Tampilkan postingan dengan label Tanaman Obat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanaman Obat. Tampilkan semua postingan

CARA YANG AMPUH HILANGKAN UBAN DENGAN MENGGUNAKAN BIJI PEPAYA

http://tipspetani.blogspot.com/2016/12/cara-yang-ampuh-hilangkan-uban-dengan.html


Munculnya uban di usia muda membuat penampilan dan rasa percaya diri kita menjadi terganggu.

Rambut berubah menjadi putih karena terjadi perubahan pada melanin yaitu pigmen pada rambut, yang disebabkan karena kurangnya asupan oksigen yang diterima batang rambut.

Faktor yang mempengaruhi rambut beruban seperti dikutip dari infokecantikan.com yaitu :

1. Faktor Usia
Seperti disebutkan diatas, faktor usia mempengaruhi rambut uban. Semakin bertambahnya usia, maka rambut anda juga semakin lama menjadi putih.


2. Faktor Keturunan
Faktor keturunan turut mempengaruhi anda memiliki rambut uban di usia muda.


Jika anda memiliki riwayat orangtua yang demikian, maka bisa jadi hal tersebut diturunkan pada anda dan keturunan anda.


3. Faktor Nutrisi
Nutrisi tentunya mempengaruhi kesehatan rambut, seperti asam folat, vitamin B12, C dan E. Oleh karena itu ada baiknya anda menjaga asupan nutrisi tersebut.

4. Perawatan Rambut Yang Salah
Penggunaan hair dryer serta catok rambut akan membuat melemah dan rapuh. Akibat panas yang ditimbulkan alat tersebut, dapat mengganggu produksi melanin pada rambutanda.


5. Stress
Stress membuat pikiran dan otak menjadi letih.


Dalam kondisi tertekan, produksi melanin akan menjadi terganggu.
Oleh karena itu, olahraga yang cukup dan istirahat tentunya dapat mengurangi beban pikiran anda sehingga terhindar dari stress.
Bagaimana Cara Menghilangkannya?

Cara menghilangkan uban secara alami menggunakan biji pepaya sebenarnya cukup mudah.


Pertama-tama siapkan biji pepaya yang telah dijemur sampai kering, kemudian sangrai atau goreng tanpa menggunakan minyak.


Lakukan beberapa menit sampai biji pepaya mengering, kemudian tumbuk hingga halus.
Campurkan tumbukan biji pepaya tersebut dengan minyak kelapa secukupnya kemudian aduk dan ratakan.


Sampai disini, anda sudah berhasil membuat obat uban alami dari biji pepaya, langkah selanjutnya adalah oleskan pada rambutdan kulit kepala sampai merata sambil dipijat lembut.


Biarkan selama 2 jam kemudian bilas hingga bersih. Lakukan 1-2x seminggu untuk hasil optimal.


Cukup mudah bukan cara menghilangkan uban dengan biji pepaya?


Selain menggunakan biji pepaya tersebut, anda juga disarankan untuk mencukupi nutrisi rambut anda seperti disinggung diatas, konsumsi buah dan sayuran segar untuk menjaga kesehatan anda pada umumnya, dan rambut pada khususnya.


Pola hidup juga tak kalah pentingnya, hindari stress dengan berolahraga dan istirahat yang cukup.


Jangan lupa untuk menghindari produk perawatan rambut yang justru dapat merusak rambut dan melanin.


(Sumber:http://jabar.tribunnews.com)

KUNIR PUTIH UNTUK PENGOBATAN ALAMI

KUNIR PUTIH UNTUK PENGOBATAN ALAMI

Nama lokalnya antara lain: Kunir putih, Temu Rapet, Ardong (Jawa); Kunir Putih (Sunda); Konce Pet (Madura). Karena daunnya bercorak indah dan tumbuhnya tidak tinggi maka sosoknya menyerupai tanaman hias sehingga sering ditanam di pekarangan atau di dalam pot. la juga bisa ditemukan tumbuh liar di beberapa tempat di bagian timur Jawa sampai ketinggian kurang dari 750 mdpl. Selain digunakan sebagai campuran jamu tradisional, ia sering digunakan untuk kosmetika tradisional.

Terna tahunan dengan tinggi 30-70 cm ini tumbuh merumpun dengan batang semu yang tumbuh dari rimpangnya. Daun tunggal, helaian daun berbentuk lanset, panjang 20-30 cm, lebar 7,5-10 cm, ujung runcing, pangkal berpelepah, tepi rata, warnanya hijau muda dengan bagian tengah bercorak warna coklat.

Bunga keluar dari rimpang dengan batang semu yang amat pendek. Bunga bisa tumbuh menggerombol, sering mekar beberapa kuntum sekaligus, warnanya ungu muda kemerahan.

Akarnya berdaging membentuk rimpang yang tidak terlalu besar, yaitu seukuran telur puyuh. Dari rimpang induk keluar akar-akar kasar yang ujungnya terdapat anakan rimpang yang berair dan tampak tumbuh menggerombol menutupi rimang induk.

Jika rimpang dibelah terlihat warnanya putih pucat, berserat halus, dan rasanya pahit. Jika telah keluar bunga, menandakan rimpang siap di panen. Umbi muda bisa dijadikan lalap.

Rimpang mengandung minyak asiri berwarna kuning muda, agak berbau, mengandung borneol, sineol, metil khavikol, dan saponin.

Mengatasi Gangguan Pencernaan

Rimpang kunir putih digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan, sakit perut, perut mulas, bengkak karena memar, serta keseleo.

Mengobati Bengkak

Untuk mengobati bengkak, cuci bersih rimpang induk kunir putih yang segar, lalu tumbuk sampai halus. Jika menggunakan rimpang kering, tambahkan sedikit air. Tempelkan hasilnya pada bagian tubuh yang memar atau bengkak, lalu balut.

Mengobati Masuk Angin

Seduh serbuk kunir putih sebanyak 1 sendok teh dengan secangkir air panas, lalu tutup. Setelah dingin, minum beningannya.

PERBEDAAN POHON MIMBA DAN POHON MINDI

http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/perbedaan-pohon-mimba-dan-pohon-mindi.html


Banyak masyarakat beranggapan bahwa pohon mimba sama dengan dengan pohon mindi. Berikut ini ada beberapa perbedaan yang bisa dilihat dari pohon Mindi dan pohon Mimba. 
Untuk lebih jelasnya berikut pada foto dibawah ini :


http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/perbedaan-pohon-mimba-dan-pohon-mindi.htmlhttp://tipspetani.blogspot.com/2016/11/perbedaan-pohon-mimba-dan-pohon-mindi.html

kiri -kanan : batang pohon mimba-batang pohon mindi

http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/perbedaan-pohon-mimba-dan-pohon-mindi.html

kiri-kanan ; daun mimba-daun mindi

http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/perbedaan-pohon-mimba-dan-pohon-mindi.html

foto bawah : daun mindi muda (kiri)-daun mimba muda (kanan)

Jika daun mimba dicicipi, rasanya jauh lebih pahit daripada rasa daun mindi. Selain itu pada daun mindi, masih terlihat bekas gigitan serangga. Beda dengan daun mimba, yang biasanya bersih dari bekas gigitan serangga.

dari blog BPT Situbondo

PROSES PENGOLAHAN MIMBA

http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/proses-pengolahan-mimba.html


Bagian utama dari pohon mimba yang dimanfaatkan adalah daun dan biji. Berikut dijelaskan mengenai prosesing daun dan biji agar dapat dimanfaatkan, baik sebagai obat, pestisida, kosmetik, toilet teries, pupuk dan lainnya.


Biji mimba mengandung minyak sekitar 40%. Untuk memperoleh minyaknya dapat diperoleh dengan 2 (dua) cara ;

Cara pengepresan, yaitu dengan jalan mengepres biji mimba dengan suatu alat pengepres sehingga yang tersisa adalah bungkilnya yang biasanya masih mengandung minyak. Dengan cara ini minyak yang terambil antara 15-20 %, sehingga kandungan minyak pada bungkil masih tinggi, oleh karena itu banyak orang yang menggunakan bungkil mimba ini sebagai bahan pestisida dengan cara mengekstraknya dengan ethanol atau denan air dengan sedikit penambahan deterjen atau sabun colek, agar antara minyak dan air terjadi emulsi.

Ekstraksi dengan heksan : yaitu dengan cara mengaduk dan maserasi adukan tersebut, sehingga minyak yang terkandung dalam biji mimba tertarik dan bercampur dengan heksan. Selanjutnya heksan tersebut di rotavapor (diuapkan) untuk memisahkan pelarut heksan dengan minyak mimba. Dengan cara ini minyak yang terambil lebih tinggi, yaitu dapat mencapai antara 20 – 25%. Namun demikian, bungkil mimbanya masih mengandung minyak dan masih dapat digunakan sebagai bahan pestisida nabati, yaitu dengan cara mengekstraknya dengan ethanol, atau ada juga yang mengekstraknya dengan air yang ditambah sedikit emulsifier, biasanya deterjen atau sabun cair Teepol. Selanjutnya minyak yang diperoleh digunakan untuk berbagai keperluan, diantaranya pembuatan sabun mandi, shampo, pestisida, sabun pencuci tangan, pasta gigi dan lainnya.


Daun dapat digunakan langsung dalam keadaan segar, ataupun dikeringkan, sehingga di peroleh simplisia kering, namun ada juga yang dibuat tepung, sehingga lebih praktis pengemasannya. Dalam keadaan segar tidak memerlukan perlakuan khusus, hanya perlu dibersihkan dari kotoran yang menempel dengan cara dicuci, selanjutnya apabila akan digunakan sebagai obat, cukup menyeduh tujuh lembar daun dalam dua gelas air sampai menjadi satu gelas air. Simplisia kering daun diperoleh dengan cara mengering-anginkan daun sampai daun bisa diremas menjadi serpihan. Bisa juga dilakukan pemanasan dengan

oven yang dilengkapi fan (kipas angin) pada suhu maksimal 400C atau ada juga yang menjemur di bawah sinar matahari di bawah jam 10 pagi (tidak terlalu terik). Tepung daun mimba diperoleh dengan cara menggrinder simplisia kering tadi dengan alat khusus(grinder) atau dapat juga dengan alat penghancur yang ada pada mixer.

Pemanenan Biji Mimba

biasanya pohon mimba mulai berbuah pada bulan Oktober – November dan mulai tua/matang pada bulan Desember s/d Februari tahun berikutnya. memanen biji mimba hanya yang terjatuh dari pohon, karena buah tua/matang atau karena buahnya dimakan hewan seperti burung, kelelawar, tikus dan musang.

Mimba (Azadirachta indica A. Juss) merupakan tanaman multimanfaat karena selain dapat tumbuh dengan baik di daerah marginal yang panas dan kering, juga dapat berfungsi sebagai pohon reboisasi dan penghijauan, bahan pestisida nabati yang dapat mengendalikan OPT secara ramah lingkungan serta bahan pupuk organik yang selain mengandung unsur hara tanaman, baik makro, maupun mikro, juga mengandung bahan pestisida untuk menanggulangi OPT di dalam tanah.


TUMBUHAN YANG DAPAT DIGUNAKAN SEBAGAI OBAT SAKIT MATA

http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/tumbuhan-yang-dapat-digunakan-sebagai.html
TUMBUHAN YANG DAPAT DIGUNAKAN SEBAGAI OBAT SAKIT MATA

Di indonesia banyak tanaman yang bisa dipakai dan digunakan untuk obat sakit mata salah satu yang paling terkenal adalah sirih namun ternyata masih banyak daun dan tumbuhan lainnya misalkan saja daun dewa rumput mutia , daun muntiris dan sebagainya . 

1. Daun Sirih
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/tumbuhan-yang-dapat-digunakan-sebagai.html
Daun Sirih SEBAGAI OBAT SAKIT MATA
Khasiat dan cara meramu / pemakaian: Obat Mata Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat mata adalah daun. Caranya: diambil daun muda dan segar 3 – 5 lembar, dicuci kemudian direbus. Setelah mendidih didinginkan dan dimasukkan kedalam wadah (baskom). Masukkan (muka/mata) ditenggelamkan dan mata dikedip-kedipka


2. Kitolod
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/tumbuhan-yang-dapat-digunakan-sebagai.html
KITOLOD SEBAGAI OBAT SAKIT MATA
Tanaman ini memiliki nama ilmiah Isotoma Longiflora atau Laurentia Longiflora yang memiliki kandungan senyawa alkaloid yaitu lobelin, lobelamin serta isotomin. Daunnya memiliki kandungan alkaloid, saponin, flavonoid, serta polifenol. Getah tanaman memiliki kandungan racun, namun sisi tanaman lain mempunyai dampak antiradang ( antiflamasi ), antikanker ( antineoplasmik ), menyingkirkan nyeri serta menghentikan pendarahan.

Menurut Prof. ( HC) Dr. H. W. Isnandar, seorang ahli toga pimpinan jamu dayang sumbi, kita bisa menggunakan bunga fresh kitolod untuk penyembuhan mata dimulai dari rabun, katarak apalagi mata minus serta plus.


3. Rumput Mutiara
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/tumbuhan-yang-dapat-digunakan-sebagai.html
RUMPUT MUTIARA SEBAGAI OBAT SAKIT MATA
Rumput mutiara bisa digunakan untuk menghilangkan sumbatan – sumbatan dalam pembuluh darah halus yang dapat menghambat aliran darah. Dengan mengonsumsi rumput mutiara, aliran darah menjadi lancar. Ramuan rumput mutiara untuk menyembuhkan pembuluh darah pada mata dibuat dengan cara merebus 30 gram daun rumput mutiara dalam empat gelas air hingga tersisa dua gelas. Air rebusaannya diminum 2 – 3 kali sehari, masing – masing dua gelas.


4. Daun Dewa
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/tumbuhan-yang-dapat-digunakan-sebagai.html
DAUN DEWA SEBAGAI OBAT SAKIT MATA
Daun dewa bisa digunakan untuk menobati kebutaan yang cukup lama dan menurunkan kolesterol tinggi. Daun dewa bisa menghancurkan pembekuan darah di pemnbuluh darah, sehingga aliran darah menjadi lancar. Bagi penderita gangguan pada mata yang pernah mengalami kecelakaan di bagian kepala, bisa menggunakan daun dewa yang dikombinasikan dengan umbi dewa.

Cara membuat ramuannya dalah merebus 3 – 4 lembar daun dewa ditambah dengan 15 – 30 gram umbinya dalam tiga gelas air hingga tersisa satu gelas. Air rebusnya diminum 2 – 3 kali sehari.


5. Daun Sendok atau Kiurat
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/tumbuhan-yang-dapat-digunakan-sebagai.html
DAUN SENDOK SEBAGAI OBAT SAKIT MATA
Daun sendok atau Plabtago major berkhasiat untuk mengobati gangguan pada mata. Selain itu, dau8n sendok juga berkhasiat untuk memperkuat wilayah hati dan meningkatkan fungsi ginjal. Selain itu, daun sendok juga bisa meningkatkan gairah seksual. Daun sendok atau kiurat mengandung vitamin A, B, C, kalium dan kalsium.
Ramuan dari daun sendok untuk menyembuhkan berbagai gangguan pada mata dibuat dengan cara merebus setengah genggam daun sendok dalam tiga gelas air hiongga tersisa dua seperempat gelas. Air rebusannya disaring, lalu diminum tiga kali sehari, masing – masing tiga seperempat gelas. Sebelum diminum, sebaiknya ramuan dicampur dengan madu.


6. Boroco
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/tumbuhan-yang-dapat-digunakan-sebagai.html
BOROCO SEBAGAI OBAT SAKIT MATA
Nama boroco disetiap daerah berbeda – beda. Di Sumatera Barat dikenal dengan nama bayam buludu, di Sunda disebut dengan jawer hayam, di Jawa Tengah disebut dengan jengger ayam, dan di Bali disebut denagn janggar siap. Di Cina, boroco disebut dengan qing xiang zi. Tanaman boroco akan terasa pahit jika dikonsumsi. Bagian tanaman yang biasa dikonsumsi segar dan kering adalah biji, bunga, atau seluruh bagian tanaman. Tanaman ini berkhasiat menyembuhkan penyakit radang mata hipertensi serta infeksi mata luar dan dalam.

Ramuan untuk mengobati infeksi mata bagian dalam adalah 10 – 30 gram dan biji boroco direbus dengan air secukuonya. Air rebusnya dipakai untuk merimbang mata sebanyak 2 – 3 kali sehari. Sementara itu, infeksi mata bagian luar bisa diobati dengan cara merebus bunga boroco dan menggunakan air rebusnya itu untuk mencuci mata.

7. Kembang Telang
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/tumbuhan-yang-dapat-digunakan-sebagai.html
KEMBANG TELANG SEBAGAI OBAT SAKIT MATA
Tanaman ini berkhasiat untuk menyembuhkan beberapa penyakit, seperti abses, bisul, sakit telilnga, demam, busung perut, dan radang mata merah. Khususnya untuk menyembuhkan radang mata merah, bagian tanaman yang digunakan adalah bunga. Bunga kembang telang yang berwarna buri direndam hingga menghasilkan air rendaman yang berwarna bitru. Air rendaman tersebut dipakai untuk mencuci mata.


8. Pegagan
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/tumbuhan-yang-dapat-digunakan-sebagai.html
PEGAGAN SEBAGAI OBAT SAKIT MATA
Pegagan berkhasiat untuk memperbaiki dan merevitalisasi pembuluh darah atau sel – sel saraf mata yang rusak. Selain itu, tanaman pegagan dapat menurunkan tekanan darah tinggi dan menyembuhkan mata bengkak.

Ramuan obat tetes untuk mata bengkak dibuat dengan cara melumatkan daun pegagan, lalu memerasnya hingga meluarkan cairan. Setelah itu, cairan yang diperoleh disaring hingga terpisah dari ampasnya. Air hasil saringan digunakan sebagai obat tetes mata. Cairan ini digunakan 3 – 4 kali sehari. Selain itu, pegagan juga dapat diminum dengan cara merebus 20 lembar daun pegagan dalam tiga gelas air hingga tersisa dua seperempat gelas. Air rebusannya diminum