CARA MEMELIHARA SAPI

Cara pemeliharaan sapi induk
Sapi indukan ini harus benar-benar diperhatika dalam pertumbuhan berat badannya jangan sampai terlalu gemuk maupun terlalu kurus. Apabila sudah mencapai birahi maka sapi induk ini harus segera dikawinkan.

Apabila dalam keadaan bunting 7-8 bulan sebaiknya sapi jangan dipakai untuk bekerja. Berikan makanan tambahan supaya ketika sapi sudah melahirkan dapat menyusui anaknya dengan maksimal.

Sebaiknya sapi yang baru melahirkan jangan dulu dipekerjakan di sawah atau dipekerjakan terlalu berat selama 1 – 2 bulan biarkan tenaganya pulih dulu, dan anak sapi mendapatkan pasokan susunya yang penuh.

Apabila induk sapi sudah memasuki waktu melahirkan sebaiknya kadang diberi alas jerami kering agar lunak. Hal ini penting agar pada waktu melahirkan si anak sapi tidak merasa kedinginan dan merasa nyaman. Disamping itu makanan yaitu rumput dan konsentrat yang diberikan harus baik nilai gizinya.


Ciri induk sapi yang berkualitas
Para peternak sapi biasanya menilai indukan untuk dijdikan bibit biasanya dilihat dari bentuk badan dan kesehatannya, cara lain untuk menyeleksi bibit ini yaitu:
Sifat individu yang baik, seperti bentuk tubuh, pertumbuhan, efisien dalam menggunakan makan.
Melihat kemampuan produksinya. Misalnya berat waktu lahir, berat wakyu disapih, pertambahan bobot badan tiap bulan, dan kualitas daging.
Pemenang dalam suatu kontes atau pameran

Adapun ciri sapi yang kurang baik untuk dipelihara atau cacat, seperti:
  • Sapi induk yang gagal membesarkan keturunan 2 kali berturut-turut
  • Sapi induk, yang gagal bunting walau beberapa kali dikawinkan padahal kualitas mani pejantanya baik.
  • Sapi yang abnormal
  • Pejantan yang jelek
  • Sapi induk yang keturunannya kerdil-kerdil
Cara pemeliharaan anak sapi
Biasanya setelah 30 menit sapi lahir sudah dapat berdiri dan menyusui induknya. Kalaupun belum dapat berdiri maka bisa kita bantu. Anak sapi yang baru lahir harus segera mendapat air susu pertama pada induknya, karena kualitas air susu induknya sangat membantu bagi pertumbuhan anak sapi ini.

Air susu yang bagus itu keluar pada hari ke 1-4, dan air susu ini juga sering disebut susu jolong atau colostrums, kenapa air susu ini sangat berkualitas? Karena ada beberapa zat-zat yang dapat berguna bagi pertahanan tubuh dan perkembangan anak sapi, zat-zat itu diantaranya:

1. Protein dalam jumlah yang lebih banyak dari susu biasa
2. Banyak mengandung vitamin, terutama vitamin A, vitamin B2, dan vitamin C.
3. Mengandung zat antibody
4. Sebagai obat urus-urus atau laxantia

Perlu diketahui bahwa sewaktu sapi belum lahir, pada ususnya terdapat kotoran yang berwarna hitam. Kotoran ini sangat disenangi oleh kuman-kuman penyakit. Oleh sebab itu, setelah lahir perlu segera dikeluarkan dengan cara meminum susu jolong.

Kotoran hitam yang keluar ini disebut dengan tahi gagak. Bila susu jolong dari induk tidak keluar dapat diberi susu jolong buatan yang terbuat dari, setengah liter susu murni, satu sendok the minyak kastrol, satu butir telur, dan seperempat liter air. Pemberiannya dilakukan selama 4 hari pertama.

Cara pemeliharaan sapi muda
Yang dimaksud sapi muda ialah sapi yang sudah sampai menjelang dewasa yaitu umurnya antara 3-15 bulan. Sapi muda di bawah 6 bulan perlu mendapat makanan halus seperti bubur (konsentrat) sebagai pengganti susu.

Cara pemeliharaan sapi jantan
Pemeliharaan sapi jantan tidak jauh berbeda dengan perwatan yang diberikan kepda sapi betina, namun yang membedakannya yaitu porsi makan sapi jantan harus lebih banyak jumalahnya dari sapi betina terutama jenis makanan yang mengandung konsentrat.

5 Tanaman Hias Yang Bisa Membersihkan Udara Dalam Ruangan

Selain sebagai hiasan, Tanaman Hias ternyata juga mempunyai banyak manfaat. Mempercantik suasana hunian sudah barang tentu menjadi salah satu tujuan utama menempatkan tanaman hias di rumah. Tanaman Hias bisa bermanfaat sebagai bahan jamu ataupun bahan makanan. Selain itu ada beberapa jenis tanaman hias yang bisa berfungsi membantu membersihkan udara dalam ruangan.

Bagi yang hidup di kota besar, yang setiap hari bergelut dengan polusi udara di kota, tentu akan sangat menyenagkan mendapati suasana rumah yang sejuk dan segar. Lalu apa saja jenis tanaman hias yang bisa membersihkan udara dalam ruangan?

Palem Kuning

Palem Kuning nama latin Chrysalidocarpus
Palem Kuning
Palem kuning punya nama latin Chrysalidocarpus. Batang dan dahannya cenderung berwarna kekuningan, terutama bila terkena sinar matahari yang cukup. Berkembang biak dengan biji dan tingginya bisa sampai 4 meter apabila ditanam di luar pot.

Namun, Anda bisa menanamnya di sebuah pot dan meletakkannya di dalam ruangan. Fungsinya sebagai pembersih udara alami, dan menghilangkan formaldehida, benzena, serta karbondioksida. Sangat baik ditanam untuk menyerap racun dari asap rokok.

Bunga Peace Lily

Bunga Peace Lily
Bunga Peace Lily
Bunga yang satu ini umumnya berwarna merah dan putih. Daunnya panjang dan berwarna gelap. Karena tidak membutuhkan banyak sinar matahari, maka ia cocok diletakkan di dalam ruangan.

Bunga ini doyan air dan dapat menyerap polusi di dalam rumah. Lebih baik diletakkan agak jauh dari area yang terkena matahari atau jendela, sehingga usianya dapat lebih lama.

Pakis Boston

Pakis Boston
Pakis Boston
Atau disebut juga pakis pedang adalah tanaman yang sangat umum ditemukan di Indonesia. Asalnya sebenarnya dari Amerika, Meksiko, India barat, dan Afrika, namun kemudian tanaman ini diperkenalkan dan dibawa ke Indonesia.

Tanaman yang tidak tahan panas dan bisa menyimpan asupan air yang cukup banyak ini biasa ditanam langsung di tanah, di dalam pot atau juga digantung. Ia dapat menyerap polusi udara dan membersihkan udara di dalam ruangan Anda.

Sirih Belanda

Sirih Belanda juga dikenal dengan nama Devil's Ivy
Sirih Belanda
Sirih Belanda juga dikenal dengan nama Devil's Ivy, sebuah tanaman hias yang biasanya diletakkan di dalam pot. Ia adalah termasuk tanaman monokotil dan doyan air. Tanaman ini dapat menyerap aneka racun dan polusi di dalam ruangan, dan cocok diletakkan untuk Anda yang doyan merokok di rumah.

Sansevieria

Sansevieria atau Lidah Mertua
Sansevieria
Disebut juga sebagai tanaman lidah mertua. Tanaman hias yang satu ini bisa ditanam di area luar ruangan. Memiliki daun yang keras, tegak dan ujungnya meruncing. Dapat digunakan untuk menyuburkan rambut, mengobati diabetes, wasir serta kanker ganas. Namun, uniknya lagi ia ampuh menyerap polusi dan racun, sehingga cocok diletakkan di dalam pot dan disimpan di dalam ruangan.

Tanaman Hias Yang Bisa Membersihkan Udara Dalam Ruangan diatas mudah ditemukan di sekeliling Anda. Perawatan tanaman hias tersebut juga tergolong mudah dan umumnya harganya cenderung murah. Jenis tanaman hias ini dapat dengan mudah dibeli di pasar bunga atau sentra sentra tanaman hias dengan harga terjangkau.

MEMULAI TERNAK SEMUT RANGRANG (KROTO)



Pembuatan Rak Untuk Budidaya Kroto
Rak yang dipakai bisa dari bahan besi, kayu atau pipa yang disambung. Rak besi ini bertujuan untuk koloni semut rangrang agar mereka dapat hidup di sekitar rak itu saja tidak keluar dari area rak tersebut, selain itu dengan adanya rak tersebut kita dapat memonitor perkembangan semut rangrang yang ada didalamnya.

Ukuran rak yang standar yaitu memiliki tinggi 1,5 m panjang 2m dan lebarnya 0,5m. Kemudian buatlah tahapan-tahapan pada rak tersebut dengan ketinggian 30-40 cm dengan alas triplek, dan untuk ketinggian kaki dari batasan lantai ke rak yang paling bawah ukurannya sama yaitu 30 cm, hal ini menjaga semut supaya tidak keluar dari rak.

Sama halnya seperti rak untuk budidaya ulat hongkong, rak untuk budidaya kroto atau semut rangrang pun bagian kaki rak harus memakai wadah yang berisikan air atau oili, hal ini bertujuan untuk menjaga semut keluar dari rak atau kabur.

Rumah Sarang Untuk Semut Rangrang
Media yang biasa digunakan untuk tempat sarang semut rangrang yang sering di pakai oleh para peternak semut rangrang yaitu toples plastik dan pipa. Apabila kita menggunakan toples maka buatkan lubang pada toples tersebut dengan diameter 1 cm dibagian samping atas toples, hal ini penting karena lubang kecil ini nantinya akan dijadikan jalur untuk keluar masuk semut rangrang tersebut pada saat mengambil pakan yang berada diluar toples.

Setelah toples dilubangi maka semut rangrang siap untuk dimasukan, setelah semut masuk pada toples maka toples yang sudah dilubangi tersebut, tutup lubangnya sekitar 2-3 jam hal ini dilakukan supaya semut yang baru mendiami toples tersebut dapat beradaptasi di dalam toples tersebut.

Sedangkan apabila anda ingin menggunakan pipa pvc atau paralon maka yang harus diperhatikan ukuran pipa tersebut, ukuran pipa yang akan digunakan yang memiliki ukuran 1,5 atau 2 inci, dan perlu diperhatikan bahwa ukuran ini sangat berpengaruh terhadap produktifitas semut tersebut ketika menghasilkan kroto.

Setelah anda mendapatkan pipa yang sesuai, potonglah pipa tersebut dengan ukuran panjang 20 cm, ukuran ini untuk memudahkan penyimpanan pipa tersebut di atas rak.

Tempat Pakan Untuk Semut Rangrang
Seperti yang telah ditulis pada postingan sebelumnya bahwa jenis pakan untuk semut rangrang ada beberapa macam, jenis-jenis pakan ini sangat berpengaruh pada perkembangan semut rangrang dan secara otomatis juga akan berpengaruh terhadap kuantitas dan kualitas kroto yang dihasilkan.
Untuk lebih jelasnya apa saja pakan tersebut silahkan baca dulu di sini Pakan Semut Rangrang.

Setelah kita mengetahui jenis pakan untuk budidaya kroto ini, selanjutnya yang tidak kalah pentingnya yaitu tempat pakannya. Untuk tempat atau wadah pakan ini kita bisa menggunakan baki atau nampan plastic, jumlah yang disediakan minimal 2. 

Dan yang harus diperhatikan pada tempat pakan ini yaitu harus selalu terisi makanan jangan sampai kosong, biasanya kalau tidak tersedia makanan semut rangrang akan berusaha keluar dari rak tersebut untuk mencari makan. Kemudian satu hal lagi yang perlu diperhatikan yaitu tempat pakan harus selalu bersih.

Cara Menyimpan Bibit Semut Rangrang
Bagi anda yang mendapatkan bibit semut dari alam, maka anda tinggal meletakkan sarang semut tersebut di atas pipa (paralon) yang sudah dipersiapkan sebelumnya, dan biarkan sampai daun sarangnya mengering. Biarkan koloni semut rangrang tersebut berpindah secara sendirinya, setelah meninggalkan sarang daun tersebut maka kita ambil dan buang daun bekas sarang tersebut supaya tidak mengotori rak tersebut.

Dan apabila anda mendapatkan atau membeli bibit dari tempat pembibitan, maka anda harus menyebarkan bibit tersebut ke susunan selongsong pipa paralon pada rak. Kemudian anda selipkan 1-2 selongsong paralon yang berisi koloni diantara 10-25 selongsong paralon yang sudah disusun, dengan cara tersebut semut rangrang akan membentuk sarang baru secara alami dengan merajut jaring-jaring dari telur semut, dan secara alami semut-semut tersebut akan menghasilkankroto-kroto pada tempat tersebut.

Bisnis budidaya kroto ini sangat menjanjikan dari segi ekonomi, 

Maka bagi anda yang ingin mencoba atau baru memulai bisnis kroto ini saya sarankan harus memahami terlebih dahulu kehidupan tentang semut rangrang ini, supaya pada saat kita membudidayakan semut rangrang ini kita dapat meminimalisir kegagalan-kegagalan (kerugian).
http://perawatanternakbudidaya.blogspot.com/

Prospek Bisnis Budidaya Tanaman Hias

Bisnis Budidaya Tanaman Hias berpeluang besar menjadi jenis usaha sampingan yang menguntungkan. Permintaan pasar yang terus meningkat sebesar sepuluh persen tiap tahun membuat sektor florikultura sangat menjanjikan dari sisi bisnis. Pada level pedagang kecil saja, omzet perharinya mencapai Rp 3-5 juta/hari. Peluang usaha bisnis budidaya tanaman hias diperkirakan semakin meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat akan lingkungan hijau.

Prospek Bisnis Budidaya Tanaman HiasTingginya permintaan tanaman hias dari pengembang perumahan dan apartemen baru di kota-kota besar menjadi salah satu pendorong perkembangan bisnis budidaya tanaman hias. Sampai pertengahan tahun ini saja permintaan pasar terhadap tanaman hias meningkat 31,62%. Tingginya permintaan terhadap tanaman hias ternyata juga diimbangi dengan meningkatnya produktivitas dari pelaku tanaman hias. Data Kementerian Pertanian menunjukkan total produksi tanaman hias mencapai 616 juta tangkai dengan laju pertumbuhan sebesar 26 persen tiap tahunnya.

Data yang dikeluarkan Bimbingan Usaha Direktorat Budidaya dan Pascapanen Florikultura Kementerian Pertanian menunjukkan tanaman hias anggrek dan krisan mengalami peningkatan produktivitas tertinggi yaitu mencapai 30%.

Jika Anda tertarik dan ingin memulai Bisnis Budidaya Tanaman Hias, maka sekaranglah saatnya.

1 Juta/Minggu Dengan Beternak Semut Rangrang


Semut yang diternak Prihandono pun bukan semut biasa, tetapi semut rangrang salah satu jenis semut yang dikenal sangat sakit jika menggigit.

Bagaimana Prihandono menjalani usahanya?

Prihandono mengatakan, pertama-pertama untuk memulai bisnisnya yakni membuatkan rumah untuk semut. Untuk membuatkan rumah bagi semut-semut tersebut agar betah tinggal dan tidak kabur hanya dengan menggunakan media sederhana yakni berupa botol-botol bekas air mineral.

“Saya juga harus memberi makan dan minum secara teratur pada semut peliharaan ini agar tidak mati dan cepat bertelur,” ungkap Prihandono.

Menurut Prihandono, suhu tempat semut ini tinggal juga harus di perhatikan, jika udara terlalu panas harus menyemprotkan air layaknya embun agar suhu menjadi lebih dingin. “Sebab bila terlalu panas semut peliharaannya bisa mati,” jelasnya.

Dengan cara ini, Prihandono mengaku dapat memetik hasil berupa telur semut rangrang atau yang biasa dikenal dengan sebutan kroto. Berkat ketelatenannya beternak semut rangrang, dirinya dapat meraup rupiah antara Rp800 ribu-Rp1 juta per minggunya.

Prihandono mengungkapkan, di pasaran, harga kroto cukup lumayan mencapai Rp150 ribu rupiah per kilogram (kg). Oleh masyarakat, telur semut atau kroto sangat dibutuhkan dan permintaannya sangat tinggi karena dipakai untuk pakan burung.

“Dalam seminggu, setidaknya saya dapat memanen kroto dua kali dari kandang semutnya ini dan sekali panen dapat memperoleh 3-4 kg,” jelasnya.

Sebelumnya menjadi peternak semut rangrang, Prihandono mengaku dirinya pernah menjadi peternak kambing, namun karena harga pakan kambing terus meroket dan selalu merugi, dirinya kemudian banting setir dan beralih beternak semut rangrang ini.

“Selain hasil yang diperoleh cukup lumayan mencapai Rp800 ribu-Rp1 juta per minggunya, pengeluaran untuk pakan semut juga sangat sedikit hanya sekitar Rp30 ribu per minggu yakni untuk membeli jangkrik yang dijadikan pakan atau membeli gula untuk minum semut,” katanya.

Selain itu, juga ada nutrisi dan obat-obatan tertentu yang biasanya dibeli Prihandono di toko dan harganya juga sangat murah. Dibandingkan dengan beternak kambing, Prihandono merasakan bahwa beternak semut rangrang jauh lebih menguntungkan karena tidak menguras waktu dan tenaga.
disarikan dari : http://economy.okezone.com/

Macam Macam Cara Bisnis Budidaya Tanaman Hias

Macam Macam Cara Bisnis Budidaya Tanaman Hias | Berjualan Tanaman Hias itu tidak harus membuka lapak di pinggir-pinggir jalan atau di sentra-sentra tanaman hias. Bisnis Tanaman Hias kini semakin berkembang dan lebih  maju. Pelaku bisnis tanaman hias yang sukses tidak selalu harus mempunyai lapak di pinggir jalan. Bisnis Tanaman Hias bahkan bisa  dilakukan secara online.

Cara Bisnis Budidaya Tanaman Hias
Nah untuk itu pada kesempatan kali ini saya akan bahas beberapa model bisnis yang biasa dilakukan oleh pebisnis Tanaman Hias.

Sewa dan Buka Gerai Tanaman Hias.


Ini cara paling konvensional. Jual tanaman hias dengan cara menyewa lapak di tempat terbuka.

Kalau Anda punya nyali dan mau sedikit nekad, bisa gunakan lahan kosong milik pengembang yang tidak difungsikan atau lahan kosong milik siapa saja. Cuma konsekuensinya, Anda harus siap-siap dikejar petugas Trantib dan berurusan dengan para preman. Jelas, cara ini tidak dianjurkan. Yang paling baik, sewa saja secara resmi lapak-lapak di sentra-sentra tanaman hias yang juga resmi. Di Jabodetabek misalnya ada di Ragunan, Jakarta Selatan; Flona Alam Sutera, Serpong Tangerang dan Pusat Tanaman Hias BSD City di Kompleks Taman Tekno.

Menyewa lapak di sentra penjualan tanaman hias resmi, selain tidak dikejar-kejar petugas Trantib, Anda juga tidak perlu repot-repot promosi. Karena sentra tanaman itu sendiri sudah mampu mengumpulkan pengunjung. Paling tidak, kalau Anda belum punya pelanggan, kalau nasib baik, ada pelanggan tetangga kesasar masuk ke gerai Anda. Yang perlu Anda lakukan tinggal memajang tanaman-tanaman yang bagus, memasang karyawan yang ramah dan membuat gerai Anda menyenangkan.

Sewa Stand dan Ikut Pameran.

Pameran Tanaman Hias merupakan ajang promosi dan ajang penjualan yang bagus. Pihak penyelenggara melakukan banyak promosi untuk mengudang konsumen datang. Kalau Anda sewa stand dan buka pameran di situ, bukan mustahil gerai Anda dikunjungi orang, dan tanaman Anda dibeli orang. Di Jakarta ada beberapa event pameran tanaman yang berskala nasional, seperti Pameran Flora Fauna di Lapangan Banteng setiap bulan Agustus, atau pameran-pameran tanaman hias yang diselenggarakan Majalah Trubus. Tapi banyak juga pameran-pameran serupa yang diselenggarakan oleh Pemda, Supermal, atau event-event organizer, di banyak tempat. Kalau Anda berminat, silakan saja hubungi penyelenggaranya. Yang perlu Anda lakukan, selain menyiapkan tanaman hias andalan adalah mencetak kartu nama untuk disebar. Jangan lupa cetak nomor telepon Anda jelas-jelas, agar setelah pameran usai, tanaman Anda tetap dibeli orang.

Open House.

Open house atau buka nursery di rumah sendiri paling enak. Anda bisa setiap hari menongkrongi, memantau, dan menerima pembeli. Kalau bisnis Anda laku, Anda boleh bilang pada keluarga di rumah yang ikut menyaksikan, bahwa jadi pedagang tanaman hias tidak hina. Cara ini gampang dilakukan bila Anda punya pekarangan atau lahan yang memenuhi persyaratan. Tapi bagi yang tidak punya lahan, bisa bikin dak.

Enaknya, para tetangga yang lewat dan melihat, atau handaitaulan yang kebetulan mampir bisa menjadi pengiklan bisnis Anda. Syukur-syukur mereka juga ikut tergerak untuk membelinya, bukan malah memintanya secara gratis. Jika yang terakhir ini terjadi, jangan sekali-kali Anda mengabulkannya. Lebih baik Anda menjual kepada mereka dengan harga miring atau rugi, daripada memberinya cuma-cuma. Jangan sampai yang kemudian menjadi berita dari mulut ke mulut adalah bahwa tempat Anda adalah tempat yang tepat di mana orang bisa mendapatkan tanaman secara gratisan. Dengan menjual murah atau rugi, sedikitnya, yang akan menjadi berita adalah tempat Anda tempat menjual tanaman dengan harga murah. Keuntungan lain dengan memilih cara ini, Anda tentu saja tidak perlu buang beaya untuk menyewa lapak. Juga, kalau sedang tidak ada pembeli, Anda bisa menikmati keindahan setiap hari. Kerugiannya: istri, mertua, anak atau cucu Anda bisa terganggu ruang geraknya. Anda juga harus mulai bersiap-siap memiliki rumah seperti hutan belantara. Cara ini juga bisa dilakukan secara luwes. Misalnya, kalau Anda masih ngantor, atau punya usaha lain, Anda bisa hanya open house pada hari Sabtu dan Minggu saja.

Nitip ke Penjual Tanaman Hias

Ini cara paling aman, terutama jika Anda tergolong hobis pembosan. Jadi kalau ada tanaman yang Anda anggap sudah menjemukan, Anda bisa mereka untuk memasarkannya. Cara nitip teman juga pas jika Anda tergolong pemalu, atau masih malu-malu menjadi pedagang tanaman hias. Keuntungannya, rumah Anda nyaman, dan Anda tak perlu mengeluarkan beaya sewa lapak. Jeleknya, kalau tanaman Anda tersia-sia di tempat ‘penitipan’. Bahkan bukan tidak mungkin, orang-orang yang Anda titipi malah men’curi’ tanaman Anda dengan memotong bonggol atau akarnya tanpa Anda ketahui.

Menggaji Tukang Gerobak Keliling.

Ini cara paling jitu kalau rumah Anda sempit, dan Anda tidak punya kebun sendiri. Bikin gerobak dorong, dan panggil para pengangguran yang tinggal di sekitar Anda untuk diajak menjadi pedagang keliling tanaman hias. Suruh mereka masuk ke perumahan-perumahan menjajakan tanaman Anda. Dewasa ini banyak orang senang tanaman hias tapi terlalu sibuk untuk mendatangi nursery. Mereka adalah pasar potensial Anda. Enaknya, setiap hari Anda menerima setoran dari para penarik gerobak dorong.

Kalau setiap gerobak menyetor Anda uang Rp. 1 juta saja sehari, kita sudah bisa bayangkan, betapa indahnya bisnis tanaman hias. Dari sana sekaligus Anda juga bisa mendapat info tanaman apa yang disukai dan mana yang tidak disukai. Yang disukai, segera belanja di tempat penjualan grosir tanaman hias. Risikonya, kalau penarik gerobak kabur beserta gerobaknya Anda bisa gigit jari. Tapi Anda bisa cegah duluan dengan menyimpan fotokopi KTPnya. Kalau ada apa-apa, tinggal lapor polisi.

Jadi Team Hunter

Kalau Anda ingin dapat untung dari berjualan tanaman hias tapi modal cekak atau tidak punya modal sama sekali, cara ini bisa dilakukan. Yaitu dengan menjadi seorang hunter (pemburu) atau buser (buru sergap) tanaman hias. Pada dasarnya hunter maupun buser adalah makelar atau istilah kerennya, brooker. Modalnya, informasi dan sebuah handphone/smartphone yang bisa kirim foto melalui MMS (Multimedia Messaging Service). Atau bisa juga dengan BBM. Dengan model bisnis ini, Anda bahkan tidak harus melakukan budidaya tanaman hias sendiri.

Buka kebun khusus sendiri.

Cara ini mungkin termasuk cara paling mahal. Karena kita harus menyewa atau memiliki lahan luas di daerah pinggiran di mana harga atau sewa tanah masih murah. Tapi percayalah, meski di dearah pinggiran sekali pun, kalau koleksi tanaman hias Anda bagus, orang akan tetap memburunya. Bak syair lagu: “Ke gunung kan kudaki, ke laut kan kuseberangi….” Keuntungannya, Anda bisa memilih konsumen yang datang ke kebun Anda. Kalau Anda sedang capek Anda bisa mengatakan nursery Anda tutup, Anda sedang di luar kota atau alasan-alasan lainnya. Bahkan Anda bisa menyeleksi pembeli Anda. Keuntungan lainnya, kalau orang sudah jauh-jauh datang ke tempat Anda, sudah pasti mereka juga akan berbelanja cukup banyak.

Buka kebun, sekaligus buka kedai kopi atau Galeri

Kalau kondisi keuangan memungkinkan, dan lokasi mendukung, selain buka kebun dan jual tanaman, Anda bisa menambah fasilitas lain seperti kafe atau kedai kopi, atau galeri lukisan. Jadi, selain berburu tanaman, pengunjung bisa minum kopi, atau beli lukisan. Di Bandung ada All About Strawberry. Bapak Ibu beli tanaman strawberry, anak-anak bisa minum juice strawberry. Di Baturaden, Purwokerto ada Puspa Tiara Nursery yang menyediakan bakso dan kopi. Istri beli tanaman, anak-anak makan bakso dan suami bisa ngopi. Semua happy.

Menjajakan dengan Sepeda Motor atau Mobil.

Cara bisnis tanaman hias seperti ini boleh dicoba kalau Anda tidak punya lapak. Kita ambil dagangan di tempat kulakan, lalu menjajakan secara keliling dengan sepeda motor, atau mobil. Sasarannya, pedagang-pedagang tanaman hias kaki lima. Atau masuk ke pedagang-pedagang yang sedang buka stand pameran karena terlalu sibuk sehingga tidak punya waktu untuk kulakan. Kita bisa jual per lima atau sepuluh pot. Tak usah untung banyak, asal penjualan lancar dan pembayaran bagus, sudah aduhai. Modalnya, cuma tahu tempat kulakan, tahu di mana sasaran kita berada, dan punya sepeda motor atau mobil yang bisa kita pakai. Kalau Anda bisa ngutang dulu di tempat kulakan, lebih asoy. Jadi Anda tak perlu mengeluarkan modal. Tentu saja, Anda harus langsung membayarnya begitu Anda menerima uang.

Bikin Website atau Blog

Bisnis Tanaman Hias secara Online. Kalau mau memasarkan tanaman hias Anda ke pasar lebih luas, Anda bisa bikin website. Di situ Anda bisa pasang foto-foto tanaman di situ, dilengkapi deksripsi dan harganya. Bikin website tidak mahal. Anda paling cuma harus bayar seorang desainer web, suruh bikin web. Keuntungan lain kalau punya website, Anda malah bisa jadi brooker. Tanaman punya teman yang mau dijual difoto, gambarnya pasang di situ. Kalau laku, Anda dapat komisi.

Sekarang Anda tahu kan, ternyata ada banyak Cara Bisnis Budidaya Tanaman Hias yang bisa dilakukan.

Tips Memilih Tanaman Hias Yang Cocok Dengan Rumah Anda

Tanaman Hias Yang Cocok Untuk Rumah Anda | Tanaman Hias untuk ditempatkan diteras rumah anda sebaiknya jangan yang berukuran terlalu besar karena masalah keterbatasan lahan. Alternatif pilihannya berkisar pada tumbuhan bugenvil, kaca piring, palem, pandan bali, dan pisang kipas yang berukuran kecil. Lazimnya, orang menggunakan rak atau pot gantung yang bisa menampung lebih banyak jenis tanaman. Rak pot yang dijual di pasaran bentuknya bermacam-macam. Yang dekoratif terbuat dari rangka besi yang dibentuk dengan cantik dan artistik. Rak jenis ini sangat cocok untuk Tanaman Hias dalam rumah Anda.

Tips Memilih Tanaman Hias Yang Cocok Dengan Rumah Anda
Agar tak terlalu berat, biasanya rak memuat pot bertumbuhan kecil dan berbunga. Seperti adenium dan euphorbia, dua tanaman yang tengah naik daun. Boleh juga Aglaonema, tanaman berdaun merah dan hijau, serta bunga aster warna-warni dan anthurium. Kebanyakan orang memang cenderung memasang dan memilih tanaman berbunga agar keindahannya maksimal.

Untuk pot yang ditaruh di lantai, biasanya isinya tanaman besar memakai pot berkaki. Untuk yang lebih kecil, kini banyak tersedia aneka pot plastik yang sedang populer. Pilihan lain, ada pot pilar, yakni pot berbentuk kotak yang memanjang ke atas.

Supaya hemat, dianjurkan pemakaian pot besar yang bisa memuat bermacam tanaman hias . Dalam pot itu, tak ada batas antar tanaman. Jadi, bisa diatur gradasi warnanya agar makin ciamik.

Di tanah yang berbatasan dengan teras, cocok ditanami tanaman hias tumbuhan perdu agar air hujan yang jatuh tak memantul balik dan masuk ke teras. Saya menyarankan Anda memilih tanaman teh-tehan, krokot, oleander, bungur, dan palem ekor tupai.

Bila ingin tanaman perdu yang menebarkan wangi, pilihlah tanaman bunga melati. Jika ingin tanaman perdu berbunga, ada pula jenis baby rose. Bagi yang ingin tanaman cepat rimbunnya dan berbunga semarak, pilihannya adalah lantana.

Bagaimana? Kira kira Anda pilih yanga mana?