukaan media bumbungan dengan media semai setinggi 0,5 cm. Setelah itu, tutup bedengan persemaian selama 3-4 hari dengan menggunakan karung, daun pisang atau plastik hingga benih mulai berkecambah.

Setelah benih mulai berkecambah, buka penutup bedengan dan siram secara rutin agar kelembaban media semai terjaga. Jika bibit nampak terserang penyakit dumping off (bibit rebah), lakukan penyemprotan dengan menggunakan fungisida benlate dengan dosis 1 g/liter air atau orthocide dengan dosis 3 g/liter air.Setelah bibit berumur 18-20 hari atau bibit telah memiliki 2 helai daun sejati, bibit dapat dipindah tanamkan ke lahan tanam.

Persiapan Lahan Tanam

Lakukan penyiangan pda gulma atau tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh di lahan tanam, setelah itu, tanah pada lahan tanam yang akan digunakan untuk budidaya sawi putih di gemburkan terlebih dahulu dengan menggunakan cangkul. Jika pH tanah kurang dari 5,0, maka lakukan pengapuran.

Setelah itu lakukan pemupukan dasar pada lahan dengan menggunakan pupuk kandang atau pupuk kompos. Selain menggunakan dua pupuk itu dapat pula menggunakan pupuk NPK.

Penanaman Sawi Putih

Sebelum menanam sawi, buatlah lubang tanam sedalam cangkul atau berukuran sekitar 30 cm x 30 cm x 30 cm dengan jarak tanam sekitar 50 cm x 60 cm. Waktu yang baik untuk melakukan penanaman yaitu pada pagi atau sore hari. Jika lubang tanam sudah iap, selanjutnya lakukan penanaman. Masukkan bibit ke dalam lubang tanam, lalu masukkan tanah halus sedikit demi sedikit dan tekan perlahan agar bibit berdiri tegak. Setelah itu, siram bibit dengan menggunakan air hingga benar-benar basah.

Pemeliharaan Sawi Putih

Penyiraman

Penyiraman dilakukan sebanyak 1-2 kali sehari pada awal tanam yaitu pada pagi dan sore hari.

Pemupukan Susulan dan Sanitasi Lahan
Pemupukan susulan dilakukan sebanyak 2 kali yaitu saat sawi putih berumur 2 minggu dan 4 minggu. Pupuk yang diberikan berupa pupuk urea. Za dan KCl. Pemberian pupuk ini dilakukan dengan cara melingkari tajuk tanam sejauh 15-20 cm dengan kedalaman sekitar 10 cm – 15 cm. Sanitasi lahan dilakukan 1-2 kali sebelum pemupukan yaitu saat tanaman berumur 2 minggu dan 4 minggu.

Pencegahan Hama dan Penyakit
Untuk mencegah hama dan penyakit, lakukan penyemprotan pestisida secara rutin setiap 1-2 minggu sekali dengan dosis sesuai dengan populasi hama.

Penjarangan dan Penyulaman
ketika tanaman sawi berumur sekitar 10-15 hari, lakukan penjarangan. Karena tanaman sawi putih berumur pendek yaitu hanya 2-3 bulan saja, penyulaman hampir tidak dilakukan. Namun, jika ada tanaman mati harus segera diganti dengan bibit yang baru.
Masa Panen Sawi Putih

Sawi putih/Petsai yang sudah berumur 25-65 hari (bergantung pada varietasnya) sudah siap untuk dipanen. Ciri-ciri sawi putih yang siap panen yaitu krop kompak dan berukuran besar. Cara memanen sawi putih yaitu dengan memotong bagian batang di atas tanah dengan pisau tajam.

CARA BENAR BUDIDAYA TANAMAN BUAH TIN

http://tipspetani.blogspot.com/2017/08/cara-benar-budidaya-tanaman-buah-tin.html


Di Indonesia sendiri, budidaya Buah Tin masih sangat sedikit, karena Buah Tin ini sendirinya belum tidak ada di Indonesia karena harus mengimpor dari negara asalnya. Buah Tin mempunyai keunikan karena buah yang produktif tidak mengenal musim dan akan terus berbuah dan tidak memiliki bunga. Varian dari Buah Tin ini banyak, setidaknya ada 12 varian yang dapat kita temui yakni tin yordan, tin ungu, red palestine red turki, brown turki, negronne, black ischia, libya, black turki, long yellow, panace tiger, dan juga flanders. Pohon tin yordan merupakan yang paling terkenal di Indonesia karena sangat sering berbuah, jika buahnya matang akan berwarna menguning dan rasanya paling manis dari buah tin lainnya. Karena sering berbuah tanpa mengenal musim, Buah Tin jadi cocok untuk dibudidayakan dan peluang besar untuk mendapatkan untung. Berikut ini cara budidaya Buah Tin yang selalu panen sepanjang tahun.


http://tipspetani.blogspot.com/2017/08/cara-benar-budidaya-tanaman-buah-tin.html
Pedoman Budidaya Buah Tin Agar Berhasil

1. Pemilihan Bibit Pohon Buah Tin

Bibit pohon Buah Tin haruslah yang berkualitas yang ditandai dengan besaran dari batang bibit jika dilihat dari secara kasat mata. Besar batangnya jangan sampai sekecil batang pensil karena yang bagus haruslah minimal 2x batang pensil. Kemudian kondisi bibit pohon Buah Tin haruslah prima dan juga telah siap untuk dibawa seperti pada akar apakah akarnya kuat dan banyak atau tidak, atau bisa juga melihat tunas - tunas daun masih segar atau tidak dan juga pilihlah yang berdaun banyak. Jika memang melalui bibit Buah Tin, pilihlah buah yang berwarna hitam untuk dijadikan benih karena ciri dari Buah Tin yang enak dan lezat ialah semakin hitam.

2. Menyiapkan Benih
Setelah memilih bibit benih Buah Tin, selanjutnya ialah ambil buah tin yang telah mengering dan tua, lalu belah buahnya dan juga pisahkan biji yang ada dibuahnya. Jemur biji Buah Tin hingga kering dan angkat biji lalu diletakkan ditempat kering lagi teduh. Siapkan lokasi untuk digunakan penyemaian biji - biji dari Buah Tin, dengan ambil polybag atau bisa nampan khusus untuk penyemaian. Isi campuran tanah, sekam dan atau pupuk kandang serta pasir dengan mempunyai perbandingan 2:2:1. Diamkan tempat penyemaian 2 hari sebelum melakukan penyemaian. Saat ingin melakukan penyemaian, rendam dahulu bibit Buah Tin. Pisahkan bibit yang mengambang karena tumbuhnya akan kecil. Dan ratakan ditempat penyemaian dan tutup dengan tanah secara merata dan tipis. Penyiraman dilakukan dipagi dan sore hari secara rutin dengan menggunakan spray. Sekitar 3-5 minggu bibit Buah Tin akan mengeluarkan tunas. Setelah tunas mencapai 15 cm ketinggiannya, bibit dapat dipindahkan ke plastik polybag sebelum ditanam ditempat permanen.
http://tipspetani.blogspot.com/2017/08/cara-benar-budidaya-tanaman-buah-tin.html
3. Menyiapkan Lahan Tanam
Siapkan pot yang berukuran besar atau bisa juga drum bekas dengan memotong 2 bagian atau bisa juga diperkarangan rumah yang tidak terlindung dari sinar matahari dengan membuat lubang tanam 50x50 cm dan kedalaman 50x60cm, isi pot dengan campuran tanah dan juga pupuk kandang dengan perbandingan 1:1. Tanah yang digunakan haruslah yang gembur dan juga subur, dapat juga dicampur dengan pasir sedikit. Biarkan pot selama 2 minggu sebelum akan ditanami.

4. Menanam Bibit Buah Tin
Bibit dari Buah Tin yang siap ditanam bisa dipindahkan ketempat penanaman permanen dengan melepas polybag secara perlahan supaya tanah penyemaian tidak hancur. Masukkan ketempat tanam dan tutup kembali dengan menggunakan tanah, dan padatkan dengan perlahan. Setelah penanaman, siram bibit dengan sewajarnya agar buah tin tidak busuk.

5. Merawat Tanaman Buah Tin
Perawatan Buah Tin tidak begitu sulit karena tanaman ini telah beradaptasi dengan iklim yang ada di Indonesia. Dengan lakukan penyiraman secara teratur dipagi dan sore hari. Bersihkan tumbuhan liar yang ada disekitar buah tin. Untuk pemupukan, bisa dilakukan ketika umur pohon Buah Tin telah mencapai 4 bulan.

6. Pemanenan Buah Tin
Untuk pemanenan karena buah tin tidak mengenal musim, setelah 4 bulan penanaman buah tin akan mulai menghasilkan.

Budidaya Daun Pepaya Jepang


Pepaya jepang salah satu jenis pepaya yang banyak ditemukan di daerah jawa barat, jenis tanaman perdu dengan tinggi lebih dari 5 meter dengan daun majemuk mirip daun pepaya akan tetapi memiliki rasa yang berbeda dengan jenis-jenis pepaya pada umumnya karena tidak pahit dan mudah dibudidayakan, serta mudah tumbuh diberbagai tempat baik beriklim dingin atau panas.

Citarasa daun pepaya jepang tidak pahit sebagaimana jenis pepaya pada umumnya, serta lebih cocok seperti jenis daun singkong hanya tidak langu, pahit, dan sepet. Cara memasak juga tidak terlalu ribet karena daunnya lunak berair sehingga tidak butuh waktu lama untuk mematangkan daun hingga siap saji.

Tanaman ini juga cocok untuk pengganti daun singkong yang banyak digunakan oleh rumah makan padang karena potensi produksinya yang tinggi sehingga cocok sebagai usaha budidaya sayuran daun. Berbeda juga dengan singkong karen yang butuh waktu agak lama untuk panen dan butuh perawatan khusus untuk menghasilkan daun yang banyak. Sedangkan pepaya jepang mudah bertunas ketika batang dipangkas.

Asal-usul Pepaya Jepang
Asal-usul pepaya jepang dan namanya juga belum kami ketahuai sementara di daerah lain beda penamaan karena ada yang menyebut pepaya belanda, mungkin ada juga yang menyebut nama lain. Bibit yang kami tanam didapatkan oleh tetangga dari Bali, dan mungkin orang Bali memiliki penamaan tersendiri terhadap pepaya jepang.

Deskripsi Tanaman Pepaya Jepang

  • Tanaman perdu dengan tinggi lebih dari 5 meter.
  • Daun bergerigi membentuk jari dengan lebar sekitar 5 cm dengan perawatan yang baik.
  • Tanaman ini menyukai tanah yang memiliki unsur hara tinggi untuk menghasilkan daun yang lebar.
  • Berbatang kuat dan berbuku serta tunas muncul diketiak batang daun.
  • Memiliki umur yang cukup panjang.
  • Mudah tumbuh dan berkembang biak dengan stek batang.
  • Tidak memiliki umbi seperti tanaman singkong.
  • Rasa daun tidak langu, tidak pahit, tidak kaku, berair sehingga renyah dan lunak, serta tidak berbulu.

Dengan kondisi tanaman seperti ini, pepaya jepang layak Anda jadikan sebagai sarana bisnis pengembangan jenis sayuran daun baik ditanam di tanah, di pot menggunakan media sekam kering dan bakar, atau budidaya pepaya jepang secara hidroponik. Jika Anda kesulitan mendapatkan bibit pepaya jepang, atau sedang mencari di mana jual bibit pepaya jepang online, kami jual bibit pepaya jepang secara online dengan harga murah, silahkan hubungi kami di siniuntuk info selengkapnya.

Cara Tanam Sayuran dan Masa Panennya


Secara umum menanam sayuran ada yang bisa langsung ditanam langsung terutama untuk benih dengan ukuran yang besar, sedangkan benih yang ukurannya kecil perlu dilakukan penyemaian terlebih dahulu. Diantara alasannya adalah biji yang besar tentunya susah terbawa gangguan alam seperti hujan dan angin demikian juga kecambah yang dihasilkan juga lebih kuat. Begitu pun sebaliknya biji yang kecil apabila ditanam langsung kemudian terkena hujan atau diterpa angin tentu mudah tercecer kemana-mana, kecambah yang dihasilkan juga mudah rusak, patah dan roboh tentunya.

Mengenai Masa panen pun sebenarnya tergantung pertumbuhan tanaman semakin subur tanaman maka semakin cepat dia bisa dipanen. Anda yang menanam dengan metode hidroponik dengan menggunakan pupuk AB mix sehingga kebutuhan unsur makro dan mikro tanaman terpenuhi tentunya lebih cepat panen daripada tanaman yang ditanaman media tanah biasa. Pengalaman saya ketika berbincang dengan petani ibukota di bantaran kali, dia bercerita bahwa dia memanen caisim/sawi hijau pada umur 25 hari setelah semai padahal normalnya orang tua saya yang merupakan petani memanennya sekitar 45 hari. Perbedaannya adalah pupuk nitrogen yang diberikan oleh petani ibukota ini adalah berkali-kali yaitu setiap 3-5 hari sekali, sedangkan orang tua saya hanya memberi pupuk cuma sekali saja.

Berikut ini adalah tabel cara menanam dan masa panen beberapa sayuran semoga bermanfaat

Cara Penanaman Sayuran dan Masa Panennya

1 Caisim/Sawi Hijau, Sawi pahit dan pak choy
  • Cara penanaman Caisim/Sawi Hijau, Sawi pahit dan pak choy adalah dengan Disemai setelah tumbuh 3-4 daun sejati kemudian ditanam (dijadikan bibit terlebih dahulu) /Tanam langsung dengan disebar di media tanam
  • Masa Panen adalah 40-60 hari dari biji atau 25-30 hari setelah tanam dari bibit.

2 Petsai /Sawi Putih 
  • Cara penanaman Petsai /Sawi Putih adalah dengan Disemai setelah tumbuh 3-4 daun sejati kemudian ditanam (dijadikan bibit terlebih dahulu)
  • Masa Panen adalah 30-60 hari setelah tanam dari bibit (tergantung varietas)

3 Kol hijau , kol merah 
  • Cara penanaman Kol hijau , kol merah  dalah denganDisemai setelah tumbuh 3-4 daun sejati kemudian ditanam (dijadikan bibit terlebih dahulu)
  • Masa Panen adalah 3-4 bulan dari penyemaian biji
4 Kembang Kol dan Brokoli 
  • Cara penanaman Kembang Kol dan Brokoli adalah denganDisemai setelah tumbuh 3-4 daun sejati kemudian ditanam (dijadikan bibit terlebih dahulu) 
  • Masa Panen adalah 55- 100 hari (tergantung varietas)

5 Selada Keriting, Selada krop 
  • Cara penanaman Selada Keriting, Selada krop adalah denganDisemai setelah tumbuh 3-4 daun sejati kemudian ditanam (dijadikan bibit terlebih dahulu) 
  • Masa Panen adalah 2-3 bulan setelah semai

6 Bayam (hijau/merah) 
  • Cara penanaman Bayam adalah dengan Tanam langsung dengan disebar di media tanam tutup dengan tanah halus setengah cm 
  • Masa Panen adalahMulai umur 25 hari, bertahap setiap 5 hari sekali.

7 Spinach 
  • Cara penanaman Spinach adalah dengan Tanam langsung dengan disebar di media tanam tutup dengan tanah halus setengah cm 
  • Masa Panen adalah Mulai umur 30 hari bertahap setiap 5 hari sekali

8 Kangkung 
  • Cara penanaman Kangkung adalah dengan Tanam langsung dengan disebar di media tanam tutup dengan tanah halus setengah cm 
  • Masa Panen adalah Mulai umur 27 hari bertahap setiap 5 hari

9 Bawang daun 
  • Cara penanaman Bawang daun adalah dengan Disemai 
  • Masa Panen adalah setelah tinggi 10-15 cm kemudian ditanam (dijadikan bibit terlebih dahulu) 3 bulan setelah tanam

10 Terong 
  • Cara penanaman Terong adalah dengan Disemai setelah tumbuh 4 daun sejati kemudian ditanam (dijadikan bibit terlebih dahulu) 
  • Masa Panen adalah dimulai pada 70-80 hari setelah semai selanjutnya setiap 5 hari.

11 Tomat 
  • Cara penanaman Tomat adalah dengan Disemai setelah tumbuh 4 daun sejati kemudian ditanam (dijadikan bibit terlebih dahulu) 
  • Masa Panen adalah dimulai usia 9 minggu setelah tanam selanjutnya setiap 5 hari

12 Cabe 
  • Cara penanaman Cabe adalah dengan Disemai setelah tumbuh 4 daun sejati kemudian ditanam (dijadikan bibit terlebih dahulu) 
  • Masa Panen adalah dimulai usia 9 minggu setelah tanam selanjutnya setiap 5 hari

13 Pare 
  • Cara penanaman Pare adalah dengan Tanam langsung dengan memasukan 2 biji kedalam lubang sedalam 1- 2 cm kemudian ditimbun tanah 
  • Masa Panen adalah mulai usia 2 bulan dan diulangi setiap seminggu sekali

14 Gambas/oyong 
  • Cara penanaman Gambas/oyong adalah dengan Tanam langsung dengan memasukan 2 biji kedalam lubang sedalam 1- 2 cm kemudian ditimbun tanah 
  • Masa Panen adalah mulai usia 3 bulan dan diulangi setiap seminggu sekali

15 Timun 
  • Cara penanaman Timun adalah dengan Tanam langsung dengan memasukan 2-3 biji kedalam lubang sedalam 1- 2 cm kemudian ditimbun tanah 
  • Masa Panen adalah mulai usia 2 bulan dan diulangi setiap seminggu sekali

16 Kacang Panjang 
  • Cara penanaman Kacang Panjang adalah dengan Tanam langsung dengan memasukan 2-3 biji kedalam lubang sedalam 1- 2 cm kemudian ditimbun tanah berbunga pada umur 30 hari
  • Masa Panen adalah umur 45 hari

17 Kacang Buncis 
  • Cara penanaman Kacang Buncis adalah dengan Tanam langsung dengan memasukan 2-3 biji kedalam lubang sedalam 1- 2 cm kemudian ditimbun tanah panen 
  • Masa Panen biasanya sudah bisa dilakukan setelah 60 hari atau polong kacang sudah cocok disayur.

18 Kacang Kapri 
  • Cara penanaman Kacang Kapri adalah dengan Tanam langsung dengan memasukan 2-3 biji kedalam lubang sedalam 1- 2 cm kemudian ditimbun tanah 
  • Masa Panen Umur 70-90 hari

19 Lobak 
  • Cara penanaman Lobak adalah dengan Langsung Tanam sedalam 1 cm 
  • Masa Panen Umur 60-80 hari

20 Wortel 
  • Cara penanaman Wortel adalah dengan Tanam langsung dengan disebar di media tanam tutup dengan tanah halus setengah cm 
  • Masa Panen adalah 3-4 bulan
reff : https://petanirumahan.com