Tampilkan postingan dengan label Tanaman Buah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanaman Buah. Tampilkan semua postingan

CARA PEMBUDIDAYAAN BUAH MELON YANG BAIK

http://tipspetani.blogspot.com/2017/09/cara-pembudidayaan-buah-melon-yang-baik.html
CARA PEMBUDIDAYAAN BUAH MELON YANG BAIK
Salah satu jenis buah yang biasa dilihat dan disukai secara umum oleh masyarakat yang mempunyai rasa yang manis dan dapat menyegarkan dan banyak di idolakan banyak orang, apalagi pada waktu musim kemarau atau udara terasa panas sekali, buah apakah itu !!! yah inilah buah melon. Buah ini sangat memiliki aroma yang khas yang wangi mambuat buah ini semakin nikmat dan lezat saat dimakannya. 

baca juga artikel lainya di blog tipspetani seperti:
1. CARA MENANAM TANAMAN BUAH CERI YANG BAIK
2. CARA BERCOCOK TANAMAN CENGKEH DENGAN MUDAH
3. CARA PEMBUDIDAYAAN TANAMAN  BAMBU
4. PANDUAN BUDIDAYA LIDAH BUAYA DI POT ATAU POLYBAG

Bagi yang suka atau yang hobi bercocok tanam apa salahnya untuk mencoba menanam buah melon diantara tanaman yang anda miliki dihalaman rumah maupun kebun dibelakang rumah anda. Apalagi untuk Negara Indonesia memiliki tanah yang secara umum tingkat kesuburan yang sudah cukup bagu menumbuhkan pohon melon tersebut.

Untuk penanaman buah melon ini cukup terbilang sederhana, hanya tinggal ambil beberapa biji dari bagian tengah buah melon dan meletakkannya ditanah yang telah digemburkan dan diberi air terlebih dahulu. Kemudian tinggal di biarkan saja biji-biji tersebut tumbuh menjadi pohon melon lalu tinggal merawatnya dengan memberikan air secara rutin hingga pohon melon tersebut tumbuh semakin besar dan berbuah.

Dan sementara itu juga dengan budidaya melon bisa menjadi sebuah peluang usaha yang bisa mendatangkan keuntungan yang besar mengingat melon adalah buah yang sangat digemari. Namun untuk cara budidaya melon tentu tidak sama dengan cara menanam pohon melon yang hanya dijadikan sekedar hobi saja. Untuk dengan tingkat keberhasilan kita dituntut untuk memfokuskan diri dalam budidaya tersebut dan juga mengetahui tekniknya yang benar dalam menanam melon.

Untuk memulai budidaya melon ada baiknya kita pelajari langkah dahulu beberapa tips yang bisa digunakan untuk menjalankan usaha ini dengan baik dan lancar. Tips yang pertama yakni bahwa kita harus terlebih dahulu memiliki keinginan atau kecintaan untuk membudidayakan buah melon ini sehingga saat bekerja nanti dengan sepenuh hati dan tidak dengan sekedarnya saja.

Berikutnya kita hasrus menyiapkan lahan yang bagus yaitu yang memiliki tanah yang subur dan cukup luas untuk usaha membudidayakan buah melon ini yang akan kita lakukan selanjutnya sebaiknya telah mencari beberapa hal dasar menjalankan usaha membudidayakan ini seperti dimana mendapatkan bibit untuk ditanam, dimana bisa mendapatkan pupuk yang pas untuk tanaman melon dan juga bagaimana memasarkan hasil dari budidaya tersebut nantinya. Nah berikut dibawah yang perlu diperhatikan bagaimana cara menanam buah melon tersebut yakni :

http://tipspetani.blogspot.com/2017/09/cara-pembudidayaan-buah-melon-yang-baik.html


Untuk mendapatkan hasil yang sempurna, maka perlu memperhatikan beberapa hal yang sangat penting yang salah satunya yaitu pemilihan lahan yang baik untuk menumbuhkan tanaman melon yaitu lahan yang terletak diketinggian antara 300 hingga 1000 mdpl.
Dan untuk air atau curah hujan yang diperlukan idealnya adalah sekitar 2000 hingga 3000 mm per tahun. Tanaman melon sangat memerlukan sinar matahari yang cukup lama yaitu sekitar 10 sampai 12 jam per hari. Lalu untuk kelembaban udara akan sangat baik jika lahan yang dipakai memiliki kelembaban udara sekitar 75%.

Untuk pembibitan buah melon ini bisa menggunakan plastic polibag yang disusun sedemikian rupa, kemudian jika telah ada biji-biji yang mulai tumbuh maka pindahkan ke dalam kantong-kantong plastic polybag. Lalu sebelum ditanam dilahan yang telah dipersiapkan sebelumnya bibit melon terlebih dahulu akan ditumbuhkan didalam polybag hingga beberapa hari. Biasanya tanaman melon siap dipindahkan untuk ditanam diatas lahan yang mencapai usia kurang dari 10 hari.

Teknik menanam buah melon diatas lahan dengan baik dan benar, penanaman tidak bisa dilakukan secara sembarangan, terlebih dahulu membuat pola garis yang rapi sehingga usaha ini lebih mudah dan lancar. Untuk bibit melon yang masuk berusia sekitar 10 hari bisa dipindahkan ke atas lahan yang telah diatur, untuk waktu penanaman saat yang paling tepat untuk menanam buah melon yaitu pada waktu musim kemarau. Untuk mengatur tanam yang baik yakni sekitar 70 x 60 cm.

untuk menanam buat dulu lubang-lubang dilahan tersebut dengan memiliki kedalaman sekitar 8 cm, lalu tanam pohon-pohon melon yang telah siap tanam didalamnya. Berikutnya tanaman melon harus terus dirawat dengan cara memberikan pupuk dan mengairi lahan ketika pohon melon telah berbuah, dan kita juga harus menseleksi buah yang tumbuh dan menyisakan 2 atau 3 buah saja agar buah yang dihasilkan memiliki kualitas yang maksimal. Biasnya pada umur sekitar 3 bulan setelah masa tanam melon sudah bisa dipanen.

CARA MENANAM TANAMAN BUAH CERI YANG BAIK

http://tipspetani.blogspot.com/2017/09/cara-menanam-tanaman-buah-ceri-yang-baik.html

Buah Ceri (cherry) merupakan jenis buah yang banyak digunakan sebagai penghias kue, asal tanaman buah cherry ini adalah australia dan saat ini sudah banyak dibudidayakan di Indonesia. Buah ini juga memiliki banyak varian, ada yang memiliki rasa manis (prunus Avium), rasa asam (prunus cerasus), dan bahkan ada yang pahit (prunus emarginata). Tanaman buah ini menyukai iklim yang dingin, sehingga paling cocok dibudidayakan di daerah pegunungan seperti jawa barat dan daerah lain yang beriklim dingin, namun sekarang sudah banyak jenis cherry yang dapat dibudidayakan di daerah beriklim panas seperti Cherry Beach. Dikutip dari wikipedia, bahwa buah ceri memiliki banyak manfaat bagi kesehatan jika dikonsumsi. 

Beberapa manfaat buah cherry bagi kesehatan diantaranya Buah ceri mengandung antosianin, yaitu pigmen warna merah yang baik untuk kesehatan karena merupakan antioksidan. Selain itu, rutin mengkonsumsi buah ceri setiap hari dapat menurunkan jumlah kadar asam urat dalam tubuh, mencegah penyakit jantung, dan bahkan dapat menyembuhkan pirai.

baca juga artikel lainya di blog tipspetani seperti:

1. CARA BERCOCOK TANAMAN CENGKEH DENGAN MUDAH
2. PANDUAN BUDIDAYA LIDAH BUAYA DI POT ATAU POLYBAG
3. CARA PEMBIBITAN TANAMAN KENTANG AGAR HASIL MELIMPAH
4. CARA PEMBUDIDAYAAN BUAH MELON YANG BAIK

Cara menanam buah cherry dapat dilakukan secara vegetatif (cangkok, stek) dan juga generatif (biji). Jika anda menginginkan pohon cherry yang cepat berbuah, maka cara budidaya yang dilakukan adalah dengan vegetatif yaitu dengan mencangkok ataupun stek batang. Berikut beberapa langkah cara menanam buah cerry yang benar :

http://tipspetani.blogspot.com/2017/09/cara-menanam-tanaman-buah-ceri-yang-baik.html

Menyiapkan Bibit Buah Cherry

Untuk menyiapkan bibit buah cherry dari biji dapat dilakukan dengan mengambil biji dari buah cherry yang benar-benar tua, bahkan ambil dari buah yang sangat matang di pohon atau yang jatuh. Bersihkan daging buahnya, dan pisahkan bijinya. Jemur biji diterik matahari selama 1 hari untuk mengurangi kelembaban bijinya. angkat dan letakkan di tempat teduh.

Sebelum melakukan penyemaian, buah cherry harus didinginkan di lemari pendingin. Letakkan buah cherry di lipatan kertas tissue agar tertutup. kemudian masukkan di lemari pendingin (jangan di frezzer). Biarkan sampai 1 minggu, cara ini untuk mempercepat biji cherry bertunas.

Siapkan media semai dengan menggunakan pot atau polybag yang diisi campuran tanah, sekam padi yang dibakar, dan pupuk kandang. Setelah biji dikeluarkan dari lemari pendingin, biarkan selama 1 jam sebelum ditanam. Setelah itu semai biji tersebut ke media semai yang disiapkan. Letakkan semaian cherry di area yang teduh. Lakukan penyiraman untuk tetap menjaga kelembaban media semai, cukup menggunakan sistem penyiraman spray saja.

Jika anda tidak ingin menunggu lama, maka anda bisa mendapatkan bibit buah cherry di kios-kios yang menjual bibit tanaman. Biasanya bibit tanaman ini hasil cangkok atau okulasi. Untuk memastikan hal tersebut, periksa batang bibit yang akan anda beli, jika hasil okulasi maka ada bekas sayatan di pohonnya.

Namun hal yang paling penting adalah memilih bibit tanaman yang memiliki bentuk yang bagus dan kesuburan bibit yang terlihat dari daun dan batangnya.

Menyiapkan Lahan Tanam

Untuk menanam buah ceri (cherry) dapat dilakukan di tanah secara langsung dan juga bida ditanam di dalam pot. Untuk menghasilkan pohon cherry yang mampu berbuah banyak, maka tanamlah bibit cherry langsung ke tanah. Hal ini disebabkan nutrisi yang didapat jika ditanam di tanah secara langsung akan lebih banyak dibanding di dalam pot.

Buatlah lubang tanam dengan menggunakan cangkul dengan ukuran 50cm x 50cm dengan kedalaman sekitar 50cm. Isi lubang dengan menggunakan pupuk kandang sampai 2/3 bagian terisi. Biarkan lubang tanam selama 3 minggu sebelum ditanami.

Jika anda ingin membudidayakan pohon buah cherry di dalam pot, maka ukuran pot harus besar atau bisa memanfaatkan potongan drum bekas. Isi pot dengan campuran tanah dan pupuk kandang. Dan biarkan terlebih dahulu sebelum ditanami agar pupuk benar-benar menyatu dengan tanah.

Menanam Bibit Cherry

Setelah bibit hasil semaian atau hasil cangkokan telah siap ditanam, maka lakukan penanaman pada media tanam yang telah disiapkan. Buka atau lepaskan bibit dari wadah semaian, lakukan secara perlahan agar tanah semaian tidak pecah. Masukkan ke lubang tanam dan lakukan penutupan. Lakukan penyiraman setelah bibit buah cherry selesai ditanam.

Melakukan Perawatan Tanaman

Perawatan yang dilakukan pada tanaman buah cherry terbilang cukup mudah, cukup dengan membersihkan tumbuhan atau rumput yang ada disekitar tanaman. Lakukan pemupukan secara berkala dengan menggunakan pupuk kandang. Atau jika anda lebih kreatif, pupuk kandang dapat dirubah ke pupuk cair dengan merendam pupuk kandang ke air selama beberapa hari, Kemudian air rendaman dapat disiramkan ke bagian akar tanaman.

Pemangkasan juga diperlukan untuk mempercepat pohon cherry berbunga dan berbuah, namun perlu memperhatikan pola tumbuh tanaman agar tidak menghambat pertumbuhan pohon cherry.

Masa Panen Buah cherry

Pohon cherry terbilang pohon yang unik, tanaman ini tidak menentu dalam berbuah. Pohon ini tidak bisa dipastikan dapat berbuah setiap setahun sekali. Pohon cherry dapat menghasilkan buah pada umur tanaman sekitar 3-4 tahun, namun ada juga yang dapat berbuah pada umur 1,5 tahun jika perawatannya baik dan ditanam dari bibit hasil cangkok atau okulasi.

Sumber : www.bijibersemi.com

CARA YANG BENAR BUDIDAYA NANGKA MADU

http://tipspetani.blogspot.com/2017/08/cara-yang-benar-budidaya-nangka-madu.html


1. Pemilihan Benih Nangka Madu
Benih yang digunakan untuk budidaya Nangka Madu ini haruslah yang sehat dan juga subur. Dengan membuat lubang yang berukuran 60 x 60 x 60 cm dan lubang tersebut dibiarkan dalam jangka waktu 1 hingga 2 hari lamanya. Untuk melakukan tahapan penanaman benih, dilakukan dengan membuat lubang yang ukurannya sebesar polybag yang terdapat dipertengahan lubang penanaman. Lepaskan polybag dan tanamkanlah benih didalam lubang yang telah disediakan. Setelah itu padatkan tanah yang ada dikeliling pangkal dengan keras dan sempurna, kemudia siram benih yang telah ditanam tersebut dengan air secukupnya agar tidak terlalu kering. Benih yang baru ditanam harus diikat dengan menggunakan kayu yang panjang dalam mendapatkan pertumbuhan pokok yang tegak lurus. Benih dari Nangka Madu ini juga perlu dilindungi dengan menggunakan dau kelapa guna mengurangkan kesan tegasan yang ada di ladang. Buat kondisi kelembapan tanah yang maksimal dengan cara melindungi bagian pangkal benih.

http://tipspetani.blogspot.com/2017/08/cara-yang-benar-budidaya-nangka-madu.html
2. Pengairan Nangka Madu
Pengairan menjadikan sistem yang sangat diperlukan disaat pokok nangka yang telah matang, apalagi telah mencapai kondisi berbunga dan juga berbuah. Sistem pengairan yang biasa digunakan untuk budidaya Nangka Madu ini ialah pengairan titis karena proses pengairannya yang sangatlah baik namun memerlukan cost pembangunan, operasi dan juga penyelenggaraan yang sangat rendah. Di sistem pengairan titis ini, air yang ditapis dibekalkan terus untuk setiap pokok nangka dengan cara perlahan dan juga bisa menggunakan penyebaran yang telah dipasang disatu rangkaian pipa yang ada dilokasi yang telah ditentukan.

baca juga artikel tentang tanaman buah lainnya :
CARA BUDIDAYA TANAMAN BENGKUANG
CARA BENAR BUDIDAYA TANAMAN BUAH TIN


http://tipspetani.blogspot.com/2017/08/cara-yang-benar-budidaya-nangka-madu.html
3. Panen Nangka Madu
Ciri buah Nangka Madu yang telah matang biasanya ditandai dengan tangka yang terlihat menciut dan juga dibagian tangkal buahnya membengkak. Jika diketok - ketok, buah Nangka Madu ini mengeluarkan bunyi kosong atau tidak padat. Nangka Madu ini biasanya akan cepat proses pematangan jika buahnya dibungkus. Pembungkusann sendiri dilakukan supaya terhindari dari hama seperti lalat buah. Buah Nangka Madu yang dibungkus ketika ukurannya mencapai 8-10 cm dan boleh dipetik ketika 14 minggu setelah pembungkusan.

PANDUAN BUDIDAYA TANAMAN BUAH DUKU YANG BENAR

 http://tipspetani.blogspot.com/2017/08/panduan-budidaya-tanaman-buah-duku-yang.html

http://tipspetani.blogspot.com/2017/08/panduan-budidaya-tanaman-buah-duku-yang.html



Duku merupakan salah satu jenis buah-buahan yang merupakan anggota dari suku Meliaceae. Tanaman duku berasal dari Asia Tenggara sebelah barat. Buah duku hampir sama dengan buah langsat, celoring, dan lainnya dengan berbagai variasi. Duku merupakan tumbuhan identitas provinsi Sumatera Selatan.

Pohon duku dapat mencapai ketinggian sekitar 30 meter. Batang pohon ini biasanya beralur dengan banir pipih muncul ke permukaan tanah. Kulit kayunya berwarna kelabu dengn bintik gelap dan jingga serta mengandung getah kental. Buah duku merupakan buah buni berbentuk jorong, bulat atau bulat memanjang dengan kulit buah berukuran sekitar 6 mm. Biji berwarna hijau terbungkus salut biji berwarna putih bening dan tebal, berair dan memiliki rasa masam hingga manis.



1. Syarat Tumbuh Tanaman Duku
Tanaman duku dapat tumbuh dengan baik pada daerah yang memiliki ketinggian tidak lebih dari 650 mdpl dengan curah hujan sekitar 15 mm – 2500 mm per tahun dan suhu sekitar 19°C. Tanah yang baik digunakan untuk budidaya yaitu tanah yang subur, kaya akan bahan organik, dan memiliki aerasi yang baik dengan derajat keasaman atau pH sekitar 6-7.

2. Persiapan Bibit Tanaman Duku
Benih yang akan dijadikan bibit di semai terlebih dahulu, media semai berupa campuran tanah dan pupuk organik dengan perbandingan sekitar 1 : 1. Persemaian tersebut dapat dilakukan di bedengan, keranjang ataupun polybag. Bibit semai disiram sebanyak 1-2 kali sehari secukupnya jangan berlebih. Setelah berumur sekitar 2 hingga 3 bulan dan bibit telah memiliki tinggi sekitar 30-40 cm dapat di pindah tanamkan ke lahan tanam.
http://tipspetani.blogspot.com/2017/08/panduan-budidaya-tanaman-buah-duku-yang.html

3. Persiapan Lahan Tanaman Duku
Lahan yang akan dijadikan lahan tanam duku di bersihkan terlebih dahulu dari gulma atau tanaman pengganggu lainnya, selanjutnya tanah digemburkan. Apabila lahan memiliki pH kurang dari pH yang ditentukan maka lakukan pengapuran. 1 hingga 2 bulan sebelum tanam, buatlah lubang tanam berukuran sekitar 0,6 m x 0,6 m x 0,6 m dengan jarak tanam sekitar 8 m x 8 m.

4. Penanaman Tanaman Duku
Setelah semua sudah siap, lakukan penanaman. Tanamkan bibit dalam lubang tanam yang telah dibuat selanjutnya timbun dan lakukan penyiraman setelahnya.

5. Pemeliharan Tanaman Duku
Penyiangan
Lakukan penyiangan terhadap gulma atau tanaman pengganggu lainnya yang ada disekitar tanaman duku agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan tidak berebut nutrisi dengan gulma tersebut.
Pemupukan Tanaman Duku
Pemupukan dilakukan dengan menggunakan pupuk organik , urea , TSP dan ZA dengan dosis sesuai dengan kondisi dan ukuran pada tanaman duku.
Penyiraman
Lakukan penyiraman yang cukup apabila pada musim kemarau, namun apabila tanaman telah tumbuh dengan kokoh maka penyiraman dapat dilakukan seperlunya saja.

6. Pemanenan Duku
http://tipspetani.blogspot.com/2017/08/panduan-budidaya-tanaman-buah-duku-yang.html
Tanaman duku berbunga sekaligus berbuah setelah berumur sekitar 12 tahun bahkan lebih. Namun apabila di tanaman dari bibit hasil cangkok atau sambung akan mulai berbuah setelah berumur sekitar 8 tahun.

Pemanenan dilakukan dengan cara memanjat pohon dan memotong tandan buah yang matang dengan menggunakan pisau atau gunting pangkas. Pemotongan tandan tersebut harus dilakukan dengan hati-hati agar batang tidak terluka karena bunga berikutnya akan muncul di sekitar tandan yang dipotong.

PANDUAN MEMBUAT KOPI BUBUK TRADISIONAL

http://tipspetani.blogspot.com/2017/06/panduan-membuat-kopi-bubuk-tradisional.html


Membuat Bubuk Kopi Hitam yang nikmat dengan cara tradisional dinilai lebih nikmat dan memberikan citarasa serta aroma yang lebih enak, hal ini dikarenakan dengan menggunakan cara tradisional dalam menggiling kopi bubuk, karakter asli dari kopi tetap terjaga karena itu lah banyak penggemar kopi yang masih lebih memilih pembuatan kopi bubuk secara tradisional.

secara prinsipnya, membuat kopi bubuk dengan cara tradisional memiliki serangkaian langkah yang saling berkaitan mulai dari pemetikan penyortiran, penggorengan sampai pengupasan kulit kopi, silahkan mengikuti panduan dibawah ini untuklebih jelasnya.

1. Pemetikan Buah Kopi

Pemetikan dilakukan pada buah kopi yang sudah benar-benar matang. Ciri-cirinya yatu buah tersebut berwarna merah sempurna, teksturnya cukup empuk, dan beraroma semerbak. Biasanya tanaman kopi akan menghasilkan buah pada akhir musim kemarau sekitar bulan September sampai Oktober. Buah-buah kopi yang telah dipetik lantas dikumpulkan di wadah khusus untuk disortir menurut ukuran dan tingkat kematangannya.

2. Penyortiran Buah Kopi

Penyortiran kopi dilakukan berdasarkan ukuran penampang dan tingkat kematangannya. Hal ini berguna untuk menjaga kualitas kopi terutama untuk buah yang bermutu bagus. Selain itu, penyortiran ini juga berguna supaya pada saat penggorengan biji kopi, maka semuanya akan matang secara merata karena ukurannya yang sama. Buah kopi mentah yang ikut terbawa sebaiknya dipisahkan tersendiri karena dapat merusak citarasa dan aroma kopi.

3. Pengupasan Kulit Kopi

Secara tradisional, buah kopi dikupas kulitnya dengan cara ditumbuk menggunakan alu di dalam lesung. Hati-hati saat memukulkan alu ke buah kopi jangan sampai menghancurakn buahnya. Setelah beberapa kali penumbukan biasanya lapisan kulit ari, daging buah, dan cangkang kopi akan terkelupas dengan sendirinya.

4. Penjemuran Biji Kopi

Biji-biji kopi yang sudah bersih selanjutnya dijemur di bawah sinar matahari langsung. Proses ini dilakukan selama 5-7 hari sampai kadar air yang terkandung di dalam biji kopi tersisa sekitar 30-35%. Biji-biji yang telah mengering sempuran ini kemudian dipindahkan ke penggorengan untuk dimasak/disangrai.

5. Penggorengan Biji Kopi

Wadah yang paling baik dipakai untuk menggoreng biji kopi adalah wajan besi yang cukup tebal sehinggga panasnya bisa merata dan stabil. Disarankan untuk memakai tungku kayu ketimbang kompor gas karena mampu menambah mampu menambah kenikmatan tersendiri pada kopi yang dihasilkan. Selama proses penggorengan, biji-biji kopi harus dibolak-balik secara rutin agar tidak gosong. Biji kopi digoreng sampai permukannya berubah warna menjadi cokelat kelam, aroma khasnya semakin keluar, dan mudah dihancurkan. Sebagai gambaran, proses penggorengan 2 kg biji kopi umumnya memakan waktu selama 2 jam.

6. Penggilingan Bubuk Kopi

Biji kopi yang telah disangrai hingga matang sempurna kemudian dipindahkan ke lesung untuk ditumbuk sampai halus. Lakukan penumbukan secara berulang-ulang menggunakan tenaga yang cukup agar bubuk kopi yang dihasilkan mempunyai tekstur yang halus. Setelah itu, bubuk kopi ini diayak untuk memisahkan partikel yang masih berukuran cukup besar. Sebaiknya serbuk kopi hasil proses pengolahan ini disimpan di dalam wadah yang bersih, kering, dan tertutup rapat sehingga kenikmatannya tetap terjaga.
sumber https://www.kopiindonesia.web.id

PANDUAN MENANAM JAMBU AIR MENGGUNAKAN POT

PANDUAN MENANAM JAMBU AIR MENGGUNAKAN POT


Jambu air adalah salah satu type buah yg mempunyai rasa manis pula mempunyai ragam kategori. Di Mana terhadap buah ini, sanggup dibudidayakan dgn gampang. Bahkan, sanggup diproduksi dalam jumlah yg berlimpah. Apalagi lagi, dgn adanya trik penanaman yg lebih praktis adalah dgn fasilitas pot ini, sanggup lebih gampang buat berbudidaya. Buat itu, Kamu dapat cobalah utk melaksanakan budidaya jambu air dalam pot ini bersama serta-merta nan praktis.

Terhadap pembuatan pembudidayaan jambu air di dalam pot ini, terdapat sekian banyak komponen yg mesti disiapkan apalagi dulu. Seperti halnya kepada step perdana adalah pemilihan bibit yg top, termasuk juga kepada sekian banyak petunjuk berikut ini, adalah :

Pilih bibit untuk jambu air ini, dapat lebih baik jika dari proses cangkok, bukan dari biji.
Bibit secara stek ini mesti berasal dari induk yg telah berbuah
Pemilihan bibit mesti telah berusia, setidaknya terhadap umur stek tatkala 2 hingga 3 bln.
Sesudah terhadap pemilihan bibit selesai, seterusnya yakni proses penanaman. Terhadap penanaman di dalam pot ini, mesti berisikan tanah yg subur pula pas utk tumbuhan jambu air ini. Tanah tersebut bukanlah dengan cara utuh 100%, namun pun dicampurkan bersama pupuk kandang bersama perbandingan 1 : 1.

Setelah Itu, sesudah fasilitas pot & tanahnya sudah siap, jambu air siap utk ditanamkan. Setelah Itu merupakan penataan tanaman dgn jarak 2, 5 meter sampai 3 meter. Maksud dari pemberian jarak ini yakni utk memberikan sela atas adanya sirkulasi hawa dari antar pohon.


Sesudah penanaman ini selesai, proses budidaya tanaman jambu air masihlah masihlah berlanjut. Yakni terhadap step penyiraman & pemupukan. Terhadap fase yg mula-mula merupakan penyiraman bersama 2 kali di tiap-tiap harinya. Trik penyiraman ini mampu dilakukan tiap-tiap pagi & sore hri dgn kran automatis.

Dikarenakan sanggup memudahkan proses tersebut. Lebih-lebih jikalau tabulampot jambu air ini dalam jumlah yg tidak sedikit. Tidak Sama dgn pemupukan yg dilakukan seminggu dua kali ini, memakai pupuk kandang. Bakal tapi, pemupukan ini berlaku sekali dalam satu pekan bilamana tanaman tersebut sedang berbuah.

Step ini termasuk juga kepada wujud perawatan tabulampot jambu air dari serangan hama & penyakit. Bilamana tanaman ini terserang oleh satu hama maupun penyakit, sehingga akan menggagalkan hasil panen. Utk itu, dimanfaatkan perlindungan berupa penanaman yg tertutup oleh kelambu. Kiat ini serta jauh lebih efektif buat menjaga keadaan tabulampot di tiap-tiap harinya.

Sesudah seluruh itu siap, tinggal menunggu periode panen. Di Mana utk musim ini mampu dipanen tiap-tiap ketika sebab bukan buah musiman. Bakal tapi, tanaman jambu air ini setidaknya sudah berumur 1, 5 sampai 2 thn. Sampai kepada umur tersebut, terhadap nantinya bakal berbuah yg tidak sedikit & bukan musiman.

CARA PEMBIBITAN POHON ALPUKAT UNTUK HASIL MAKSIMAL

http://tipspetani.blogspot.com/2017/04/cara-pembibitan-pohon-alpukat-untuk.html



Untuk budidaya pohon buah Alpukat dapat dilakukan dengan cara vegetatif (stek batang/cangkok) ataupun generatif (melalui biji) sepertihalnya cara menanam pohon buah matoa ataupun cara menanam pohon duku. Namun jika anda menginginkan pohon buah alpokat yang cepat berbuah, maka cara dudidaya yang paling tepat dilakukan adalah dengan cara stek batang atau cangkok (vegetatif). Berikut Beberapa langkah cara menanam pohon Buah Alpukat yang benar agar dapat berbuah dengan lebat.


CARA PEMBIBITAN POHON ALPUKAT

Budidaya Alpokat dengan Mencangkok atau Okulasi

Pohon alpukat yang digunakan sebagai bibit cangkokan sebaiknya dipilih dari pohon yang memiliki riwayat buah yang baik (rasa, ketahanan terhadap hama, dan lain-lain). Lakukan pencangkokan dengan cara yang benar akan menghasilkan akar dan bibit yang bagus. Pilihlah cabang pohon alpukat yang terlihat subur, tidak terlalu banyak cabang-cabang baru, dan tidak terlalu tua atau terlalu muda.

Setelah cangkokan mengeluarkan akar, potong pada bagian pangkal cabang (sekitar 3 cm dari cangkokan), dan masukkan ke dalam polybag untuk dilakukan penyemaian dengan terlebih dahulu melepas penutup cangkokan. Letakkan bibit di area yang teduh dan lakukan penyiraman, biarkan bibit hasil cangkokan mampu beradaptasi dan mengeluarkan bayak akar sebelum dipindahkan ke lahan tanam permanen.

baca juga


Budidaya alpukat dengan Biji

Untuk menanam Alpokat dari biji dapat dilakukan dengan melakukan penyemaian biji alpukat terlebih dahulu, biji alpukat yang disemai harus dipilih dari buah alpukat yang tua. Belah buah alpukat dan ambil bijinya, jemur biji alpukat sekitar 3 jam dan angkat kemudian legtakkan di tempat teduh. Semailah Biji tersebut di dalam polybag semaian sampai bibit memiki tinggi sekitar 1 meter (siap tanam). Setelah bibit yang disiapkan siap tanam, maka bibit alpukat dapat dipindahkan ke lahan tanam permanen yang sudah disiapkan. 


Jika anda menginginkan Pohon alpukat dari hasil semaian biji dapat segera berbuah, maka lakukan sambung pucuk atau okulasi dengan mengambil tunas dari pohon alpukat yang sudah berbuah sebagai batang atasnya dan batang bawah menggunakan pohon alpukat hasil semaian biji. 

Membuat Lubang Tanam

Buatlah lubang tanam pohon buah alpukat dengan ukuran 60cm x 60cm dengan kedalaman 60-80cm. Jika anda menanam bibit dari hasil cangkok maka buatlah lubang tanam yang relative lebar, jika bibit dari biji maka buat lubang yang dalam.

Jika penananman akan dilakukan dalam jumlah banyak, buatlah lubang tanam yang sama dengan jarak 6m x 6m antar lubang agar memberikan ruang tumbuh bagi pohon alpukat. Isi lubang menggunakan pupuk kandang sampai 2/3 bagian terisi, dan biarkan lubang tanam selama 3-4 minggu sebelum ditanami agar pupuk kandang meresap ke tanah..

baca juga

Menanam Bibit Alpukat

Setelah bibit siap tanam, langkah selanjutnya adalah memindahkan bibit ke lubang tanam permanen yang disiapkan. Buka pelastik polybag dengan perlahan, usahakan jangan sampai Tanah yang ada di polybag semaian hancur. Masukkan bibit ke lubang tanam, dan tutup menggunakan Tanah sisa yang ada di sekitar lubang tanam. Lakukan penyiraman setelah semua bibit tertanam pada lubang-lubang yang disediakan.

Merawat Tanaman Alpukat

Perawatan yang diperlukan dalam menanam alpukat adalah penyiangan, penyulaman, pemupukan, dan pemangkasan. Pembersihan rumput atau gulma-gulma disekitar tanaman alpokat (penyiangan) wajib dilakukan terutama saat pohon alpukat baru ditanam atau masih kecil, jika sudah besar maka rumput liar akan sedikit yang tumbuh karena ternaungi oleh rimbunnya pohon alpokat 

Memanen Buah Alpukat

Pohon alpukat biasanya akan mulai berbuah pada usia 10-15 tahun jika ditanam melalui biji, jika ditanam dengan sistem vegetatif biasanya akan berbuah pada umur 5-8 tahun tergantung dari perawatan yang dilakukan.


http://tipspetani.blogspot.com/2017/04/cara-pembibitan-pohon-alpukat-untuk.html

http://tipspetani.blogspot.com/2017/04/cara-pembibitan-pohon-alpukat-untuk.html

http://tipspetani.blogspot.com/2017/04/cara-pembibitan-pohon-alpukat-untuk.html

CARA AGAR BUAH TIDAK PECAH PADA TANAMAN BUAH


Pecah pada buah pada umumnya disebabkan oleh unsur N (Nitrogen) yang terlalu tinggi pada tanaman. Terkadang mungkin kita bingung manakala kita hanya memberikan pemupukan dengan unsur N yang sedikit namun buah masih tetap saja pecah. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah musim. Ya, air hujan banyak mengandung unsur N. Jadi curah hujan yang tinggi juga dapat menyebabkan buah menjadi pecah. Perlu kita siasati tentang buah pecah dan penanggulangannya.

                           baca juga :
  • Solusinya yaitu tanam buah dalam sungkup atau greenhouse. Tetapi jika tidak memungkinkan maka bisa kita terapkan trik trik berikut ini:
  • Usahakan pohon jangan sampai tergenang air
  • Sekitar 1 meter dari pohon tanah ditinggikan agar air tidak menggenang
  • Berikan pemupukan P dan K dua kali lipat lebih banyak dari biasanya
  • Berikan pemupukan Ca dan Mg 1,5 kali lipat lebih banyak dari biasanya,
  • atau yang tadinya tiga minggu sekali menjadi dua minggu sekali dalam pemberian pupuknya
  • Buat drainase atau saluran air agar air tidak menggenang

MANFAAT YANG TERKANDUNG PADA BUAH LANGKA DEWANDARU

Buah Dewandaru itu cukup mungil dengan warna yang cerah dan bentuk yang menarik. Warnanya berubah secara bertingkat dari hijau, kuning, oranye dan merah sesuai dengan tingkat kematangan buahnya. Ada biji kecil berwarna coklat di dalamnya.


Di daerah lainnya, Dewandaru dikenal dengan nama ceremai londo, karena bentuknya mirip dengan buah ceremai. Hanya saja bedanya bila buah ceremai berwarna tetap, tetapi buah Dewandaru ini bisa berubah warna saat proses kematangan buahnya.

baca juga :


Walau berukuran cukup mungil, buah Dewandaru yang bernama latin Eugenia uniflora ini ternyata mempunyai khasiat untuk mencegah kerusakan oksidatif akibat radikal bebas yang tidak dapat diatasi oleh antioksidan endogen dalam tubuh.


Dalam berbagai penelitian, buah dan daun dewandaru terbukti bisa mencegah munculnya kanker atau tumor. Warna merah buah dewandaru menunjukkan bahwa di dalamnya terdapat kandungan senyawa tertentu golongan karotenoid.


Begitu juga dengan daun dewandaru ditemukan senyawa fenolik yang bermanfaat sebagai antioksidan. Karotenoid dan fenolik berkhasiat sebagai antioksidan yang bekerja melawan radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh manusia.




Jika Anda memanfaatkan buah dewandaru, sebaiknya buah ini dijus terelebih dahulu atau dimakan langsung. Buah dewandaru yang sudah masak mengandung likopen yang tinggi.

Perlu juga Anda ketahui bahwa kandungan likopen bisa menurun apabila diolah menjadi produk dan menggunakan cara tertentu. Diperlukan teknik khusus dalam pengolahannya agar kandungan likopen tidak berkurang terlalu banyak.
Selain sebagai antioksidan , dewandaru juga bisa mengatasi diare dengan menggunakan biji dewandaru.
Para ilmuwan meneliti sejauh mana biji dewandaru berkhasiat sebagai anti kuman. Ternyata protein biji dewandaru mampu menghambat pertumbuhan berbagai macam kuman, di antaranya adalah kuman penyebab diare.
Sayang, tanaman Dewandaru termasuk cukup langka dan jarang bisa dijumpai. Kalaupun ada yang pernah mengetahui tanaman itu, mungkin mereka hanya menganggapnya sebagai tanaman hias saja dan tak menyangka jika begitu banyak manfaat yang terkandung dalam buahnya.

Sekilas Tentang Buah Jabuticaba ( Anggur Brazil )

Permukaan batang pohon itu tampak berwarna ungu kehitaman karena dipenuhi oleh buah yang berbentuk bulat Sepintas buah itu mirip dengan buah anggur baik kulit atau daging buahnya. 


Bedanya bila buah anggur mengerombol dalam satu tangkai, buah yang satu menggerombol memenuhi permukaan batang pohon.

baca juga 



Karena hal itulah yang menjadikannya juga dikenal dengan nama Anggur Brazil karena memang asal tanaman itu dari negara Brazil . Rasa buahnya sendiri manis yang bercampur asam. 


Ada pula yang mengatakan rasanya campur antara buah sirsak, srikaya, anggur atau manggis sesuai dengan umur dan tingkat kematangan buah.


Buah itu bernama Jabuticaba atau Jaboticaba yang bernama latin Myrciaria cauliflora. Mungkin nama buah yang berdiameter 3-4 cm itu masih cukup asing terdengar bagi orang awam, walau sebenarnya sudah populer bagi penyuka tanaman buah.


Selain bisa langsung dimakan dengan daging buah yang berwarna putih dan terasa agak kenyal, buah Jabuticaba juga biasa digunakan untuk membuat selai, jelly, minuman jus atau wine, atau campuran kue . Selain itu juga biasa digunakan sebagai obat-obatan tradisional .


Caranya dengan dikeringkan dibawah sinar matahari lalu direbus. Hasil rebusannya dipercaya dapat mengobati sakit batuk berdarah, asma, diare, dan radang tonsil. Sedangkan dalam pengobatan modern , buah ini dpercaya memiliki banyak khasiat sebagai zat antioksidan, antiradang, dan antikanker kaena mengandung zat yang diberi nama Jaboticabin.


Pohon Jaboticaba terbilang rajin berbuah karena dalam setahun bisa sampai dua hingga tiga kali berbuah. Semakin dewasa semakin lebat buahnya dan jika ditanam di daerah dataran tinggi, siklus berbuahnya lebih panjang. Jeda berhenti buahnya juga sebentar karena begitu buah habis , segera muncul bunganya kembali .


Memiliki pohon Jabuticaba ini tentu sangat menyenangkan karena selain bisa sebagai tanaman hias juga dapat dinikmati hasil buahnya. Apalagi harga buahnya cukup mahal karena bisa mencapai Rp 100.000 per kg.

SEKILAS INFO TENTANG BUAH PARIJOTO DAN MITOSNYA

Ada pemandangan yang unik dan tak biasa di kawasan wisata religi Makam Sunan Muria di Kudus - Jawa Tengah. Di sana ada banyak pedagang buah Parijoto yang ditawarkan dengan harga yang tidak terlalu mahal


Buah itu berukuran cukup kecil yang banyak dan menggerombol dalam setiap tangkainya.
Warna buahnya merah muda hingga ungu tergantung tingkat kematangan buahnya. Sedangkan rasa buahnya ada yang asam yang bercampur dengan sepat. 



http://tipspetani.blogspot.com/2016/12/sekilas-info-tentang-buah-parijoto-dan.html


baca juga :


Ada mitos yang menarik tentang buah parijoto itu berkaitan dengan sejarah Sunan Muria. Konon bagi ibu hamil dianjurkan untuk memakan buah parijoto agar anak yang dilahirkannya bisa berwajah tampan atau cantik dengan kulit yang halus dan lembut. 


http://tipspetani.blogspot.com/2016/12/sekilas-info-tentang-buah-parijoto-dan.html


Begitu pula bagi pasangan yang belum memiliki anak, dengan memakan buah parijoto konon akan segera dikarunia momongan.


http://tipspetani.blogspot.com/2016/12/sekilas-info-tentang-buah-parijoto-dan.html


Parijoto sebenarnya merupakan tanaman liar yang tumbuh di lereng-lereng gunung dan di hutan-hutan pada ketinggian 800 m - 2300 m di atas permukaan laut. Tetapi pada saat ini, Parijoto sudah dibudidayakan sebagai tanaman hias karena bentuk buahnya yang eksotik dan atraktif dengan harga yang cukup mahal. 


http://tipspetani.blogspot.com/2016/12/sekilas-info-tentang-buah-parijoto-dan.html

Parijoto termasuk jenis perdu yang dapat mencapai tinggi 120 cm hingga 200 meter. Parijoto ini bernama latin Medinilla Speciosa merupakan anggota familia Melastomataceae, yang dikenal pula dengan nama Showy Asian Grapes.


http://tipspetani.blogspot.com/2016/12/sekilas-info-tentang-buah-parijoto-dan.html


Tanaman ini biasanya akan berbunga pada bulan November- Januari dan buah bisa dipanen bulan Maret -Mei. Buah ini mengandung zat kimia seperti kardelin, saponin, flavonid terutama pada buahnya, dan tanim terutama pada daunnya. 


http://tipspetani.blogspot.com/2016/12/sekilas-info-tentang-buah-parijoto-dan.html


Karena kandungan zat kimianya ini,Parijoto bisa dimanfaatkan untuk obat sariawan dan diare. 


http://tipspetani.blogspot.com/2016/12/sekilas-info-tentang-buah-parijoto-dan.html


Selain bisa langsung dimakan , buah Parijoto biasa dimakan dalam bentuk direbus atau diolah menjadi pecel dan rujak bersama dengan buah-buahan lainnya.



http://tipspetani.blogspot.com/2016/12/sekilas-info-tentang-buah-parijoto-dan.html


Bagaimana,apa Anda juga tertarik dan penasaran dengan buah Parijoto ini ?

PANDUAN MENGATASI HAMA PENYAKIT PADA TANAMAN BUAH PEPAYA

http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/panduan-mengatasi-hama-penyakit-pada.html

PANDUAN MENGATASI HAMA PENYAKIT PADA TANAMAN BUAH PEPAYA





1. Tungau (Tetranychus spp)
Tungau ini menyerang daun, dan akan menjadi hebat serta merajalela disaat musim kemarau. Terlebih-lebih lagi kalau terjadi kemarau panjang. Kerusakan ini akan terlihal paila daun antara jari-jari daun yang mengering.

Pemberantasannya :
Kalau secara tradisional, maka kita taburkan saja tepung belerang pada pagi hari setelah ada embun. Penaburan tepung belerang ini diberikan dibawah telapak daun. Bila kita akan memakai obat-obatan (insektisida) maka dapat pula diberi­kan demicron, lindani', orthane atau filidol untuk usaha pemberantasannya. Obat-obat ini bisa kita beli di toko-toko obat-obatan untuk pertanian atau bisa juga kita membelinya di BUUD.


2. Kutu Pseudaulacaspis Pentagona
Kutu ini akan tampak pada batang pepaya, dan bergerombol hingga akan kelihatan banyak sekali. Kalau dilihat sepintas lalu saja berupa perisai yang berwarna putih dan abu-abu seperti kulit batang pepaya itu sendiri. Sedangkan yang berwarna putih itu adalah kutu-kutu yang berjenis kelamin jantan dan yang abu-abu merupakan kutu yang berjenis ke­lamin betina.

Perisai kutu ini sering pula tertutup oleh kulit bagian atas dari batang pepaya yang tipis, sehingga tidak mudah diketahui bila belum dikenal

Pembasmiannya:
Pemberantasannya memang dapat dilakukan dengan mempergunakan insektisida seperti pemberantasan Tungau.


baca juga artikel lainnya tentang tanaman pepaya:




3. Keong (Achatina Fulica)

Sebenarnya keong ini merupakan hama dari setiap kebun yang tidak dipelihara kebersihannya. Serangan keong yang secara serentak ini akan dapat merusak kulit batang bagian atas dekat buah ataupun bunga.

Pemberantasannya:
  • Dengan cara mengumpulkan semua keong-keong tersebut dan membunuhnya.
  • Kalau saja kita mempunyai ternak bebek, maka keong tersebut kita manfaatkan untuk makanan bebek. Selain keong akan terbasmi habis dimakan bebek, maka bebek itupun akan bertelur semakin banyak.
  • Keong yang masih berada dibawah biasanya akan bersembunyi dibawah mulch. Akan tetapi pada sore harinya terutama sekali dimusim penghujan akan keluar dan mu­dah kita kumpulkan.4. Kelelawar dan Kutilang 
  • Dua jenis burung ini memang sangat senang dengan papaya, maka tidak ada cara-cara pembasmiannya untuk kedua jenis perusak ini. Hanya kalau melihat mereka kita halau saja. Namun biasanya kelelawar ini bila makan dan menyerang selalu malam hari.

5. Manusia Jahil
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/panduan-mengatasi-hama-penyakit-pada.html

Menghadapi hama yang satu ini memang sangat memusingkan, sebab tak jarang manusia pencuri ini selalu berkeliaran dan mengambil buah yang telah masak untuk dimakan sendiri ataupun bahkan dijualnya.

Pemberantasannya:Untuk memberantas hama berkepala hitam tersebut diatas bisa dikatakan hal yang paling sulit dibasmi, sebaiknya memang pohon pepaya yang telah mulai masak di kebun itu diberi penjagaan. Terutama selama malam hari. 

Untuk memudahkan mencari pepaya curian, maka sebaiknya memang buah pepaya yang telah besar-besar dan hampir masak itu diberi tanda khusus dan rahasia yang hanya diketahui oleh pemiliknya saja. Hingga tahu kalau pepaya yang dijual dipasar itu adalah pepaya curian dari kebun kita. Walaupun untuk itu kita juga tak bisa berbuat banyak.



Penyakit pepaya ini sebenarnya juga banyak, akan tetapi sebagian besar tidak membahayakan kehidupan dari pohon tersebut, maka kita juga akan menguraikan bagian-bagian yang terpenting saja. 


1. Jamur Pylhium Sp
Penyakit ini menyerang pada leher akar ataupun bagian akar. Akibat dari serangan ini maka akar pepaya akan dapat membusuk. Biasanya biang keladi dari datangnya penyakit ini adalah kurang baiknya dari pembuangan air hingga ba­nyak air yang menggenangi akar.

Pemberantasannya :
Penyakit ini tidak ada jalan lain untuk memberantasnya, kecuali dengan jalan memperbaiki got-got dan pembuangan airnya yang berada di dalam kebun itu sendiri. Kalau sudah ada gotnya maka got itu perlu diperdalam.


2. Bakteri Papayae
Penyakit ini menyerang pada daun pepaya, hingga kelihatan mengering dan dimulai dari pinggir daunnya. Terutama daun yang masih muda. Penyakit ini sudah berjangkit di ke­bun pepaya yang berudara lembab.

Pemberantasannya:
Beri kesempatan matahari masuk dan bersinar langsung, hingga keadaan kebun tidak menjadi lembab lagi

3. Virus Penyakit ini menyerang daun hingga daun itu sendiri menjadi keriting, berbintik-bintik dengan warna kuning. Daun­nya kelihatan cengkong dan tangkainya melayu hampir terkulai kebawah. Bila hal ini dibiarkan maka seluruh pohon akan mati.

Adapun virus ini dipindah pindahkan dari satu pohon kepohon lainnya oleh kutu-kutu daun yang sering dikenal dengan nama kutu Aphis.

Pemberantasannya: Untuk pemberantasan penyakit ini memang belum diketahui secara langsung, akan tetapi ada usaha pencegahan :

  • Basmi pohon dengan segera yang telah terserang virus ini.
  • Basmi kutu-kutu Aphis yang kelihatan pada daun-daun pepaya, dengan mempergunakan insektisida.Akan tetapi penyakit ini di Indonesia hampir dikatakan tidak ada, namun untuk Trinidad penyakit ini benar-benar sangat meraja lela, hingga banyak membunuh pohon-pohon pepaya yang sedang berbuah maupun yang sedang berkembang.